📑 Daftar Isi

Ford Fathom EV pickup listrik yang dipersiapkan untuk produksi massal 2027

Ford Fathom Siap Produksi 2027, Harga Mulai Rp28.350 Dolar

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Ford Fathom dijadwalkan dijual awal 2027 dengan harga awal 28.350 dolar AS untuk model baterai standar range
  • CEO Ford Jim Farley akui produksi massal platform UEV belum "mendarat" dan menyebut peluncuran skala besar sebagai upaya berat
  • BYD punya keunggulan biaya sekitar 20% dibanding baterai Fathom, memaksa Ford memodifikasi motor, gearbox, dan inverter
  • Investasi 5 miliar dolar AS untuk Louisville Assembly Plant dan BlueOval Battery Park di Michigan
  • Target penjualan 100.000 unit pada tahun pertama berpotensi sulit tercapai
  • Fitur: Apple Maps, layar sentuh besar, BlueCruise, bidirectional charging, digital key, port NACS

Telset.id – Ford Fathom dijadwalkan mulai dijual pada awal 2027 dengan harga awal 28.350 dolar AS, namun CEO Ford Jim Farley mengakui target produksi massal platform Universal Electric Vehicle (UEV) belum sepenuhnya terwujud. Pernyataan itu disampaikan Farley dalam ajang 2026 Automotive News Congress pekan ini, tepat sebulan setelah Ford menyatakan produksi Fathom masih on track pada kuartal pertama 2027. Kini, jadwal tersebut menghadapi ketidakpastian.

Farley menjelaskan bahwa platform UEV dirancang sebagai jawaban Ford atas merek-merek China seperti BYD yang terus mengerek pangsa pasar di Eropa dan sejumlah pasar global utama. Dalam proses pengembangan, tim Ford menyadari satu hal penting: sebuah EV BYD memiliki keunggulan biaya sekitar 20% dibandingkan baterai Fathom. Temuan itu memaksa Ford mengubah pendekatan teknis agar tetap kompetitif.

Langkah yang diambil adalah memodifikasi motor, gearbox, dan inverter. Modifikasi ini memungkinkan Ford memakai baterai berukuran lebih kecil daripada baterai BYD. Meski secara teori terdengar menjanjikan, Farley tidak menutupi risiko eksekusinya. “It’s going to be a heck of an effort to launch this at scale, at cost, on time,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa “We haven’t landed the plane on mass production of UEV yet.”

Jadwal Produksi dan Investasi Ford Fathom

Ford sebelumnya menyatakan prototipe pertama Fathom dijadwalkan keluar dari jalur perakitan di Louisville Assembly Plant (LAP) pada kuartal pertama 2027. Fasilitas itu memiliki luas 3 juta kaki persegi. Untuk menyiapkan produksi UEV, Ford menggelontorkan investasi 5 miliar dolar AS yang mencakup Louisville Assembly Plant dan BlueOval Battery Park di Michigan.

Di sisi penjualan, laporan terbaru Wall Street Journal yang mengutip sejumlah sumber menyebut Ford menargetkan penjualan 100.000 unit Fathom pada tahun pertama. Dengan hambatan produksi UEV yang masih berlanjut, angka tersebut berpotensi sulit dicapai. Sampai Ford memberikan konfirmasi lain, Fathom tetap diharapkan mulai dijual pada awal 2027 dengan harga awal 28.350 dolar AS untuk model baterai standar range.

Ford-Fathom-production-launch

Sebelumnya, Farley menyatakan Fathom akan menawarkan ruang kabin penumpang yang lebih lega dibandingkan Toyota RAV4. Model ini juga akan menjadi yang pertama mengintegrasikan Apple Maps langsung ke dalam sistem navigasi, disertai “large touchscreen display,” dukungan wireless Apple CarPlay dan Android Auto, fitur BlueCruise, kemampuan bidirectional charging, serta digital key.

Dari sisi pengisian daya, pikap listrik ini diketahui memiliki port NACS. Informasi itu menguat setelah beberapa prototipe tertangkap kamera sedang mengisi daya di Tesla Supercharger pada musim panas tahun ini. Sejumlah gambar prototipe Fathom yang masih tertutup kain juga sempat beredar, termasuk potret pikap tersebut saat berada di fasilitas pengisian daya Tesla.

Kabar seputar Fathom Patenkan Tailgate dan pengembangan fitur berkendara otonom Ford menunjukkan bahwa pabrikan asal Detroit ini memang sedang menaruh taruhan besar pada lini kendaraan listriknya. Namun, pernyataan Farley di panggung Automotive News Congress menjadi pengingat bahwa ambisi tersebut masih berhadapan dengan persoalan biaya dan skala produksi.

Ford-Fathom-EV-pickup

Keunggulan biaya 20% yang dimiliki BYD menjadi konteks penting mengapa Ford harus memangkas ukuran baterai Fathom. Strategi ini sejalan dengan upaya menjaga harga jual tetap kompetitif di kisaran 28.350 dolar AS, level harga yang disebut Ford sebagai titik masuk untuk model baterai standar range. Tanpa efisiensi pada motor, gearbox, dan inverter, harga tersebut sulit dipertahankan.

Di sisi lain, target 100.000 unit pada tahun pertama menjadi ujian tersendiri bagi lini produksi Louisville Assembly Plant. Fasilitas seluas 3 juta kaki persegi itu memang disiapkan untuk UEV, tetapi Farley sendiri belum memastikan bahwa produksi massal UEV sudah “mendarat.” Pernyataan itu kontras dengan optimisme sebulan sebelumnya yang menyebut produksi Fathom tetap sesuai jadwal kuartal pertama 2027.

Ford-Fathom-production-launch

Bagi konsumen, sederet fitur yang dijanjikan tetap menjadi daya tarik: ruang kabin lebih lega dari RAV4, integrasi Apple Maps, layar sentuh besar, wireless Apple CarPlay dan Android Auto, BlueCruise, bidirectional charging, digital key, hingga port NACS. Kombinasi ini menempatkan Fathom sebagai pikap listrik kelas menengah yang menyasar pengguna yang menginginkan kendaraan kerja sekaligus teknologi terkini.

Namun, semua janji itu bergantung pada satu variabel: apakah Ford bisa memproduksi UEV dalam skala massal, dengan biaya terkendali, dan tepat waktu. Farley sendiri menyebut upaya tersebut sebagai “heck of an effort.” Sampai ada konfirmasi resmi berikutnya dari Ford, tanggal jual awal 2027 dan harga 28.350 dolar AS masih menjadi patokan yang dipakai pasar.

Ford-EV-pickup-Tesla-Supercharger

Ketidakpastian jadwal ini juga menjadi cermin bagaimana pabrikan tradisional berhadapan dengan tekanan efisiensi dari pemain China. Ford telah mengubah motor, gearbox, dan inverter demi mengecilkan baterai, sebuah keputusan teknis yang lahir dari perbandingan langsung dengan BYD. Hasil akhirnya belum bisa dinilai sebelum lini produksi benar-benar berjalan.

Dengan investasi 5 miliar dolar AS yang tersebar di Louisville Assembly Plant dan BlueOval Battery Park, Ford telah mengunci komitmen finansial yang besar. Pertanyaannya kini bukan lagi soal niat, melainkan soal eksekusi: apakah target 100.000 unit di tahun pertama bisa diraih, atau justru menjadi beban jika produksi massal UEV belum “mendarat” seperti kata Farley.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.