📑 Daftar Isi

Baterai ultra-fast charging Hongqi FAW dengan teknologi pengisian cepat

FAW Hongqi Catat Rekor Pengisian Baterai 10-70% dalam 3 Menit 41 Detik

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • FAW Hongqi dan Lishen Battery berhasil uji coba baterai ultra-fast charging dengan waktu pengisian 10-70% SOC dalam 3 menit 41 detik
  • Baterai mencapai peak charging rate 12C dengan teknologi high-efficiency anoda dan self-developed electrolyte
  • Dilengkapi intelligent uniform-temperature liquid cooling system yang menjaga perbedaan suhu dalam 3°C
  • Internal resistance berkurang 15% berkat composite carbon source coating dan bulk doping modification
  • Bersaing dengan BYD Blade Battery 2.0 (5 menit ke 70%) dan CATL 3rd-Gen Shenxing (3 menit 44 detik ke 70%)
  • Sistem keamanan adaptif mencegah overcharging dan overvoltage melalui closed-loop verification

Telset.id – FAW Group melalui merek Hongqi mengumumkan keberhasilan uji coba baterai ultra-fast charging terbaru yang mampu mengisi daya dari 10% hingga 70% State of Charge (SOC) hanya dalam 3 menit 41 detik. Angka ini menempatkan FAW sebagai pemain baru dalam perlombaan teknologi pengisian cepat kendaraan listrik di China, bersaing langsung dengan BYD dan CATL.

Pengumuman ini dirilis pada 29 Juli 2026, menandai babak baru dalam persaingan teknologi baterai China. Baterai yang dikembangkan bersama Lishen Battery ini tidak hanya unggul dalam kecepatan pengisian, tetapi juga menunjukkan performa impresif pada pengisian dari 10% hingga 97% SOC yang hanya membutuhkan waktu 8 menit 3 detik. Dengan peak charging rate mencapai 12C, baterai Hongqi berhasil menembus batasan bottleneck pada cell charging rate sebelumnya.

Teknologi di Balik Kecepatan Super

Keberhasilan ini tidak lepas dari inovasi pada material anoda. FAW Group mengembangkan high-efficiency ultra-fast charging anode yang memungkinkan ion lithium bergerak lebih cepat. Tim pengembang juga menerapkan self-developed electrolyte dengan low desolvation energy untuk mengurangi migration barrier bagi ion lithium. Kombinasi ini memungkinkan baterai menerima daya dalam jumlah besar dalam waktu singkat tanpa mengurangi keamanan.

Untuk mengatasi panas yang dihasilkan selama pengisian daya berdaya tinggi, baterai Hongqi dilengkapi intelligent uniform-temperature liquid cooling system. Sistem ini mampu menjaga perbedaan suhu di seluruh battery pack tetap dalam 3°C selama proses fast charging. Hal ini krusial karena suhu yang tidak merata dapat menyebabkan degradasi sel baterai lebih cepat.

Selain itu, FAW menerapkan composite carbon source coating dan bulk doping modification techniques yang berhasil mengurangi internal resistance hingga 15% dibandingkan sel dari sistem yang sama. Pengurangan resistansi internal ini secara langsung meningkatkan charge transfer efficiency dan charging response speed, sehingga baterai dapat menerima daya lebih efisien.

Baterai ultra-fast charging Hongqi FAW

Sistem Keamanan Adaptif

Baterai ini juga dibekali fast-charging adaptive strategy yang berbasis safety boundaries. Strategi ini memonitor dan membatasi kecepatan kenaikan suhu sel secara real-time untuk secara dinamis menyesuaikan kurva output daya. Dengan melakukan continuous closed-loop verification terhadap tegangan dan kapasitas sel, sistem dapat mencegah masalah seperti overcharging atau overvoltage yang berpotensi membahayakan.

Pendekatan keamanan ini menunjukkan bahwa FAW tidak hanya fokus pada kecepatan, tetapi juga pada keandalan dan keselamatan pengguna. Hal ini penting mengingat pengisian daya dengan kecepatan 12C menghasilkan panas yang sangat tinggi dan memerlukan manajemen termal yang presisi.

Perbandingan dengan Kompetitor

Sejak awal tahun 2026, beberapa perusahaan China telah meluncurkan teknologi serupa. Berikut perbandingan data dari CarNewsChina:

  • BYD Blade Battery 2.0: 10% → 70% dalam 5 menit, 10% → 97% dalam 9 menit. Performa suhu rendah: 20% → 97% dalam 12 menit pada -20°C / -30°C.
  • CATL 3rd-Gen Shenxing: 10% → 70% dalam 3 menit 44 detik, 10% → 98% dalam 6 menit 27 detik. Performa suhu rendah: 20% → 98% dalam 9 menit pada -30°C.
  • Energee Golden Brick (Lynk & Co 10): 10% → 70% dalam 4 menit 22 detik, 10% → 97% dalam 8 menit 42 detik.
  • Hongqi Ultra-Fast Charging: 10% → 70% dalam 3 menit 41 detik, 10% → 97% dalam 8 menit 3 detik.

Dari data tersebut, Hongqi unggul tipis dalam kecepatan pengisian 10% ke 70% dibandingkan CATL, meskipun CATL lebih cepat dalam pengisian hingga 98%. Namun, data performa suhu rendah untuk Hongqi belum diungkapkan.

Perlu dicatat bahwa sejauh ini BYD Blade Battery 2.0 telah digunakan di beberapa model produksi massal, sementara Geely Energee Golden Brick hanya digunakan di satu model, yaitu Lynk & Co 10. FAW Hongqi belum mengumumkan model mana yang akan menjadi yang pertama menggunakan baterai ultra-fast charging ini.

Persaingan teknologi baterai ini menjadi krusial mengingat China merupakan pasar kendaraan listrik terbesar di dunia. Kecepatan pengisian daya menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi adopsi kendaraan listrik, terutama bagi konsumen yang khawatir dengan range anxiety.

Implikasi untuk Industri

Dengan masuknya FAW ke dalam arena flash-charging, persaingan di China semakin ketat. BYD dan CATL yang selama ini mendominasi kini harus menghadapi tantangan baru. Kecepatan pengisian 10-70% di bawah 4 menit menjadi standar baru yang akan mendorong inovasi lebih lanjut.

Teknologi ini juga berpotensi mengubah infrastruktur pengisian daya. Stasiun pengisian cepat harus mampu menyuplai daya yang sangat besar dalam waktu singkat, yang memerlukan investasi besar pada jaringan listrik dan sistem penyimpanan energi.

Bagi konsumen, kemajuan ini berarti waktu tunggu pengisian daya yang semakin mendekati waktu pengisian bahan bakar konvensional. Jika teknologi ini dapat diproduksi massal dengan biaya terjangkau, adopsi kendaraan listrik bisa semakin dipercepat.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.