📑 Daftar Isi

Tampilan fitur Restricted Chat WhatsApp pada perangkat Android dan iOS

WhatsApp Uji Restricted Chat, Kunci Ekspor hingga Meta AI di Beta

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • WhatsApp uji Restricted Chat ke sebagian pengguna beta Android 2.26.36.4 dan iOS 26.39.10.20
  • Fitur opsional, aktif manual lewat layar info chat, tidak default
  • Empat pembatasan: tak bisa simpan media otomatis, ekspor chat, pakai Meta AI, dan linked devices
  • Tujuan: cegah akses lewat klien tidak resmi atau agen AI
  • Enkripsi end-to-end tetap berlaku di semua chat
  • Belum ada jadwal rilis publik, harus daftar beta untuk mencoba

Telset.id – WhatsApp mulai menggelar fitur Restricted Chat ke sejumlah pengguna Android dan iOS yang terdaftar dalam program beta. Fitur ini merupakan peningkatan dari Advanced Chat Privacy dan membawa empat pembatasan yang secara langsung membatasi apa yang bisa dilakukan peserta percakapan terhadap pesan di dalam chat tersebut. Kabar ini penting bagi pengguna WhatsApp yang selama ini mengandalkan fitur ekspor, penyimpanan media otomatis, hingga asisten AI di dalam percakapan.

Menurut laporan WABetaInfo, Restricted Chat sudah tersedia untuk sebagian pengguna WhatsApp pada versi beta 2.26.36.4 untuk Android dan 26.39.10.20 untuk iOS. Kehadiran fitur ini menandai langkah WhatsApp memperketat kontrol atas percakapan, terutama untuk mencegah akses melalui klien tidak resmi maupun agen AI.

Restricted Chat bersifat opsional, sama seperti Advanced Chat Privacy. Artinya, fitur ini tidak aktif secara default untuk semua chat. Pengguna harus mengaktifkannya secara manual melalui layar info chat. Setelah diaktifkan, WhatsApp akan menampilkan pesan di dalam chat dan menerapkan empat pembatasan sekaligus.

Empat Pembatasan di Restricted Chat

WhatsApp merinci empat hal yang tidak bisa dilakukan peserta percakapan saat Restricted Chat aktif. Pertama, orang di dalam Restricted Chat tidak dapat menyimpan media secara otomatis ke perangkat mereka. Kedua, mereka tidak dapat mengekspor chat. Ketiga, mereka tidak dapat menggunakan fitur Meta AI di dalam chat tersebut. Keempat, mereka tidak dapat menggunakan perangkat tertaut (linked devices) untuk chat tersebut.

WhatsApp menyatakan bahwa pembatasan ini “membantu mencegah orang di dalam chat menggunakan klien tidak resmi atau agen AI untuk mengaksesnya.” Dengan kata lain, fitur ini dirancang untuk menutup celah akses pihak ketiga terhadap isi percakapan.

Terlepas dari pembatasan tersebut, WhatsApp menegaskan bahwa baik Restricted Chat diaktifkan maupun tidak, semua pesan dan panggilan di dalam chat tetap dilindungi dengan enkripsi end-to-end. Pernyataan ini memastikan bahwa lapisan keamanan utama percakapan tidak berubah, hanya kemampuan peserta dalam mengelola dan mengakses pesan yang dibatasi.

Pembatasan penggunaan Meta AI di dalam Restricted Chat sejalan dengan langkah WhatsApp yang terus memperluas kehadiran asisten AI di aplikasinya. Sebelumnya, sejumlah pembaruan juga menyentuh area tersebut, seperti yang dibahas dalam artikel WhatsApp Redesign Android yang menempatkan Meta AI di navigation bar.

Restricted Chat juga menyentuh sisi penggunaan perangkat tertaut. Peserta percakapan tidak bisa memakai linked devices untuk chat yang dilindungi fitur ini, sehingga akses dari perangkat sekunder menjadi terbatas. Langkah ini memperkuat tujuan utama fitur, yakni mempersempit jalur masuk ke dalam percakapan.

Restricted Chat on WhatsApp for Android

Belum Ada Jadwal Rilis untuk Semua Pengguna

Hingga kini belum jelas kapan WhatsApp akan merilis Restricted Chat secara luas ke semua pengguna. Jika ingin mencobanya lebih dulu, pengguna harus mendaftar ke program beta WhatsApp. Pengguna beta Android dan iOS yang sudah menerima fitur ini dapat langsung mengaktifkannya dari layar info chat.

Keterbatasan akses beta ini menempatkan Restricted Chat sebagai fitur yang masih dalam tahap pengujian. Pengguna di luar program beta belum bisa memakai fitur ini, sehingga pengalaman penuh baru bisa dirasakan setelah WhatsApp mengumumkan jadwal rilis resminya.

Perkembangan fitur keamanan dan privasi di WhatsApp memang bergerak cepat. Selain Restricted Chat, sejumlah pembaruan lain juga hadir di jalur beta, seperti yang diulas dalam artikel Fitur Scam Alert. Di sisi lain, WhatsApp juga memperluas pemanfaatan AI, termasuk untuk kebutuhan bisnis seperti yang dibahas dalam artikel AI Agent untuk setup WhatsApp Business.

Dengan empat pembatasan yang melekat padanya, Restricted Chat menjadi opsi bagi pengguna yang ingin menjaga percakapan tetap tertutup dari penyimpanan otomatis, ekspor, asisten AI, dan perangkat tertaut. Fitur ini tidak menggantikan enkripsi end-to-end yang sudah berjalan, melainkan menambah lapisan kontrol bagi pemilik chat.

Untuk saat ini, pengguna yang berminat mencoba Restricted Chat perlu bersabar menunggu perluasan rilis. Sambil menunggu, pengguna dapat mengikuti perkembangan fitur WhatsApp lainnya di jalur beta maupun pembaruan resmi yang diumumkan perusahaan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.