Telset.id – Apple Music dikabarkan tengah menyiapkan layanan gratis beriklan untuk menyaingi Spotify dan YouTube Music. Temuan kode dalam versi beta aplikasi Android mengindikasikan kehadiran fitur pembatasan skip lagu yang menjadi ciri khas model gratis.
Selama ini, pengguna iPhone memang memiliki beberapa cara untuk menikmati Apple Music tanpa biaya, misalnya melalui paket bundel seperti Apple One. Namun, layanan gratis murni belum pernah ada di platform streaming milik Apple. Kondisi ini lebih sulit lagi bagi pengguna Android yang ingin mencoba katalog Apple Music, karena hanya ada opsi berbayar sebesar USD 10,99 per bulan.
Analis MacRumors, Aaron Perris, menemukan petunjuk baru melalui kode dalam versi beta aplikasi Apple Music untuk Android. Ia membagikan temuan tersebut di akun X miliknya pada 30 Mei 2026. Kode tersebut menampilkan pesan error yang menarik: “Can’t skip any more tracks” dan “Premium access required.” Dua baris kode ini mengindikasikan fungsionalitas serupa dengan Paket Langganan Baru Spotify, di mana pengguna gratis tidak bisa melewatkan lagu setelah batas skip mereka habis.
Baca Juga:
Batas Layanan Gratis Apple Music
Kode yang ditemukan secara spesifik menyebut kata “tracks” atau lagu. Hal ini menunjukkan bahwa layanan gratis kemungkinan besar hanya terbatas untuk mendengarkan musik di Apple Music, bukan jenis konten lain seperti acara radio. Detail lengkap mengenai batasan layanan gratis ini masih menjadi misteri, selain pembatasan skip lagu. Belum diketahui apakah fitur kelas atas seperti Lossless Audio, Spatial Audio, dan transisi DJ akan hilang pada versi gratis.
Kapan Layanan Gratis Apple Music Hadir?
Pertanyaan besar berikutnya adalah kapan layanan gratis ini akan resmi diluncurkan. Biasanya, kode mencurigakan seperti ini mulai muncul dalam aplikasi relatif dekat dengan perilisan resmi. Namun, waktu yang dibutuhkan bisa berkisar antara beberapa minggu hingga beberapa bulan sebelum fitur tersebut benar-benar dirilis. Mengingat iOS 27 akan dirilis pada 8 Juni mendatang, sangat mungkin Apple telah melakukan penyesuaian dan penyegaran pada aplikasi serta layanan tertentu untuk ditampilkan dalam ajang WWDC.
Meskipun kehadiran layanan gratis ini menjadi langkah positif, Apple Music masih memiliki pekerjaan rumah yang berat untuk menyaingi Spotify. Spotify memiliki sekitar 483 juta pengguna aktif bulanan yang menggunakan layanan gratis (dengan iklan), yang mencakup sekitar 61% dari total basis pengguna global mereka. Penambahan layanan gratis oleh Apple Music adalah langkah ke arah yang benar, namun belum cukup untuk mengancam dominasi Spotify dalam waktu dekat.
Informasi lebih lanjut mengenai fitur ini kemungkinan akan terungkap seiring dengan perilisan Fitur Terbaru Apple di WWDC 2026.
Bagi pengguna yang penasaran dengan ekosistem Apple, kabar ini menjadi angin segar karena membuka akses ke katalog musik Apple tanpa harus mengeluarkan biaya bulanan. Namun, kesabaran tetap diperlukan karena tanggal pasti peluncuran layanan gratis ini belum diumumkan secara resmi.
Ke depannya, persaingan di pasar streaming musik diprediksi akan semakin ketat. Dengan langkah Apple ini, pengguna bisa menikmati lebih banyak pilihan layanan musik gratis berkualitas, meskipun dengan beberapa keterbatasan seperti iklan dan batasan skip lagu.
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara menggunakan fitur-fitur Apple, Anda bisa membaca panduan tentang Cara Pakai Apple Clean Up Tool.





Komentar
Belum ada komentar.