Telset.id – BYD mendaftarkan Tang EV generasi ketiga ke dokumen regulasi kendaraan China dengan konfigurasi dual-motor all-wheel drive (AWD), tenaga puncak gabungan 515 kW atau setara 691 hp, dan kecepatan maksimum yang tercatat 250 km/jam. Data tersebut muncul dalam proposed vehicle regulatory listing di China, dengan peluncuran di pasar domestik diperkirakan pada kuartal keempat 2026. Perlu dicatat, dokumen itu masih berstatus proposed listing, bukan persetujuan produksi final.
Angka 250 km/jam itu bukan klaim pemasaran di atas panggung peluncuran, melainkan catatan resmi di berkas uji tipe. Sebagai perbandingan, versi AWD generasi sebelumnya mencantumkan kecepatan maksimum 70 km/jam lebih rendah. Artinya, generasi ketiga ini melompat cukup jauh, setidaknya di atas kertas.
Dokumen yang sama juga memuat dimensi lengkap. Tang EV AWD terbaru berukuran panjang 5.045 mm, lebar 1.980 mm, dan tinggi 1.740 mm, dengan wheelbase 2.950 mm. Bobot kosongnya tercatat 2.520 kg, sementara gross vehicle weight mencapai 2.975 kg. Filing tersebut mencantumkan lima tempat duduk, berbeda dari generasi sebelumnya yang ditawarkan dalam konfigurasi enam dan tujuh kursi.
Spesifikasi Dual-Motor dan Baterai LFP
Di sektor penggerak, poros depan memakai motor AC asinkron dengan output puncak 215 kW dan rated output 75 kW. Poros belakang mengandalkan motor permanent-magnet synchronous dengan rating puncak 300 kW dan rated output 150 kW. Totalnya 515 kW, angka yang di atas kertas menempatkan SUV listrik ini di wilayah performa tinggi.
Motor depan bermodel YS230XYF diproduksi Dongguan FinDreams Powertrain Co., Ltd., sedangkan motor belakang bermodel TZ205QYD dipasok Xi’an BYD Automotive Components Co., Ltd. Untuk baterai, filing menyebut lithium iron phosphate (LFP) dengan sel dari Wuwei FinDreams Battery dan paket dirakit Zhengzhou FinDreams Battery. Sayangnya, dokumen itu tidak merinci kapasitas baterai, jarak tempuh, maupun performa pengisian untuk konfigurasi AWD ini.
Lineup Tang EV generasi ketiga sendiri mencantumkan kapasitas baterai 88,682 kWh dan 105,792 kWh, dengan jarak tempuh CLTC 730 km, 830 km, dan 850 km. Namun, informasi yang tersedia belum bisa mencocokkan secara pasti kapasitas dan jarak tempuh mana yang melekat pada versi AWD 515 kW.
Baca Juga:
Yang menarik, filing juga menyebut beberapa detail teknis lain: ban 245/45 R21 dan opsi pemasangan belakang HL265/45 R21 dengan load index 112, setara 1.120 kg per ban dalam kondisi berlaku. Nama Bosch Automotive Products (Suzhou) Co., Ltd. juga tercantum terkait sistem BWA/ESP. Soal sasis cerdas, laporan terpisah mengaitkan Tang EV dengan DiSus-A intelligent air suspension dan paket bantuan pengemudi DiPilot 300 yang dikenal di domestik sebagai God’s Eye B. Gambar-gambar menunjukkan LiDAR di atap serta kamera terintegrasi di trim fender depan. Namun, fungsi perangkat lunak maupun status standar-opsional paket tersebut pada versi AWD ini belum dikonfirmasi.

Untuk kabin, laporan yang beredar menyebut panoramic glass roof, layar 35,4 inci di bawah kaca depan, dan layar sentuh tengah 30 inci dengan antarmuka jendela berubin yang bisa diubah ukurannya. Lagi-lagi, proposed regulatory listing belum memastikan detail tersebut. Opsi yang tercantum di dokumen meliputi trim eksterior dan desain roda, roof rack, serta side step elektrik yang bisa dilipat atau fixed.
Perbandingan dengan Da Tang EV juga layak dicatat. Model yang lebih besar itu diluncurkan di China pada 17 Juni 2026 dengan panjang 5.263 mm dan wheelbase 3.130 mm, menawarkan tata letak tujuh kursi tiga baris, serta harga awal 239.900 yuan atau sekitar 35.500 USD. Kedua model berbeda dimensi dan konfigurasi kursi, tetapi BYD belum menjelaskan pembagian produk di antara keduanya.

Konteks Pasar dan Catatan Regulasi
Bagi pembaca yang mengikuti pergerakan teknologi otomotif, pendekatan BYD mendaftarkan varian ke dokumen regulasi lebih dulu sebelum peluncuran resmi bukan hal baru. Pola serupa juga muncul pada model lain, misalnya Mazda MX-5 Next yang disebut tengah bersiap menuju elektrifikasi dengan bobot sebagai prioritas. Bedanya, Tang EV generasi ketiga ini sudah membawa angka tenaga yang konkret di dokumen resmi.
Perlu ditegaskan, seluruh data di atas berasal dari proposed listing. Statusnya belum final, sehingga dimensi, tenaga, dan kecepatan maksimum masih bisa berubah sebelum produksi. Konsumen yang menanti kehadiran Tang EV generasi ketiga sebaiknya memantau pengumuman resmi BYD, terutama terkait kapasitas baterai, jarak tempuh, dan ketersediaan DiPilot 300 pada versi AWD. Sampai saat itu, angka 691 hp dan 250 km/jam tetap menjadi catatan menarik di atas kertas, bukan janji yang sudah teruji di jalan.
[ META_DESCRIPTION]
BYD Tang EV generasi ketiga masuk daftar regulasi China dengan dual-motor AWD 691 hp, top speed 250 km/jam, dan wheelbase 2.950 mm. Peluncuran Q4 2026.





Komentar
Belum ada komentar.