Telset.id – Google resmi menghentikan dukungan Google Play Services untuk sistem operasi Android 6.0 Marshmallow. Kebijakan ini berdampak langsung pada pengguna ponsel lawas, di mana berbagai aplikasi populer seperti YouTube tidak lagi bisa berjalan normal.
Keputusan ini diumumkan melalui halaman dukungan resmi Google yang diperbarui. Perusahaan raksasa teknologi itu kini mensyaratkan perangkat Android minimal menjalankan Android 7.0 Nougat (API level 24) agar tetap mendapatkan dukungan penuh Google Play Services.
Tanpa pembaruan Google Play Services, perangkat menjadi rentan terhadap serangan siber. Fitur Terbaru keamanan dan pemindaian malware melalui Google Play Protect tidak akan berfungsi optimal, membuat data pengguna berisiko.
Dampak pada Aplikasi Populer
Dampak paling langsung terasa pada aplikasi YouTube. Jika pengguna membuka aplikasi YouTube di ponsel dengan Android 6.0 Marshmallow, mereka akan mendapatkan notifikasi “Switch to YouTube.com”. Ini berarti pengguna harus beralih ke browser mobile dan mengunjungi situs YouTube versi web untuk tetap bisa menonton video.

Gmail memang masih bisa berfungsi untuk sinkronisasi email dasar. Namun, aplikasi tersebut tidak akan menerima pembaruan apa pun. Jika mengalami kendala, pengguna disarankan untuk membuka Gmail.com melalui browser.
Baca Juga:
Riwayat Dukungan Android
Android 6.0 Marshmallow adalah versi sistem operasi yang menikmati dukungan Google Play Services paling lama secara berkelanjutan, yaitu selama 11 tahun sejak dirilis pada 2015. Sebelumnya, pada Agustus 2023, Google telah menaikkan persyaratan minimum dari Android 4.4 KitKat ke Android 6.0 Marshmallow.
Perubahan ini menjadi sinyal kuat bagi pengguna untuk segera melakukan upgrade perangkat. Dengan Google dan Samsung yang kini menawarkan hingga tujuh kali pembaruan sistem Android pada ponsel baru mereka, membeli perangkat anyar akan menjamin dukungan aplikasi Google selama bertahun-tahun ke depan.
Penting untuk dicatat bahwa Google Play Services tidak akan dihapus atau di-uninstall dari ponsel yang masih menjalankan Android 6.0. Namun, perangkat tersebut tidak akan menerima pembaruan latar belakang atau API keamanan baru. Akibatnya, aplikasi lain mungkin juga mengalami masalah serupa dan tidak bisa berfungsi dengan baik.





Komentar
Belum ada komentar.