Logo Google pada eksterior gedung kaca

Google Ubah Kebijakan: Data Backup Android Kini Hitung Kuota

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Google mulai 7 Juli 2026 menghitung semua data backup Android ke kuota penyimpanan akun
  • Rata-rata tambahan hanya 40MB per pengguna
  • Aturan langsung berlaku untuk pengguna baru, pengguna lama bertahap
  • Kontrol baru di menu backup untuk memilih data dan aplikasi
  • Bisa skip pengaturan perangkat, riwayat panggilan, SMS/MMS
  • Sebelumnya hanya Google Photos dan MMS yang dihitung
  • Mei 2026 Google uji coba batas penyimpanan gratis dari 15GB ke 5GB

Telset.id – Mulai 7 Juli 2026, Google secara resmi mengubah kebijakan penyimpanan akun dengan menghitung semua data backup Android ke dalam kuota penyimpanan. Perubahan ini berdampak langsung pada pengguna Android yang selama ini menikmati backup data tanpa mengurangi kapasitas penyimpanan utama.

Kebijakan baru ini mengumumkan bahwa seluruh data dari backup perangkat Android akan diperhitungkan terhadap batas penyimpanan akun Google. Sebelumnya, hanya media yang diunggah ke Google Photos dan foto atau video dalam data MMS yang diperhitungkan terhadap kuota tersebut.

Aturan ini akan langsung berlaku bagi pengguna Android baru, sementara pengguna lama akan melihat perubahan ini bergulir dalam beberapa bulan ke depan. Google memperkirakan perubahan ini hanya akan menambah rata-rata 40MB data per pengguna.

Seorang juru bicara Google menjelaskan kepada Engadget bahwa “Android backup lets you save the data on your phone to your Google Account so you can easily restore it or set up a new device.” Pihak perusahaan juga menegaskan bahwa kebijakan ini diperbarui agar semua data backup Android kini diperhitungkan terhadap kuota penyimpanan akun Google.

## Dampak Langsung bagi Pengguna

Perubahan kebijakan ini memberikan dampak langsung pada pengelolaan penyimpanan akun Google. Dengan rata-rata tambahan 40MB, pengguna dengan kuota terbatas perlu lebih cermat dalam mengatur data backup.

Google juga memberikan transparansi dan kontrol baru yang memungkinkan pengguna memilih data dan aplikasi mana yang ingin di-backup. Kontrol tersebut dapat diakses melalui menu backup perangkat.

Pengguna dapat melewatkan pengaturan perangkat, riwayat panggilan, atau pesan SMS dan MMS dari proses backup. Selain itu, tersedia juga toggle untuk menentukan apakah data aplikasi individu disertakan dalam backup.

## Konteks Perubahan Kebijakan

Ini merupakan penyesuaian terbaru dari Google terhadap kebijakan penyimpanan. Sebelumnya pada bulan Mei, perusahaan mulai menguji pengurangan batas penyimpanan gratis default untuk akun baru, memotong maksimal dari 15GB menjadi 5GB kecuali pengguna menautkan nomor telepon mereka.

Kebijakan Widget Individu ini menunjukkan tren Google yang semakin ketat dalam mengelola penyimpanan pengguna. Dengan semakin banyaknya data yang dihasilkan, perusahaan perlu menyeimbangkan antara kapasitas penyimpanan dan kebutuhan pengguna.

## Cara Mengelola Backup

Pengguna dapat mengoptimalkan penggunaan penyimpanan dengan memanfaatkan kontrol baru yang disediakan Google. Melalui menu backup perangkat, pengguna dapat memilih aplikasi mana yang datanya perlu di-backup dan mana yang bisa dilewati.

Langkah ini penting terutama bagi pengguna dengan kuota penyimpanan terbatas. Dengan memilih data yang benar-benar penting, pengguna dapat meminimalkan dampak terhadap kuota penyimpanan utama.

Google juga memberikan transparansi lebih dengan menampilkan estimasi ukuran backup sebelum proses dilakukan. Hal ini membantu pengguna membuat keputusan yang lebih tepat tentang data apa yang perlu di-backup.

## Implikasi bagi Pengguna Bisnis

Bagi pengguna bisnis yang mengandalkan backup Android untuk data pekerjaan, perubahan ini perlu diperhatikan. Dengan rata-rata tambahan 40MB, pengguna dengan banyak perangkat perlu menghitung total dampak terhadap kuota penyimpanan.

Google juga memberikan opsi untuk memilih data aplikasi individu yang akan di-backup. Fitur ini memungkinkan pengguna bisnis untuk memprioritaskan data penting tanpa membebani kuota penyimpanan.

Kebijakan ini juga mempengaruhi strategi backup perusahaan yang menggunakan perangkat Android. Perusahaan perlu menyesuaikan kebijakan penyimpanan mereka dengan perubahan ini.

## Kesimpulan

Perubahan kebijakan Google ini memberikan dampak langsung pada pengguna Android dengan menghitung data backup ke dalam kuota penyimpanan. Dengan rata-rata tambahan 40MB, pengguna perlu lebih cermat dalam mengelola data backup.

Google memberikan kontrol lebih kepada pengguna melalui menu backup perangkat yang memungkinkan pemilihan data dan aplikasi yang akan di-backup. Langkah ini membantu pengguna mengoptimalkan penggunaan penyimpanan.

Pengguna disarankan untuk segera mengecek pengaturan backup perangkat mereka dan menyesuaikan dengan kebutuhan. Dengan demikian, dampak perubahan kebijakan ini dapat diminimalkan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.