Telset.id – Instagram resmi mengumumkan dorongan besar ke video horizontal berformat panjang yang disebut “Features”. Pengujian fitur video horizontal Instagram ini mulai diperluas ke Amerika Serikat dalam skala kecil dan sedang diuji bersama sejumlah kreator di Brasil, menurut juru bicara Instagram Megan Buckley. Langkah ini menandai pergeseran penting karena bos Instagram, Adam Mosseri, mengaku “untuk waktu yang lama” menentang kehadiran video panjang di platform tersebut.
Perubahan sikap itu disampaikan Mosseri dalam video berdurasi enam setengah menit bersama VP of Product Instagram, Tessa Lyons. Mosseri menjelaskan bahwa salah satu kekhawatirannya adalah bagaimana menjaga Instagram tidak sekadar menjadi tempat hiburan, tetapi tetap menjadi ruang untuk terhubung dengan teman. Menurutnya, ketika seseorang menonton video panjang, ada “banyak Reels, foto, dan carousel yang mungkin tidak Anda kirim ke teman”, yang berarti lebih sedikit likes dan shares.
Meski demikian, tim Instagram kini berupaya membuat video shortform dan longform menjadi “symbiotic” atau saling menguntungkan. Mosseri mencontohkan konten seperti podcast atau komedi spesial yang bisa hadir sebagai video panjang sekaligus dipecah menjadi potongan video yang lebih pendek. Pengumuman dorongan video widescreen ini juga menyusul peluncuran aplikasi TV Instagram pada akhir tahun lalu.
Dukungan Aplikasi TV dan Fitur Video Lain
Aplikasi TV Instagram pertama kali hadir sebagai pengalaman yang berfokus pada Reels dan sebagai pilot untuk perangkat Amazon Fire TV di AS. Sejak itu, aplikasi tersebut telah diperluas ke Google TV, Samsung TV, dan Apple TV. Instagram juga meluncurkan fitur-fitur baru seperti kemampuan menonton Stories pada awal tahun ini, sebagaimana tercakup dalam laporan Instagram di Apple TV.
Mosseri juga membahas pembaruan ini bersama kreator Samir Chaudry dan Colin Rosenblum. Video mereka memuat sejumlah klip yang memperlihatkan bagaimana video panjang akan tampil di platform Instagram. Selain Features, Instagram tengah menguji beberapa fitur berbasis video lainnya, termasuk klip yang mengarah ke sebuah video panjang, cara bagi kreator untuk membuat “series” dari Reels, serta peningkatan untuk penemuan video live.
Baca Juga:
Pengujian video horizontal Instagram ini menjadi sinyal bahwa platform yang lama identik dengan konten vertikal kini membuka ruang bagi format sinematik yang lebih luas. Bagi kreator, kehadiran fitur seperti klip pengarah ke video panjang dan “series” Reels berpotensi memberi jalur baru untuk menata konten berdurasi lebih panjang tanpa meninggalkan ekosistem shortform yang sudah ada. Pembahasan mengenai berbagai alat pendukung kreator juga pernah diulas dalam artikel Asisten AI Instagram.
Ekspansi ke aplikasi TV dan pengujian video panjang menunjukkan arah yang konsisten: Instagram ingin kontennya dinikmati tidak hanya di layar ponsel, tetapi juga di layar besar. Uji coba di AS dan Brasil akan menjadi penentu bagaimana fitur ini diterima sebelum berpotensi diperluas lebih jauh. Sebagai catatan, pengalaman menonton di perangkat besar juga bergantung pada kestabilan layanan, seperti yang pernah dibahas dalam laporan Instagram dan Facebook Down.
[ META_DESCRIPTION]
Instagram menguji fitur video horizontal panjang bernama Features di AS dan Brasil. Bos Instagram Adam Mosseri buka alasan perubahan sikapnya.





Komentar
Belum ada komentar.