Mobil Kia dengan sistem infotainment Hyundai Pleos terbaru

Kia Mulai Gunakan Hyundai Pleos pada 2027

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Hyundai akan mulai mengintegrasikan sistem infotainment Pleos ke kendaraan Kia mulai tahun 2027.
  • Sistem Pleos berbasis Android Automotive OS, mirip dengan sistem pada Tesla.
  • Fitur utama termasuk asisten AI bernama Gleo AI yang dapat belajar dari percakapan dan kondisi berkendara.
  • Hyundai Grandeur adalah model pertama yang menggunakan Pleos, terjual 10.000 unit di bulan pertama.
  • IONIQ 3 adalah kendaraan pertama Hyundai di Eropa yang menggunakan Pleos.
  • Kia K9 dan EV9 disebut sebagai kandidat kuat pertama yang menerima upgrade ini.

Telset.id – Kia akan mulai meluncurkan kendaraan yang dilengkapi dengan sistem infotainment Hyundai Pleos pada tahun 2027. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Hyundai untuk memperluas ekosistem perangkat lunak ke seluruh merek di bawah naungannya, termasuk Genesis.

Setelah memperkenalkan merek perangkat lunak barunya, “Pleos,” pada tahun lalu, Hyundai mengumumkan rencana untuk memiliki lebih dari 20 juta kendaraan yang dilengkapi teknologi baru ini pada akhir dekade ini. Jumlah tersebut mencakup model-model dari Kia dan Genesis. Menurut laporan dari outlet berita Korea, ETNews, Hyundai akan memulai penerapan Pleos pada model-model flagship terlebih dahulu.

Hyundai Grandeur generasi baru menjadi model pertama yang menggunakan sistem infotainment Pleos. Peluncuran perdana ini terjadi di Korea Selatan pada bulan Mei. Selanjutnya, Hyundai akan meluncurkan Avante dan Tucson yang didesain ulang pada tahun ini, keduanya akan dilengkapi dengan teknologi terbaru tersebut.

Hyundai-Pleos-Connect-infotainment-Kia

Laporan lokal menyebutkan bahwa Pleos bisa menjadi titik balik bagi Hyundai dalam ekspansinya menjadi perusahaan platform perangkat lunak global. Sistem ini dibangun di atas Android Automotive OS, sehingga pengoperasiannya lebih mirip menggunakan smartphone dengan aplikasi dan layar yang dapat disesuaikan, mirip dengan model Tesla.

Sistem Pleos mencakup layar infotainment tengah berukuran 12,9 inci atau 14,6 inci, serta kluster instrumen opsional. Salah satu fitur andalannya adalah asisten AI baru bernama Gleo AI. Dibangun di atas large language model (LLM), asisten suara AI ini terus belajar dan menghasilkan respons berdasarkan lokasi, kondisi berkendara, dan faktor waktu nyata lainnya.

Pengguna dapat mengajukan pertanyaan seperti “cari restoran di dekat saya” atau “antar saya ke sini,” dan sistem akan belajar serta beradaptasi berdasarkan percakapan yang dilakukan. Gleo AI juga dapat mencari informasi di web, seperti berita dan olahraga.

Setelah meluncurkan Grandeur baru di Korea Selatan pada bulan Mei, Hyundai berhasil menjual lebih dari 10.000 unit pada bulan pertama di pasar, meningkat 80% dibandingkan Juni 2025. Angka ini menunjukkan respons positif pasar terhadap teknologi baru tersebut.

hyundai-ioniq-3-interior-Pleos

Kendaraan pertama Hyundai di Eropa yang dilengkapi sistem infotainment Pleos adalah IONIQ 3. Model ini melakukan debut publiknya di jalan raya pada ajang Goodwood Festival of Speed awal bulan ini. Langkah ini menandai ekspansi Pleos ke pasar global.

Meski sudah dipastikan Kia akan mendapatkan sistem Pleos pada 2027, model Kia mana yang pertama kali menerima upgrade ini belum dikonfirmasi. Sama seperti Hyundai, teknologi baru ini diperkirakan akan diluncurkan pada model-model flagship Kia terlebih dahulu. Kia K9 dan EV9 listrik disebut-sebut sebagai kandidat kuat yang akan menjadi yang pertama menerima sistem infotainment baru ini. Perkembangan ini menunjukkan bagaimana Hyundai Group semakin serius dalam mengintegrasikan teknologi perangkat lunak canggih ke seluruh lini produknya. Langkah ini juga sejalan dengan tren industri otomotif global yang beralih ke kendaraan yang lebih terhubung dan cerdas. Sistem infotainment berbasis Android Automotive OS memungkinkan pembaruan over-the-air (OTA) yang lebih mudah, sehingga fitur-fitur baru dapat ditambahkan secara berkala tanpa harus mengunjungi bengkel. Kehadiran asisten AI Gleo juga menjadi nilai tambah yang signifikan, memberikan pengalaman berkendara yang lebih personal dan interaktif. Dengan target 20 juta kendaraan terhubung pada akhir dekade ini, Hyundai dan Kia berpotensi menjadi pemain utama dalam ekosistem mobilitas masa depan. Sementara itu, persaingan di segmen traktor terminal listrik dan kendaraan komersial juga semakin menarik untuk diikuti.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.