📑 Daftar Isi

Perbandingan peringatan situs mencurigakan dan situs berbahaya di browser Chrome mobile

Chrome Kini Peringatkan Situs Mencurigakan Sebelum Dibuka

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Chrome merilis peringatan situs mencurigakan saat Enhanced Protection aktif
  • Peringatan muncul jika situs mirip dengan situs phishing, malware, dan scam
  • Status "suspicious" berkeyakinan lebih rendah, ada opsi "Mark as safe"
  • Situs "dangerous" punya keyakinan tinggi dan harus dihindari sepenuhnya
  • Tampilan peringatan berbahaya menutupi layar dengan latar merah solid
  • Deteksi scam berbasis Gemini untuk Enhanced Protection turut ditingkatkan

Telset.id – Google menghadirkan peringatan situs mencurigakan baru di Chrome yang membuat pengguna lebih waspada sebelum membuka sebuah website. Fitur ini aktif ketika mode Enhanced Protection di Chrome menyala, dan membangun sistem dua tahap yang lebih dulu diperkenalkan untuk unduhan file Chrome pada 2024.

Melalui sistem tersebut, Chrome kini membedakan notifikasi berdasarkan tingkat keyakinan atas potensi bahaya sebuah situs. Peringatan situs mencurigakan muncul ketika Chrome mendeteksi bahwa sebuah website memiliki kualitas serupa dengan situs lain yang terkait phishing, malware, dan scam. Google menyebut peringatan ini sebagai “lower confidence verdict” alias putusan dengan keyakinan lebih rendah, sehingga masih ada kemungkinan situs salah ditandai.

Karena itu, pengguna hanya disarankan melanjutkan ke situs tersebut jika benar-benar yakin 100 persen bahwa situs itu aman. Peringatan untuk situs “dangerous” atau berbahaya berbeda: statusnya punya “higher confidence verdict” dan “high risk of user harm”, sehingga situs seperti ini harus dihindari sepenuhnya.

Beda Tampilan Peringatan Situs Mencurigakan dan Berbahaya

Google membuat kedua jenis peringatan ini mudah dibedakan secara sekilas. Notifikasi untuk situs mencurigakan tampil sebagai jendela pop-up di desktop maupun mobile, dengan halaman web tetap terlihat namun dalam kondisi gelap di bawahnya. Di jendela itu tersedia opsi “Mark as safe” jika situs ternyata salah ditandai.

Sementara notifikasi untuk situs berbahaya jauh lebih sulit diabaikan. Pesan peringatan menempati hampir seluruh layar, dan halaman website digantikan dengan latar belakang merah solid. Perbedaan tampilan ini memudahkan pengguna memahami tingkat risiko sebelum mengambil keputusan.

Perubahan desain peringatan browser ini juga dibarengi peningkatan deteksi scam berbasis Gemini untuk pengguna Enhanced Protection. Artinya, selain peringatan situs mencurigakan, Chrome memperkuat kemampuan mendeteksi penipuan bagi mereka yang mengaktifkan mode perlindungan tersebut.

Konteks Keamanan Browser Google

Langkah ini memperlihatkan arah pengembangan Chrome yang makin menekankan keamanan bagi pengguna. Sebelumnya, pendekatan serupa sudah diterapkan pada unduhan file, di mana Chrome memberikan notifikasi yang berbeda secara visual untuk file yang diblokir berdasarkan status “suspicious” atau “dangerous”.

Pola yang sama kini diterapkan pada situs web, sehingga pengguna mendapat informasi lebih dini tentang potensi risiko sebelum halaman terbuka. Google juga memperjelas bahwa peringatan situs mencurigakan hanya muncul saat mode Enhanced Protection aktif, sebagaimana diklarifikasi dalam pembaruan pada 20 Oktober.

Perubahan ini menjadi bagian dari upaya Google menjaga pengalaman menjelajah tetap aman tanpa menghilangkan kendali pengguna. Dengan opsi “Mark as safe”, pengguna tetap bisa melanjutkan ke situs yang salah ditandai, sepanjang mereka yakin situs itu aman. Sementara untuk situs berbahaya, pesan peringatan yang menutupi hampir seluruh layar menegaskan bahwa situs tersebut sebaiknya ditinggalkan.

Bagi pengguna yang ingin mengikuti perkembangan keamanan browser Google, informasi seputar Chrome Resmi Rilis tiap dua minggu bisa menjadi acuan. Di sisi lain, ekosistem perangkat Google juga terus bergerak, seperti terlihat dari Googlebook OS yang menggantikan ChromeOS dan Googlebook Resmi sebagai laptop Android.

Dengan peringatan situs mencurigakan ini, Chrome menempatkan informasi risiko di depan mata pengguna sejak awal. Keputusan akhir tetap di tangan pengguna, tetapi kini mereka punya pembeda jelas antara situs yang patut dicurigai dan situs yang harus dihindari sepenuhnya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.