A MacBook Pro running the WhatCable app with several cables on top of its keyboard

Tes Kabel USB-C Gratis Pakai Aplikasi WhatCable di Mac

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Aplikasi WhatCable adalah alat open-source gratis untuk Mac yang bisa menguji kecepatan dan kemampuan kabel USB-C ke USB-C
  • Masalah utama kabel USB-C adalah tidak adanya standar pelabelan yang jelas, berbeda dengan kabel USB-A
  • WhatCable mampu membaca chip E-marker di dalam konektor untuk memberikan data akurat tentang kapasitas kabel
  • Pengujian 10 kabel menunjukkan kabel Ugreen 100W hanya USB 2.0, sementara kabel Elo Link Thunderbolt 4 terhambat oleh perangkat yang terhubung
  • Versi pro seharga $13 menawarkan fitur tambahan seperti pemantauan daya dan riwayat penggunaan kabel

Telset.id – Menguji kecepatan dan kemampuan kabel USB-C ke USB-C kini bisa dilakukan secara gratis di Mac. Aplikasi open-source bernama WhatCable mampu mengungkap spesifikasi asli kabel yang selama ini mungkin tidak diketahui pengguna.

Masalah utama kabel USB-C adalah tidak adanya standar pelabelan yang jelas. Berbeda dengan kabel USB-A ke USB-C yang seringkali memiliki kode warna (hitam untuk USB 2.0, biru untuk USB 3.0, merah untuk USB 3.2 Gen 2×2), kabel USB-C ke USB-C jarang memberikan informasi yang memadai. Beberapa produsen memang mencetak spesifikasi di ujung konektor, namun tidak semuanya melakukannya, dan akurasi label tersebut pun terkadang diragukan.

Untuk mengatasi kebingungan ini, banyak orang membeli alat penguji kabel khusus. Namun, seorang jurnalis teknologi dari Tom’s Guide menemukan solusi yang lebih praktis dan gratis: aplikasi WhatCable. Aplikasi ini mampu membaca chip E-marker yang tertanam di dalam konektor USB-C, memberikan data akurat tentang kemampuan kabel tersebut.

Setelah mengunduh dan menginstal WhatCable di MacBook Pro 16 inci M5 Pro, pengujian dilakukan terhadap 10 kabel USB-C ke USB-C yang dimiliki. Hasilnya sangat menarik. Kabel retractable Ugreen 100W yang terlihat modern ternyata hanya mendukung USB 2.0 dengan kecepatan transfer data maksimal 480 Mbps, meskipun mampu mengalirkan daya hingga 100W sesuai klaim.

Pengujian selanjutnya menggunakan kabel braided putih milik Apple yang tidak diketahui asal-usulnya. Ketika dihubungkan ke Lenovo Legion Tab 3, WhatCable mengidentifikasinya sebagai kabel USB 2.0. Aplikasi ini juga mampu menampilkan detail teknis yang mendalam, termasuk protokol yang didukung oleh port MacBook itu sendiri.

Fitur menarik dari WhatCable adalah kemampuannya menampilkan informasi E-marker. E-marker adalah chip mikro berukuran 1mm² yang tertanam di dalam housing konektor USB-C. Chip ini berfungsi seperti paspor digital, memberi tahu pengontrol Power Delivery di laptop tentang kapasitas kabel yang terhubung. Dengan informasi ini, perangkat dapat mengirimkan daya atau data dalam jumlah yang tepat tanpa risiko overload.

Salah satu temuan penting adalah bahwa kecepatan kabel bisa terhambat oleh perangkat yang terhubung. Saat kabel Elo Link Thunderbolt 4 (yang mampu mentransfer data hingga 40 Gbps) dihubungkan ke Nintendo Switch 2 Pro Controller, WhatCable hanya mencatat kecepatan USB 2.0. Hal ini terjadi karena controller tersebut hanya membutuhkan protokol USB 2.0 untuk memproses input tombol, bukan karena kabelnya lambat. Setelah controller diganti dengan tablet Legion, aplikasi langsung mendeteksi kabel tersebut sebagai kabel berkecepatan tinggi.

Pengalaman positif ini mendorong pengguna untuk membeli versi pro WhatCable seharga $13. Versi berbayar menawarkan fitur tambahan seperti pemantauan daya secara langsung, kemampuan memberi nama pada setiap kabel yang diuji, serta riwayat penggunaan yang mencatat kapan kabel terakhir digunakan dan perangkat apa yang terhubung.

Bagi pengguna yang memiliki koleksi kabel USB-C dalam jumlah besar, aplikasi WhatCable menjadi alat yang sangat berharga. Alih-alih membeli alat penguji kabel khusus yang harganya bisa mencapai lebih dari $100, aplikasi gratis ini sudah mampu melakukan pekerjaan dasar dengan sangat baik. Ini membantu pengguna mengaudit koleksi kabel mereka, memisahkan kabel berkualitas tinggi dari yang biasa-biasa saja.

Ke depannya, pengguna mungkin tetap membutuhkan alat penguji khusus untuk kabel yang lebih langka seperti HDMI atau DisplayPort. Namun untuk kabel USB-C ke USB-C, WhatCable telah membuktikan diri sebagai solusi yang andal dan mudah digunakan. Jika Anda pernah mengalami kecepatan pengisian daya atau transfer data yang lambat dan memiliki Mac, aplikasi open-source ini layak dicoba. Dengan WhatCable, keraguan tentang kemampuan kabel USB-C Anda bisa dihilangkan selamanya.

A MacBook Pro running the WhatCable app with several cables on top of its keyboard

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.