Gubernur California Gavin Newsom menandatangani program MyFirstEV dengan diskon instan USD3.500 untuk pembeli EV pertama kali

California Beri Diskon EV Rp56 Juta untuk Pembeli Pertama

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • California luncurkan program MyFirstEV dengan diskon instan USD3.500 untuk pembeli EV pertama kali
  • Syarat utama: mobil baru di bawah USD50.000, mobil bekas di bawah USD25.000, dan hanya untuk pembeli EV pertama
  • Program mulai berlaku akhir musim panas 2026 dengan total dana USD270 juta
  • Separuh dana dari anggaran negara bagian California, separuh dari produsen mobil partisipan
  • Diskon langsung diberikan di dealer tanpa perlu dokumen tambahan
  • Investasi California untuk transportasi bersih total USD600 juta termasuk infrastruktur pengisian daya

Telset.id – Pemerintah California meluncurkan program MyFirstEV yang memberikan potongan harga instan hingga USD3.500 atau sekitar Rp56 juta bagi pembeli kendaraan listrik (EV) pertama kali. Langkah ini menjadi solusi alternatif setelah pemerintah federal menghapus keringanan pajak EV tahun lalu.

Program yang diinisiasi Gubernur Gavin Newsom ini akan berlaku pada akhir musim panas 2026. MyFirstEV merupakan bagian dari investasi besar California sebesar USD600 juta untuk mempercepat transisi ke transportasi bersih.

Dari total dana tersebut, USD270 juta dialokasikan khusus untuk program rebate MyFirstEV. Setengah dari dana itu berasal dari anggaran negara bagian California tahun fiskal 2026-2027, sementara setengahnya lagi berasal dari partisipasi produsen mobil.

“Pemerintah federal menjatuhkan bola dalam transisi ke mobil listrik ketika menghapus keringanan pajak EV tahun lalu,” demikian pernyataan resmi yang dikutip dari laporan Sam Rutherford pada 14 Juli 2026.

Namun, ada beberapa batasan penting yang perlu diketahui calon pembeli. Pertama, kendaraan yang memenuhi syarat harus 100 persen bertenaga baterai listrik, bukan hybrid. Kedua, untuk mendapatkan diskon penuh USD3.500 pada mobil baru, harga eceran (MSRP) kendaraan harus di bawah USD50.000.

Bagi yang berniat membeli EV bekas, tersedia potongan harga USD1.750 untuk mobil dengan harga di bawah USD25.000. Terakhir, sesuai namanya, program ini hanya berlaku bagi pembeli EV pertama kali.

Meski ada pembatasan tersebut, masih banyak pilihan mobil populer yang masuk dalam anggaran. Beberapa model yang memenuhi syarat antara lain Nissan Leaf, Tesla Model 3 dan Model Y, Hyundai Ioniq 5, serta Ford Mustang Mach-E.

Sayangnya, EV buatan Rivian yang berbasis di California masih terlalu mahal untuk program ini. Namun, harga Rivian R2 mulai USD45.000 saat model dasar mulai dijual tahun depan.

Keuntungan signifikan lainnya, rebate ini tersedia sebagai diskon instan melalui dealer. Artinya, pembeli bisa langsung mendapatkan potongan hingga USD3.500 saat transaksi tanpa perlu mengurus dokumen tambahan di kemudian hari.

Sisa investasi California sebesar USD600 juta untuk transportasi nol emosi mencakup USD150 juta untuk Program Perlindungan Udara Komunitas, USD135,5 juta untuk Proyek Insentif Voucher Truk dan Bus Bersih, serta USD130 juta yang dialokasikan untuk mengganti kendaraan dengan mesin heavy-duty yang sangat polutif.

Bagi warga di daerah pedesaan, negara bagian juga berkomitmen memasang lebih banyak stasiun pengisian daya untuk memudahkan pengisian ulang EV. Hal ini penting mengingat infrastruktur pengisian daya masih menjadi salah satu hambatan utama adopsi kendaraan listrik di Amerika Serikat.

Program MyFirstEV menjadi angin segar bagi pasar EV California yang sempat terpukul dengan dihapusnya insentif federal. Dengan potongan harga langsung di dealer, diharapkan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik bisa kembali meningkat.

California memang dikenal sebagai salah satu negara bagian paling agresif dalam mendorong adopsi kendaraan listrik. Sebelumnya, negara bagian ini juga telah mengeluarkan berbagai regulasi California yang mendukung transisi energi bersih.

Kehadiran program ini juga menjadi kabar baik bagi produsen mobil yang selama ini mengeluhkan penurunan penjualan EV setelah insentif federal dicabut. Dengan adanya MyFirstEV, diharapkan permintaan terhadap mobil listrik bisa kembali bergairah.

Bagi konsumen, skema diskon instan ini jelas lebih menguntungkan dibandingkan harus menunggu pengembalian pajak tahunan. Proses yang lebih sederhana dan langsung dirasakan saat pembelian menjadi daya tarik utama program ini.

Ke depannya, keberhasilan program MyFirstEV bisa menjadi model bagi negara bagian lain di AS yang ingin mendorong adopsi kendaraan listrik tanpa harus bergantung pada insentif federal. California kembali menunjukkan perannya sebagai pionir dalam kebijakan lingkungan dan transportasi bersih.

Dengan total investasi USD600 juta, California tidak hanya fokus pada insentif pembelian, tetapi juga membangun ekosistem transportasi nol emosi secara menyeluruh. Mulai dari penggantian kendaraan berat yang polutif hingga pemasangan infrastruktur pengisian daya di daerah terpencil.

Program ini diharapkan bisa menjadi katalis bagi percepatan transisi energi di sektor transportasi California, yang selama ini menjadi salah satu penyumbang emisi karbon terbesar di negara bagian tersebut.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.