📑 Daftar Isi

Ilustrasi fitur keamanan anak di iOS 27 Apple

Apple iOS 27 Hadirkan Fitur Keamanan Anak yang Lebih Ketat

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:
  • Apple merilis fitur keamanan anak di iOS 27, iPadOS 27, dan macOS 27
  • Fitur baru meliputi Ask to Browse, pembaruan akun anak, dan persetujuan kontak
  • Communication Safety diperluas untuk deteksi konten kekerasan grafis
  • Time Allowances hadir dengan saran berdasarkan usia dari American Academy of Pediatrics
  • Apple merespons tekanan publik dan gugatan hukum terkait child safety
  • Fitur pelaporan CSAM tersedia di Australia, Brasil, AS, dan Inggris

Telset.id – Apple akhirnya merespons tekanan publik dengan menghadirkan serangkaian fitur keamanan anak yang lebih komprehensif di iOS 27, iPadOS 27, dan macOS 27. Langkah ini menjadi sorotan setelah bertahun-tahun perusahaan dinilai abai terhadap perlindungan anak di ekosistemnya.

Keputusan Apple ini tidak terlepas dari desakan berbagai pihak, termasuk aktivis child safety yang secara konsisten mengkritik kebijakan perusahaan. Sarah Gardner, pendiri dan CEO Heat Initiative, sebuah organisasi nirlaba yang mengadvokasi keselamatan anak di perusahaan teknologi besar, menjadi salah satu penggerak utama perubahan ini.

Gardner telah lima kali melakukan aksi protes di depan Apple Park, Cupertino, California, dengan menuntut Apple untuk lebih serius menangani isu perlindungan anak. Berbeda dengan aksi sebelumnya, kali ini Apple benar-benar mendengarkan.

“Secara keseluruhan, ini adalah kemenangan besar bahwa mereka menyisihkan 10 menit dari keynote untuk membahas keselamatan anak, karena itu tidak akan pernah terjadi beberapa tahun lalu,” ujar Gardner kepada WIRED. “Apple, sebagai sebuah perusahaan, sudah lama mencoba mengabaikan bahwa mereka adalah bagian dari pengalaman online anak-anak sama sekali.”

Gardner, yang telah berkecimpung di dunia trust and safety online selama 15 tahun, mengatakan bahwa Apple “secara konsisten tidak hadir” dalam diskusi keselamatan anak. Meskipun menurutnya fitur yang diumumkan Apple belum bisa disebut revolusioner, langkah ini tetap merupakan kemajuan positif.

Tekanan terhadap Apple juga datang dari gugatan hukum yang diajukan oleh negara bagian West Virginia. Gugatan tersebut menuduh praktik bisnis Apple melindungi materi pelecehan seksual anak atau yang dikenal dengan CSAM (Child Sexual Abuse Material).

Isu CSAM sendiri sudah bergulir sejak beberapa tahun lalu ketika Apple mengumumkan alat pemindai foto untuk mendeteksi materi tersebut di server iCloud tanpa mengganggu privasi pengguna. Namun, setelah mendapat kritik luas dari pakar privasi dan keamanan, Apple akhirnya membatalkan alat tersebut.

Gardner masih mendesak Apple untuk mengimplementasikan alat CSAM detection ini, dengan alasan bahwa teknologi tersebut bisa menyeimbangkan antara keselamatan anak dan privasi. Namun, Apple melalui fitur Communication Safety-nya, yang secara otomatis memblokir gambar dan video yang mengandung ketelanjangan, konten kekerasan, atau darah, menjadi alternatif yang dianggap lebih aman.

Anunay Kulshrestha, seorang kriptografer terapan dan konsultan keamanan informasi di Infosec Clinic, menilai implementasi CSAM Apple sebelumnya tidak memiliki jaminan akuntabilitas. Ia tidak yakin bahwa implementasi saat ini akan lebih baik jika dibandingkan dengan tiga tahun lalu.

“Pemerintah bisa menekan Apple untuk menambahkan sesuatu ke dalam sistem yang bukan CSAM, dan Apple dikenal sering tunduk pada pemerintah,” kata Kulshrestha.

Fitur Keamanan Baru di iOS 27

Apple memperkenalkan sejumlah pembaruan signifikan dalam sistem operasi terbarunya. Berikut adalah rincian fitur-fitur tersebut:

Pembaruan Akun Anak

Proses pembuatan akun anak kini didesain ulang dan hanya memakan waktu sekitar enam menit. Fitur ini diwajibkan untuk anak di bawah 13 tahun dan tersedia untuk anak hingga usia 18 tahun. Proses ini mencakup pembatasan situs web dewasa, pengaturan konten sesuai usia, dan penerapan batasan usia di App Store.

Orang tua juga dapat memilih aplikasi apa saja yang bisa diakses anak di perangkat mereka. Tersedia opsi untuk memulai dengan beberapa aplikasi esensial, set aplikasi yang dikurasi, atau memilih aplikasi secara manual. Orang tua bisa menambahkan lebih banyak aplikasi seiring waktu.

Ask to Browse di Safari

Ask to Browse adalah fitur baru di Safari. Jika diaktifkan, anak-anak harus meminta izin orang tua untuk mengunjungi situs web baru di browser. Cara kerjanya mirip dengan fungsi Ask to Buy di App Store. Saat anak meminta izin, pesan akan dikirim ke perangkat orang tua melalui aplikasi Messages.

Persetujuan Kontak Baru

Secara default, anak-anak perlu meminta izin sebelum menyimpan atau berkomunikasi dengan kontak baru di aplikasi Phone, FaceTime, atau Messages. Orang tua akan menerima pesan permintaan persetujuan yang bisa langsung ditolak atau disetujui.

Pembaruan Communication Safety

Fitur Communication Safety yang sudah ada kini diperluas. Selain mendeteksi dan memburamkan ketelanjangan di Messages, FaceTime, dan AirDrop untuk pengguna di bawah 18 tahun, fitur ini kini juga mendeteksi konten kekerasan grafis atau darah. Apple menyatakan fitur ini juga berfungsi di Shared Photo Albums, Contact Posters, dan aplikasi Contacts.

Time Allowances dan Jadwal Kustom

Apple bekerja sama dengan American Academy of Pediatrics dan Family Media Plan sebagai referensi untuk kesejahteraan digital anak-anak. Fitur Time Allowances kini memberikan saran tentang berapa banyak waktu yang sebaiknya dihabiskan anak di kategori aplikasi tertentu berdasarkan usia mereka, seperti Entertainment, Games, atau Social Media.

Orang tua dapat menyesuaikan batasan ini dan membuat jadwal harian untuk mengizinkan kelompok aplikasi pada waktu tertentu. Misalnya, orang tua dapat memblokir aplikasi game selama jam sekolah. Jika ingin anak menjauh dari ponsel saat makan malam, orang tua bisa menjeda akses perangkat melalui perangkat mereka sendiri.

Antarmuka Screen Time juga didesain ulang untuk memberikan tampilan sekilas yang menunjukkan rata-rata penggunaan perangkat anak dan aplikasi yang paling sering digunakan.

Peningkatan Lainnya

Beberapa peningkatan kecil namun penting meliputi:

– **Notifikasi Passcode Screen Time**: Orang tua dapat mengatur notifikasi setiap kali passcode Screen Time dimasukkan di perangkat anak.
– **Alat Pelaporan Pengguna**: Apple menyediakan alat pelaporan baru yang tersedia di Australia, Brasil, AS, dan Inggris (dengan perluasan ke wilayah lain seiring waktu). Alat ini memudahkan pengguna untuk melaporkan CSAM atau materi tidak pantas lainnya.
– **Situs Web Child Safety**: Apple meluncurkan situs web khusus yang menjelaskan alat-alat baru ini dengan sumber daya bermanfaat dan jawaban atas pertanyaan umum.

Apple juga menghadapi kritik terkait aplikasi “nudify” yang menggunakan AI untuk menghapus pakaian dari foto asli. Tech Transparency Project menemukan 47 aplikasi semacam itu pada Januari lalu. Gardner mempertanyakan inkonsistensi Apple dalam menangani aplikasi-aplikasi tersebut.

“Ketika seseorang menunjukkan bahwa aplikasi ini membuat deepfake remaja atau membuat materi pelecehan seksual anak, mereka diam-diam menghapusnya dari App Store tanpa membuat pengumuman apa pun. Jadi inkonsistensi mereka dalam hal App Store sangat terasa,” ujar Gardner.

Apple menyatakan bahwa aplikasi nudifikasi melanggar pedoman mereka dan telah secara proaktif menolak banyak aplikasi serta menghapus yang lain, termasuk yang dilaporkan melalui alat pelaporan App Store. Namun, perusahaan tidak menjawab mengapa Grok masih tersedia di platform mereka.

Dengan hadirnya fitur-fitur ini, Apple menunjukkan komitmen yang lebih serius terhadap keamanan anak. Meskipun belum sempurna, langkah ini menjadi titik balik penting bagi perusahaan yang sebelumnya kerap dianggap mengabaikan isu perlindungan anak di ekosistemnya. Perubahan ini juga menjadi pelajaran berharga bagi perusahaan teknologi lainnya tentang pentingnya responsivitas terhadap tekanan publik dan advokasi dari para aktivis.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.