Telset.id – Google resmi meluncurkan fitur pencatatan notulen untuk rapat tatap muka di Google Meet. Fitur ini memungkinkan pengguna merekam diskusi di ruangan fisik, dengan bantuan Gemini yang otomatis merangkum pembahasan, menyusun daftar tindak lanjut, dan membuat transkrip lengkap. Pengumuman ini disampaikan pada ajang Google Cloud Next 2026 di Las Vegas dan kini mulai didistribusikan ke pengguna.
Fitur ini menjawab dilema umum yang sering dialami banyak profesional: fokus mengikuti jalannya rapat sambil berusaha mencatat poin-poin penting. Dengan adanya notulen otomatis, peserta rapat tidak perlu lagi memilih antara berkonsentrasi penuh atau sibuk menulis. Google Meet kini dapat menangani tugas pencatatan tersebut secara otomatis, baik untuk rapat online maupun pertemuan langsung di ruang konferensi.
Cara kerja fitur ini terbilang sederhana. Pengguna cukup membuka Google Meet melalui browser web atau aplikasi seluler, lalu menekan tombol Take notes dari layar utama. Setelah tombol diaktifkan, Gemini akan bekerja di latar belakang untuk menangkap seluruh pembahasan yang terjadi di dalam ruangan. Ketika rapat selesai, pengguna menekan tombol yang sama sekali lagi untuk mengakhiri perekaman.

Setelah perekaman dihentikan, Gemini akan merapikan seluruh informasi yang tertangkap menjadi ringkasan yang rapi. Sistem ini juga menyusun daftar item tindakan (action items) serta transkrip lengkap percakapan. Seluruh hasil tersebut kemudian disusun dalam sebuah dokumen Google Docs baru yang otomatis tersimpan di Google Drive pengguna.
Selain tersimpan di Drive, Google juga mengirimkan email berisi tautan dokumen tersebut. Hal ini memastikan pengguna tidak perlu mencari-cari file secara manual setelah rapat selesai. Kemudahan akses ini dirancang agar alur kerja pasca-rapat menjadi lebih efisien dan tidak memakan waktu.

Baca Juga:
Bagi administrator, fitur ini terhubung langsung dengan pengaturan notulen Google Meet yang sudah ada, sehingga tidak diperlukan konfigurasi tambahan. Hal ini memudahkan tim IT perusahaan untuk langsung mengaktifkan layanan tanpa proses setup yang rumit.
Mengenai jadwal peluncuran, pengguna Android akan mulai melihat fitur ini mulai 11 Agustus. Sementara itu, pengguna web dapat mengaksesnya mulai 14 Agustus. Adapun pengguna iOS harus bersabar lebih lama, dengan peluncuran yang dijadwalkan paling cepat pada 31 Agustus. Dengan demikian, ketersediaan fitur bergantung pada platform yang digunakan.
Fitur pencatatan notulen ini tersedia untuk sejumlah paket berbayar. Adapun daftar paket yang tercakup meliputi Business Standard dan Plus, Enterprise Standard dan Plus, paket konsumen Google AI Pro dan Ultra, serta pengguna Frontline Plus. Pengguna dengan paket tersebut dapat langsung memanfaatkan kemampuan Gemini untuk mendokumentasikan rapat secara otomatis.
Kehadiran fitur ini menegaskan komitmen Google dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam produk produktivitasnya. Kemampuan Gemini yang sebelumnya hanya terbatas pada rapat virtual, kini diperluas ke skenario pertemuan fisik. Langkah ini sejalan dengan tren integrasi AI yang juga terlihat pada pengembangan lain di ekosistem Google.
Dengan adanya notulen otomatis, para profesional dapat lebih fokus pada substansi diskusi tanpa khawatir kehilangan detail penting. Dokumen yang dihasilkan pun dapat langsung dibagikan kepada peserta rapat atau pihak lain yang membutuhkan, mempercepat proses distribusi informasi dan tindak lanjut.
Bagi organisasi yang mengandalkan rapat tatap muka secara rutin, fitur ini berpotensi meningkatkan produktivitas secara signifikan. Waktu yang sebelumnya digunakan untuk mencatat dan merapikan notulen dapat dialihkan untuk kegiatan yang lebih strategis. Integrasi dengan Google Docs dan Drive juga memastikan seluruh dokumentasi tersimpan dalam satu ekosistem yang terpusat.
Google tampaknya serius menggarap segmen produktivitas perkantoran dengan menghadirkan solusi berbasis AI. Fitur pencatatan notulen ini merupakan salah satu wujud nyata dari upaya tersebut. Dengan dukungan Gemini, Google Meet tidak lagi sekadar platform komunikasi video, melainkan juga asisten yang membantu menyelesaikan pekerjaan administratif secara otomatis.
Perlu dicatat bahwa fitur ini hanya tersedia untuk pengguna dengan paket berbayar tertentu. Pengguna gratis atau paket standar mungkin perlu melakukan upgrade untuk mengakses layanan ini. Informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan di masing-masing wilayah dapat dipantau melalui pengaturan akun Google Workspace masing-masing.





Komentar
Belum ada komentar.