Telset.id – Google kembali memperluas jangkauan Quick Share dengan menghadirkan opsi visibilitas “Family” yang baru. Temuan kode di repositori GitHub untuk Nearby Share mengindikasikan fitur ini akan memudahkan berbagi file antar anggota keluarga tanpa perlu persetujuan manual setiap kali. Langkah ini sekaligus menutup celah yang ditinggalkan Apple selama bertahun-tahun melalui AirDrop.
Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 6 Juni 2026, opsi “Family” ditemukan dalam kode sumber Quick Share yang beredar di GitHub. Saat ini, pengguna hanya memiliki tiga pilihan visibilitas: “Your devices,” “Contacts,” dan “Everyone for 10 minutes.” Opsi baru ini akan menjadi pilihan keempat yang memungkinkan anggota keluarga terpercaya mengirim file tanpa melalui proses persetujuan berulang.
Menariknya, opsi ini juga disebut-sebut sebagai pengganti fitur “Selected contacts only” yang sudah tidak digunakan lagi (deprecated) oleh Google. Dengan demikian, penambahan ini tidak sepenuhnya merupakan fitur baru, melainkan penyempurnaan dari sistem yang sudah ada. Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang selama ini mengandalkan Quick Share sebagai solusi berbagi file lintas platform.

Mengapa Opsi Family Penting?
Pada Februari 2026, Google menghapus mode “Everyone” yang selalu aktif dari Quick Share untuk meningkatkan keamanan. Langkah ini memang membuat fitur lebih aman, tetapi juga menyulitkan pengguna yang sering berbagi file dengan orang terdekat. Opsi “Family” hadir sebagai solusi tengah: tetap aman dari akses orang asing, namun praktis untuk anggota keluarga.
Meski demikian, masih belum jelas bagaimana Google akan mendefinisikan “keluarga.” Apakah berdasarkan kontak yang dipilih secara manual, atau terikat dengan anggota Google One? Jalur kontak dipandang lebih mungkin, karena mengaitkannya dengan penyimpanan berbayar akan mengesampingkan pengguna yang tidak berlangganan Google One.
Baca Juga:
Dukungan AirDrop Meluas, Namun Tidak Merata
Dukungan AirDrop melalui Quick Share telah menyebar cepat ke berbagai perangkat, termasuk Samsung Galaxy S26 dan jajaran Z, Pixel 10 dan 9, Xiaomi 17T Pro, OnePlus 15, dan masih banyak lagi. Namun, cakupannya masih timpang, bahkan di dalam keluarga Google sendiri.

Seorang pengguna X menyoroti bahwa Pixel 8 dan 8 Pro justru tidak mendapatkan fitur ini, sementara Pixel 8a yang lebih murah sudah kebagian. Ia menyebutnya “gila” karena ponsel yang lebih lemah justru mendapat fitur lebih dulu. Meskipun hanya keluhan satu orang, ini menunjukkan pola distribusi fitur Google yang tidak merata.
Dampak bagi Pengguna Sehari-hari
Bagi banyak pengguna, kehadiran opsi “Family” bisa menjadi game-changer. Selama ini, banyak orang mengandalkan WhatsApp untuk mengirim foto dan dokumen ke keluarga, bukan karena aplikasi itu lebih baik, tetapi karena lebih praktis daripada menginstal aplikasi transfer khusus. Dengan Quick Share yang sudah tertanam di Android, opsi “Family” yang mudah digunakan akan menghilangkan kebutuhan akan solusi alternatif.
Inilah strategi jangka panjang Google. Setiap tembok yang diruntuhkan, mulai dari RCS hingga interoperabilitas AirDrop, membuat Android terasa lebih mulus dan tidak lagi menjadi pilihan kelas dua. Bagi pengguna yang tinggal di rumah dengan campuran perangkat Pixel, Galaxy, dan iPhone, opsi bawaan Android yang tidak memerlukan unduhan tambahan adalah perbaikan kecil yang sangat berarti.
Kehadiran opsi ini juga melengkapi ekosistem berbagi file yang sudah didukung oleh HP Android Snapdragon yang bisa mengirim file ke iPhone melalui Quick Share.
Perbandingan dengan Ekosistem Apple
Bagi pengguna setia Apple, khususnya pemilik iPhone 17 Pro Max, fitur ini tidak akan mengubah apa pun. AirDrop sudah menangani berbagi file antar anggota keluarga dengan baik di dalam taman berdinding Apple. Namun, bagi jutaan rumah tangga yang menggunakan campuran perangkat, opsi ini adalah terobosan.
Perlu diingat bahwa temuan ini berasal dari analisis kode APK, sehingga opsi “Family” mungkin tidak akan pernah dirilis. Google bisa saja membatalkannya sebelum dirilis ke publik. Namun, arah pengembangan yang diambil cukup jelas: Google terus berupaya menutup celah antara Android dan iPhone, dan Quick Share adalah alat utamanya.

Dengan kata lain, meskipun fitur ini belum pasti hadir, tren yang ditunjukkan Google sangat jelas: membuat berbagi file lintas platform semudah mungkin. Ini adalah kemenangan bagi semua pengguna, terutama mereka yang sering berpindah-pindah perangkat atau tinggal dalam rumah tangga dengan beragam ekosistem.





Komentar
Belum ada komentar.