Telset.id – Microsoft mengubah kebijakan penyimpanan cloud untuk pelanggan Microsoft 365 dengan akun berbagi. Perusahaan menyatakan bahwa paket Microsoft 365 Family, Premium, dan Pro akan beralih dari alokasi 1TB per pengguna menjadi 2TB bersama untuk semua pengguna. Artinya, langganan yang dibagikan kepada enam pengguna akan mengalami pemangkasan total kapasitas penyimpanan cloud hingga 66,6 persen.
Perubahan ini berlaku pada pembaruan langganan setelah 2 Mei 2027, kecuali pelanggan mengubah paket mereka lebih awal. Sebagian pelanggan yang terdampak juga mungkin menerima bonus penyimpanan saat akun mereka beralih ke model batas bersama, meskipun Microsoft tidak menyebutkan persyaratan kelayakannya. Kebijakan ini menjadi kabar penting bagi siapa pun yang menyimpan data keluarga atau tim kerja di OneDrive, karena kapasitas yang selama ini dianggap tetap per akun kini harus dibagi.
Microsoft menjelaskan bahwa perubahan ini dilakukan agar alokasi penyimpanan cloud untuk pelanggan Microsoft 365 otomatis mengalir ke tempat yang membutuhkan, dan agar pengguna individu lebih kecil kemungkinannya mencapai batas penyimpanan pribadi. Selain itu, Microsoft menyebut penyimpanan yang tidak terpakai dapat bermanfaat bagi seluruh keluarga, dan penyimpanan tambahan yang dibeli pelanggan utama akan menguntungkan semua orang.

Siapa yang Diuntungkan dan Dirugikan
Konfigurasi baru ini menguntungkan pelanggan yang hanya memiliki satu pengguna berat yang menghabiskan sebagian besar kapasitas penyimpanan cloud, sementara pengguna lain hanya memakai sebagian kecil. Model bersama juga lebih murah bagi individu yang berniat memakai lebih dari 1TB penyimpanan cloud. Mereka cukup beralih ke paket Microsoft 365 Family yang berharga 129,99 dolar AS per tahun, dibandingkan mengambil Microsoft 365 Personal seharga 99,99 dolar AS per tahun dan membayar tambahan 9,99 dolar AS per bulan atau 119,88 dolar AS per tahun untuk membawa total kapasitas penyimpanan cloud menjadi 2TB.
Namun, jika ada empat pengguna dalam satu akun yang masing-masing memakai 500GB, mereka akan dipaksa membeli kapasitas tambahan, mulai dari 1,99 dolar AS per bulan untuk 200GB. Kondisi ini membuat perhitungan biaya berubah signifikan bagi keluarga atau kelompok yang punya banyak pengguna aktif.
Baca Juga:
Meski Microsoft tidak menaikkan harga langganannya, langkah ini sekaligus mengurangi beban pada server penyimpanan mereka sambil memaksa akun dengan banyak pengguna besar untuk membeli penyimpanan secara terpisah. Kebijakan ini tampak sebagai reaksi terhadap kelangkaan penyimpanan yang melanda industri, dengan harga hard drive melonjak 46 persen dari September 2025 hingga Januari 2026. Enterprise SSD juga terkena dampak berat, dengan drive 30TB kini berharga 22.600 dolar AS sementara pasokan tetap habis hingga 2027.

Pengguna yang terdampak bisa beralih ke penyedia penyimpanan cloud lain, tetapi Google pun terkena imbasnya. Perusahaan tersebut memangkas batas penyimpanan cloud gratis dari 15GB menjadi 5GB sambil menunggu langkah keamanan tambahan. Bahkan Backblaze, yang menawarkan backup “tak terbatas”, memperbarui ketentuan layanannya untuk berpotensi membatasi atau menghentikan akun yang melampaui “pola penggunaan tipikal” atau “menempatkan beban yang tidak semestinya”.
Alternatif bagi Pengguna
Pengguna yang lelah membayar bulanan untuk mengamankan data mereka bisa memilih menyiapkan NAS dan mengisinya dengan hard drive terbaik. Meski mungkin mahal dalam jangka pendek dan memerlukan pengaturan, langkah ini berpotensi menghemat ratusan, bahkan ribuan dolar dalam jangka panjang.
Perubahan kebijakan penyimpanan Microsoft 365 ini menempatkan pelanggan dengan banyak pengguna besar dalam posisi harus menghitung ulang kebutuhan kapasitas dan biaya. Sementara pelanggan dengan satu pengguna dominan justru mendapat keuntungan dari model 2TB bersama. Keputusan Microsoft menyesuaikan alokasi penyimpanan ini juga mencerminkan tekanan pasokan komponen yang melanda industri penyimpanan global.
Bagi pelanggan yang ingin memahami langkah Microsoft lainnya di tengah dinamika industri teknologi, sejumlah kebijakan perusahaan terus menjadi sorotan. Informasi mengenai perubahan paket dan ketentuan layanan menjadi penting agar pengguna tidak terjebak biaya tambahan yang tidak diperlukan saat pembaruan langganan tiba.





Komentar
Belum ada komentar.