Tampilan antarmuka Google Maps di Android Auto dengan fitur speedometer yang menampilkan kecepatan kendaraan secara real-time.

Google Maps Android Auto Kini Dapatkan Fitur Speedometer

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:
  • Google Maps Android Auto mendapatkan fitur speedometer live yang sudah lama dinantikan
  • Fitur ini mulai digulirkan ke pengguna di Kanada dan India
  • Google Maps di Apple CarPlay sudah memiliki fitur serupa sejak 2024
  • Waze sudah memiliki speedometer sejak lama
  • Fitur ini melengkapi fitur batas kecepatan dan peringatan kamera yang hadir sejak 2019
  • Peluncuran masih bertahap dan belum tersedia di semua negara
  • Kecepatan GPS biasanya sedikit lebih rendah dari speedometer mobil
  • Fitur muncul otomatis tanpa pengaturan khusus

Telset.id – Google akhirnya menghadirkan fitur speedometer live di Google Maps untuk Android Auto, sebuah penambahan yang sudah lama dinantikan pengguna. Fitur ini memungkinkan aplikasi navigasi menampilkan perkiraan kecepatan kendaraan secara real-time langsung di layar mobil.

Peluncuran ini cukup mengejutkan karena Google Maps di Apple CarPlay sudah mendapatkan fitur serupa pada tahun 2024. Sementara itu, Waze, aplikasi navigasi milik Google sendiri, telah memiliki speedometer sejak lama. Pengguna Android Auto mungkin bertanya-tanya mengapa fitur dasar ini baru tersedia sekarang.

Berdasarkan laporan dari Tom’s Guide, fitur speedometer ini mulai digulirkan ke pengguna Android Auto di beberapa negara. Pengguna di Kanada dan India melaporkan telah melihat tampilan speedometer di kendaraan mereka. Seorang pengguna di Kanada menjalankan Google Maps versi beta 26.29.02.946673643.

Meskipun demikian, peluncuran ini belum merata. Editor Tom’s Guide di Inggris yang menggunakan versi beta yang sama belum mendapatkan fitur tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa Google sedang melakukan uji coba terbatas sebelum peluncuran global yang lebih luas.

Fitur speedometer di Google Maps sebenarnya bukan teknologi baru. Perangkat GPS sebelum era smartphone sudah lama memiliki kemampuan ini. Menariknya, kecepatan yang ditampilkan GPS biasanya sedikit lebih rendah dari speedometer mobil, yang bisa menjadi referensi tambahan bagi pengemudi.

Google sendiri membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menghadirkan fitur batas kecepatan dan peringatan kamera kecepatan di Google Maps, yang baru hadir pada tahun 2019. Jadi, keterlambatan fitur speedometer ini sejalan dengan pola pengembangan fitur navigasi Google yang cenderung bertahap.

Fitur speedometer live ini bekerja dengan memanfaatkan data GPS yang sudah dikumpulkan Google Maps untuk navigasi. Dengan demikian, penambahan ini tidak memerlukan perubahan besar pada infrastruktur aplikasi. Hal ini menunjukkan bahwa prioritas pengembangan fitur Google Maps tidak selalu berfokus pada Android Auto.

Bagi pengguna Android Auto, fitur ini memberikan informasi tambahan yang berguna saat berkendara. Speedometer GPS bisa menjadi alat bantu untuk memantau kecepatan, terutama di area dengan batas kecepatan yang ketat. Namun, tetap disarankan untuk mengandalkan speedometer mobil sebagai referensi utama.

Google juga terus mengembangkan Android Auto dengan berbagai pembaruan lainnya. Pembaruan ini mencakup dukungan peta 3D, antarmuka yang didesain ulang, dukungan video, dan integrasi dengan Gemini. Pengembangan ini menunjukkan komitmen Google untuk meningkatkan pengalaman berkendara pengguna.

Peluncuran fitur ini juga menimbulkan pertanyaan tentang strategi Google dalam mengembangkan fitur di berbagai platform. Mengapa Waze yang merupakan aplikasi terpisah mendapatkan speedometer lebih dulu dibandingkan Google Maps di Android Auto? Pertanyaan ini mungkin akan terjawab seiring waktu.

Sementara itu, pengguna Android Auto di Indonesia masih harus menunggu hingga fitur ini tersedia secara resmi. Belum ada informasi pasti kapan peluncuran global akan dilakukan. Namun, dengan adanya laporan dari pengguna di Kanada dan India, peluncuran global kemungkinan akan segera menyusul.

Bagi yang penasaran, fitur speedometer ini akan muncul secara otomatis di aplikasi Google Maps saat terhubung ke Android Auto. Tidak diperlukan pengaturan khusus untuk mengaktifkannya. Tampilan speedometer akan muncul di sudut layar navigasi.

Google sebelumnya juga mengakui adanya bug pada fitur Picture-in-Picture (PiP) YouTube di Android dan iOS. Hal ini menunjukkan bahwa Google terus berupaya memperbaiki pengalaman pengguna di berbagai aplikasi.

Fitur speedometer ini menjadi salah satu tambahan yang paling dinantikan pengguna Android Auto. Dengan hadirnya fitur ini, Google Maps di Android Auto kini semakin setara dengan aplikasi navigasi lainnya. Pengguna tidak perlu lagi beralih ke aplikasi lain hanya untuk melihat kecepatan kendaraan.

Android Auto update.

Ke depannya, Google kemungkinan akan terus menambahkan fitur-fitur baru ke Android Auto. Persaingan dengan Apple CarPlay yang sudah memiliki speedometer sejak 2024 menjadi salah satu pendorong. Selain itu, masukan dari pengguna juga menjadi faktor penting dalam pengembangan fitur.

Bagi pengguna yang sudah mendapatkan fitur ini, pengalaman berkendara dengan Android Auto akan semakin informatif. Speedometer GPS bisa menjadi alat bantu untuk memastikan kecepatan kendaraan sesuai dengan batas yang ditentukan. Ini tentu menjadi nilai tambah bagi keselamatan berkendara.

Google juga terus mengembangkan teknologi AI untuk Android Auto. Integrasi dengan Gemini, asisten AI terbaru Google, menjadi salah satu fokus utama. Hal ini menunjukkan bahwa Google melihat Android Auto sebagai platform yang penting untuk dikembangkan.

Meskipun demikian, peluncuran fitur speedometer ini masih dalam tahap awal. Tidak semua pengguna akan langsung mendapatkannya. Google biasanya melakukan peluncuran bertahap untuk memastikan stabilitas fitur sebelum dirilis secara luas.

Pengguna di Indonesia yang ingin mencoba fitur ini bisa memantau pembaruan aplikasi Google Maps dan Android Auto secara berkala. Pastikan untuk selalu menggunakan versi terbaru dari kedua aplikasi tersebut. Dengan begitu, fitur baru akan segera tersedia saat dirilis.

Fitur speedometer live di Google Maps untuk Android Auto menjadi bukti bahwa Google mendengarkan masukan pengguna. Meskipun membutuhkan waktu, fitur yang dinantikan akhirnya hadir. Hal ini menunjukkan komitmen Google untuk terus meningkatkan kualitas layanan navigasinya.

Bagi yang belum mendapatkan fitur ini, bersabarlah. Google kemungkinan akan segera memperluas peluncuran ke lebih banyak negara. Sementara itu, pengguna masih bisa mengandalkan speedometer mobil atau aplikasi lain untuk memantau kecepatan.

Perkembangan Android Auto juga menarik untuk diikuti. Google terus berinovasi dengan kebijakan akses AI Android yang dipaksa oleh Uni Eropa. Hal ini bisa berdampak pada pengembangan fitur di masa depan.

Fitur speedometer ini menambah daftar panjang pembaruan yang dilakukan Google untuk Android Auto. Dengan antarmuka yang lebih modern dan fitur yang lebih lengkap, Android Auto kini semakin kompetitif. Pengguna bisa mendapatkan pengalaman navigasi yang lebih baik.

Bagi pengguna setia Google Maps, fitur ini tentu menjadi kabar baik. Tidak perlu lagi beralih ke aplikasi lain hanya untuk melihat kecepatan. Semua informasi navigasi kini bisa diakses dalam satu aplikasi.

Google juga terus memperbaiki bug dan masalah yang ada di Android Auto. Salah satunya adalah masalah screenshot yang terjadi di perangkat Google Pixel. Hal ini menunjukkan bahwa Google serius dalam mengembangkan ekosistem Android.

Dengan hadirnya fitur speedometer live, Google Maps di Android Auto kini semakin lengkap. Fitur ini melengkapi fitur batas kecepatan dan peringatan kamera yang sudah ada sebelumnya. Pengguna kini memiliki lebih banyak informasi saat berkendara.

Ke depannya, Google kemungkinan akan terus menambahkan fitur-fitur baru. Integrasi dengan teknologi AI seperti Gemini menjadi salah satu fokus utama. Pengguna Android Auto bisa menantikan berbagai pembaruan menarik di masa depan.

Fitur speedometer ini juga menunjukkan bahwa Google tidak tinggal diam dalam persaingan aplikasi navigasi. Dengan terus menambahkan fitur baru, Google Maps tetap menjadi pilihan utama bagi banyak pengguna. Android Auto menjadi platform yang semakin matang.

Bagi pengguna yang tertarik dengan fitur ini, pastikan untuk selalu memperbarui aplikasi. Fitur speedometer akan muncul secara otomatis saat tersedia. Tidak diperlukan pengaturan tambahan untuk mengaktifkannya.

Google Maps di Android Auto kini semakin siap menemani perjalanan Anda. Dengan fitur speedometer live, informasi kecepatan kendaraan bisa diakses dengan mudah. Ini menjadi tambahan yang berharga bagi keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.