📑 Daftar Isi

Tampilan fitur Group Status WhatsApp yang memungkinkan status hanya dilihat anggota grup

WhatsApp Rilis Group Status dan Pin Pesan Permanen di Grup

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • WhatsApp merilis Group Status yang hanya terlihat oleh anggota grup dan hilang setelah 24 jam
  • Anggota grup bisa melihat, bereaksi, menyukai, dan menambahkan status sendiri
  • Admin dapat membagikan riwayat pesan lama ke anggota baru setelah mereka bergabung
  • Pin pesan grup kini permanen tanpa batas waktu
  • Filter obrolan baru menampilkan grup belum dibaca dengan sebutan atau balasan langsung, termasuk @all

Telset.id – WhatsApp mengumumkan sejumlah fitur baru yang menyasar pengalaman berinteraksi di dalam grup, salah satunya Group Status. Fitur ini memungkinkan pengguna membagikan pembaruan Status yang hanya dapat dilihat oleh anggota grup, sehingga pembaruan tersebut tidak tampil ke seluruh daftar kontak.

Melalui Group Status, anggota grup bisa melihat, bereaksi, dan menyukai status yang dibagikan, serta menambahkan status mereka sendiri. Sama seperti status biasa, Group Status akan hilang setelah 24 jam. Langkah ini memperluas fungsi Status yang sebelumnya hanya terbatas pada lingkaran kontak pribadi.

Selain Group Status, WhatsApp juga memperbarui cara admin grup membagikan riwayat pesan. Sebelumnya, admin dapat membagikan riwayat pesan grup kepada anggota baru saat mereka ditambahkan ke grup. Kini, riwayat pesan lama juga dapat dibagikan kepada anggota baru setelah mereka bergabung. Caranya cukup dengan mengetuk nama anggota tersebut di dalam obrolan grup.

Pin Pesan dan Filter Obrolan Baru

WhatsApp juga menghadirkan kemampuan menyematkan atau pin pesan di obrolan grup secara permanen, tanpa batas waktu. Fitur ini memberi admin dan anggota cara untuk mempertahankan pesan penting agar tetap mudah ditemukan di tengah arus percakapan grup yang panjang.

Tak hanya itu, WhatsApp memperkenalkan filter obrolan baru yang menampilkan seluruh obrolan grup yang belum dibaca, di mana pengguna disebut atau menerima balasan langsung, termasuk pesan @all. Filter ini dirancang untuk membantu pengguna menemukan percakapan grup yang membutuhkan perhatian tanpa harus memeriksa satu per satu.

Baca Juga:

Deretan pembaruan ini menunjukkan arah pengembangan WhatsApp yang semakin fokus pada pengelolaan grup. Fitur tab Contacts baru dan sejumlah uji coba lain di versi beta memperlihatkan upaya berkelanjutan WhatsApp merapikan cara pengguna memantau percakapan dan kontak.

Bagi pengguna yang aktif di banyak grup, kombinasi Group Status, pin pesan permanen, dan filter obrolan belum dibaca berpotensi mengurangi risiko terlewatnya informasi penting. Sebelumnya, WhatsApp juga telah menguji Restricted Chat yang mengunci ekspor hingga Meta AI di versi beta, menandakan perluasan kontrol pengguna atas privasi dan konten.

Perubahan pada cara berbagi riwayat pesan grup juga memberi admin keleluasaan untuk menyusulkan konteks percakapan kepada anggota yang baru bergabung. Dengan mengetuk nama anggota di obrolan grup, admin dapat membagikan pesan lama tanpa harus mengulang penjelasan dari awal.

Sementara itu, kemampuan pin pesan permanen menghapus batas waktu yang biasanya melekat pada pesan yang disematkan. Pengguna dapat mempertahankan pengumuman, tautan, atau instruksi grup dalam posisi yang mudah diakses selama diperlukan.

Fitur Guest Calling yang memungkinkan panggilan tanpa akun menjadi contoh lain bagaimana WhatsApp terus menambah lapisan fungsi baru. Untuk pembaruan kali ini, fokus utamanya tetap pada grup sebagai ruang komunikasi yang lebih terkelola.

Dengan Group Status yang hilang setelah 24 jam, filter obrolan yang menyaring percakapan belum dibaca, serta pin pesan tanpa batas waktu, WhatsApp menempatkan kontrol pengguna atas informasi grup sebagai inti dari pembaruan ini.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.