Telset.id ā Zoom menjadi alternatif aplikasi yang dipakai untuk Work From Home (WFH) dikabarnya memiliki sistem keamanan yang rentan. Maka pengguna bisa mengikuti tips aman melakukan Video Conference dengan menggunakan Zoom.
Selama kebijakan WFH, aplikasi ini semakin banyak digunakan. Biasanya aplikasi Zoom dipakai untuk melakukan rapat dengan karyawan dan juga manajemen secara virtual. Namun seiring banyaknya pengguna Zoom tersiar kabar jika aplikasi tersebut tidak aman.
Dunia sedang heboh dengan fenomena Zoom Booming. Adapun Zoom Booming merupakan serangan dan gangguan dari luar yang akan membajak video konferensi dengan mengirim gambar-gambar porno atau ujaran kebencian disertai ancaman, sehingga menghentikan segala interaksi sosial online yang sedang dilakukan.
{Baca juga:Ā Waspada! Hacker Bisa āKepoinā Aktivitas Pengguna Aplikasi Zoom}
Fenomena Zoom Booming semakin sering terjadi sehingga pengguna perlu melakukan pencegahan. Menurut IT Security Consultant PT ProsperitaĀ ESET Indonesia, Yudhi Kukuh mengatakan jika fenomena Zoom Booming dapat dicegah dengan memaksimalkan pengaturan āWaiting Roomā.
āSegala hal yang terkait dengan dunia maya pasti memiliki risiko, dalam kasus Zoom, ancaman Zoom Bombing bisa menjadi masalah besar bagi banyak pihak, untuk mengatasi masalah ini dibutuhkan pengaturan yang tepat untuk mencegah terjadinya pembajakan,ā kata Yudhi.
Yudhi memiliki beberapa tips untuk mengamankan jaringan dari serangan Zoom Booming. Berdasarkan keterangan resmi pada Jumat (03/04/2020) caranya dengan memaksimalkan fitur hidden tool di Zoom yang bernama āWaiting Roomā atau ruang tunggu.
Fitur tersebutĀ memungkinkan untuk mencegah tamu yang tidak diundang mengambil alih kegiatan rapat melalui video conference. Berikut cara mengaktifkan Waiting Room supaya lebih aman menggunakan Zoom. Yuk disimak!
- Buka account management > pengaturan akun, dan ke bawah untuk ke opsi āWaiting RoomāĀ lalu aktifkan opsi tersebut.

- Setelah pengaturan diaktifkan, pilih siapa saja yang bisa menghadiri ruang tunggu. Terdapat pilihanĀ āAll participantsā untuk menempatkan semua orang di ruang tunggu atauĀ āguest participants onlyā untuk menambahkan orang-orang di berbagai akun Zoom atau yang tidak masuk ke ruang tunggu.

- Waiting Room juga dapat diatur untuk pertemuan tertentu. Untuk melakukan ini, jadwalkan pertemuan terlebih dahulu di opsi āSchedule Meetingā.

- Untuk melihat pertemuan berikutnya tinggal klik āUpcoming Meetingā. Pada opsi tersebut pengguna juga dapat membuat jadwal sebuah pertemuan.

- Periksa untuk mengaktifkan Waiting Room untuk pertemuan khusus/tertentu. CaranyaĀ dengan memilih opsi āMeeting Optionā dan beri tanda ceklis ke pada āEnable Waiting Roomā.

- Pengguna juga bisa mengaktifkan āWaiting Roomā untuk semua rapat dengan ID rapat pribadi. Caranya dari opsi āMeetingā kemudian pilih opsi āPersonal Meeting Roomā.

- Kemudian Klik āEdit this Meetingā dan pastikan untuk mengaktifkan Waiting Room dengan dicentang, lalu tekan save atau simpan. Inilah yang akan dilihat peserta rapat saat berada di Waiting Room nantinya.
{Baca juga: Aplikasi Zoom untuk iOS Berikan Data Pengguna ke Facebook?}

- Host sendiri dapat kendalikan melalui Waiting Room. Caranya dengan memilih opsiĀ āManage Participantsā di menu yang tersedia.

- Sementara itu opsi āMoreā akan memberikan beberapa opsi, termasuk memasukkan seseorang ke Waiting Room.

- Setelah pertemuan dimulai, calon peserta rapat dapat diterima dari daftar tunggu di bawah āManage Participantsā atau kelola peserta.

- Pengguna juga dapat menerima semua sekaligus pengguna lain yang ada di Waiting Room.
{Baca juga:Ā Zoom Bantah Jual Data Pribadi Pengguna ke Facebook}

- Dengan mengklik āMoreā pada āVideo Participantsā pengguna lain dapat dikirim ke Waiting Room selama panggilan.

Mencegah lebih baik daripada mengobati atau sedia payung sebelum hujan, dua pepatah ini sangat akrab di telinga kita sebagai orang Indonesia.Ā Semoga tips langkah-langkah pengamanan Zoom di atas dapat bermanfaat untuk para penggunanya. [NM/HBS]




