📑 Daftar Isi

Survei Canva: 98% Profesional Indonesia Pakai AI untuk Presentasi

Survei Canva: 98% Profesional Indonesia Pakai AI untuk Presentasi

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Sebanyak 98% profesional di Indonesia kini menggunakan AI untuk presentasi, namun kepercayaan diri tetap menjadi penentu utama efektivitas penyampaian materi. Temuan ini merupakan bagian dari studi global Canva bertajuk “The Presentation Paradox” yang dirilis pada 23 September 2026, melibatkan 4.000 profesional di delapan negara dengan 640 responden dari Indonesia.

Indonesia menjadi pasar terbesar ketiga Canva di dunia, dan hasil riset menunjukkan AI telah terintegrasi dalam hampir setiap tahapan proses presentasi. Mulai dari mengembangkan ide, merancang tata letak, menyusun materi slide, menyempurnakan catatan pembicara, hingga berlatih sebelum tampil di hadapan audiens. Sebanyak 71% responden menyatakan AI membantu menghemat waktu saat membuat presentasi.

Meski demikian, 91% profesional di Indonesia percaya bahwa presentasi yang baik tetap bergantung pada kemampuan menyampaikan materi dan rasa percaya diri mereka sendiri. Bahkan, 73% mengaku perlu secara aktif mengembangkan kepercayaan diri sebagai presenter, angka yang jauh lebih tinggi dibanding rata-rata global sebesar 50%.

AI Bantu Susun Slide, Manusia yang Menghidupkan

Data riset Canva mengungkap bagaimana AI dimanfaatkan di berbagai tahap pembuatan presentasi. Sebanyak 78% profesional menggunakan AI untuk brainstorming atau mengembangkan ide, 68% memanfaatkannya untuk membantu desain dan tata letak, serta 60% menggunakannya untuk menyusun draft atau materi slide.

AI juga semakin banyak dipakai dalam proses persiapan. Sebanyak 58% menggunakannya untuk menulis atau menyempurnakan catatan pembicara, 50% untuk mendapatkan masukan atas draft, dan 37% untuk berlatih atau melakukan simulasi sebelum presentasi. Pola ini menunjukkan pergeseran cara kerja profesional Indonesia yang semakin mengandalkan bantuan teknologi di tahap produksi materi.

Namun, batas peran AI tetap jelas. Sebanyak 81% profesional di Indonesia percaya bahwa AI dapat membantu menyusun dek presentasi, tetapi tidak untuk mempresentasikan atau membawakan narasinya. Keterampilan presentasi pun dinilai semakin strategis. Sebanyak 65% setuju bahwa kemampuan presentasi menjadi keunggulan kompetitif di era AI, sementara 74% menilai kemampuan menyampaikan presentasi dengan percaya diri menunjukkan potensi kepemimpinan.

Stefani Herlie, Country Manager Indonesia Canva, menyatakan temuan riset ini menunjukkan profesional Indonesia tidak perlu memilih antara AI dan keterampilan manusia. Mereka menemukan cara baru untuk memanfaatkan AI agar bekerja lebih efisien, sambil terus mengembangkan rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi untuk menyampaikan ide serta membangun koneksi dengan audiens.

“Sebanyak 98% profesional di Indonesia sudah menggunakan AI untuk presentasi, dan 91% tetap menilai rasa percaya diri serta kemampuan menyampaikan presentasi sebagai hal yang penting. Kami melihat peluang bagi AI untuk mendukung mereka di setiap tahap, mulai dari mengembangkan ide hingga merasa siap menyampaikannya di hadapan audiens,” ujar Stefani.

AI Bergeser dari Pembuat Slide Menjadi Pelatih Presentasi

Peran AI dalam presentasi terus berkembang. Sebanyak 59% profesional di Indonesia telah menggunakan AI sebagai pelatih presentasi atau sesekali memanfaatkannya untuk meningkatkan kemampuan menyampaikan materi. Angka ini mencakup 18% yang menggunakan AI secara rutin sebagai coach dan 41% yang memanfaatkannya secara berkala untuk mendapatkan bimbingan, masukan, maupun berlatih.

Antusiasme terhadap dukungan AI juga meluas hingga saat presentasi berlangsung. Sebanyak 84% responden terbuka terhadap bimbingan AI secara real time selama presentasi jika hal tersebut dapat membantu mereka tampil lebih baik. Sebagian profesional bahkan sudah mengadopsi pendekatan ini. Sebanyak 16% pernah menggunakan AI secara langsung saat menyampaikan presentasi, sementara 35% pernah merekam diri mereka saat presentasi dan menggunakan AI untuk mengevaluasi cara penyampaian materi.

Kepercayaan diri yang dibangun melalui presentasi juga berdampak pada perkembangan karier. Sebanyak 87% profesional di Indonesia mengatakan bahwa kepercayaan diri mereka saat presentasi telah berkontribusi secara langsung terhadap perkembangan karier dalam setahun terakhir. Presentasi juga memengaruhi cara seseorang tampil, dengan 53% merasa lebih percaya diri, 50% merasa lebih tegas atau berwibawa, dan 44% mengubah gaya atau tempo bicara mereka.

Untuk mendukung alur kerja ini, Canva menyediakan Rangkaian Aplikasi Visual yang membantu pengguna dari tahap mengembangkan ide hingga menyampaikan presentasi. Canva AI dapat mengubah konsep awal menjadi slide yang lebih matang dan selaras dengan identitas merek melalui percakapan sederhana, sekaligus tetap dapat diedit dan dikerjakan secara kolaboratif. Saat presentasi berlangsung, fitur seperti catatan pembicara berbasis AI, informasi seputar durasi, dan remote control membantu presenter tetap fokus menyampaikan ide.

Riset ini menggunakan metode survei online yang disusun oleh Method Research dan didistribusikan oleh PureSpectrum kepada responden berusia 18 tahun ke atas yang telah membawakan presentasi di tempat kerja setidaknya satu kali dalam satu bulan terakhir. Pengumpulan data dilakukan pada 18 Juni hingga 1 Juli 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, Brasil, Jerman, Prancis, Spanyol, Korea Selatan, dan Indonesia.

Bagi profesional Indonesia, peluang sebenarnya bukan sekadar membuat presentasi lebih cepat, melainkan membuka ruang lebih luas untuk berfokus pada hal-hal yang membuat presentasi efektif: terhubung dengan audiens, menyampaikan gagasan, dan menghidupkannya. Tren adopsi AI di tempat kerja juga terlihat di sektor lain, seperti percepatan deteksi yang turut mengubah alur kerja tim keamanan siber. Sementara itu, kebutuhan akan software presentasi yang mendukung kolaborasi dan AI semakin relevan seiring perubahan cara kerja ini.

[ META_DESCRIPTION]
Riset Canva temukan 98% profesional Indonesia pakai AI untuk presentasi, tapi 91% tetap andalkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.