📑 Daftar Isi

Kia PV5 Chassis Cab van listrik open-bed dengan opsi konversi camper dan food truck

Kia PV5 Chassis Cab Meluncur 2026, Siap Jadi Camper hingga Food Truck

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Kia PV5 Chassis Cab meluncur di Eropa dan Inggris pada 2026 sebagai varian open-bed
  • Menawarkan konversi "tanpa batas": tipper, food truck, camper, hingga box
  • PV5 kuasai 37% penjualan van listrik segmen C Eropa pada paruh pertama 2026
  • Baterai long-range 71,2 kWh, jarak WLTP 416 km, pengisian cepat DC 120 kW
  • Payload best-in-class hingga 1.005 kg dan radius putar 5,5 meter
  • Kia perluas lineup PV5 jadi 10 tipe bodi, PV7 menyusul 2027

Telset.id – Kia resmi memperkenalkan PV5 Chassis Cab, varian open-bed dari van listrik PV5 yang menawarkan opsi konversi “tanpa batas”, mulai dari tipper, food truck, hingga camper van. Model ini dijadwalkan meluncur di Eropa dan Inggris dalam beberapa bulan ke depan, tepat setahun setelah PV5 pertama kali dijual dan menjelma menjadi van listrik kecil terpopuler di Eropa.

Kesuksesan PV5 bukan sekadar klaim pemasaran. Pada paruh pertama 2026, model ini menguasai 37% penjualan van listrik segmen C di Eropa dan menjadi yang terlaris di segmennya. Sejauh ini, PV5 mayoritas dijual dalam bodi Passenger dan Cargo. Kehadiran Chassis Cab memperluas jangkauan model tersebut ke segmen kendaraan niaga dengan kebutuhan khusus.

Kia mengumumkan rencana peluncuran model Chassis Cab pertama di Eropa dan Inggris yang akan mulai dijual dalam beberapa bulan ke depan. Varian baru ini berbentuk open-bed yang bisa dikonversi menjadi hampir semua jenis kendaraan sesuai kebutuhan penggunanya. Di Inggris, Kia akan menyediakan layanan konversi melalui TGS Automotive Group, mencakup solusi Lightweight Tipper, Dropside, dan Box.

Konversi Camper hingga Food Truck

Kia memamerkan sejumlah konversi unik pada ajang SOLUTRANS 2025, termasuk food truck dan camper van. Langkah ini menegaskan posisi PV5 Chassis Cab sebagai basis kendaraan serbaguna, bukan sekadar van pengangkut barang. Bagi pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan operasional, pendekatan ini membuka peluang penyesuaian bodi sesuai model bisnis masing-masing.

Kia PV5 Chassis Cab dengan bodi open-bed yang siap dikonversi

Dari sisi teknis, PV5 Chassis Cab di Inggris hanya tersedia dengan baterai long-range 71,2 kWh. Kapasitas tersebut menghasilkan jarak tempuh WLTP hingga 258 mil atau sekitar 416 km. Pasar lain juga akan mendapat opsi baterai standard-range 51,1 kWh. Kendaraan ini mendukung pengisian cepat DC hingga 120 kW, memungkinkan pengisian dari 10% ke 80% dalam waktu sekitar 30 menit. Dengan pasokan AC 11 kW, pengisian dari 10% ke 100% membutuhkan sekitar 6 jam 30 menit.

Jarak tempuh dan payload final akan bergantung pada jenis konversi yang dipilih. Meski demikian, Kia mengklaim varian Chassis ini menawarkan payload “best-in-class” hingga 1.005 kg atau sekitar 2.200 lbs. Radius putar 5,5 meter yang juga diklaim “best-in-class” membuatnya ideal untuk jalan kota yang sempit atau area proyek konstruksi.

Interior Kia PV5 Chassis Cab dengan tata letak kabin

Kia akan meluncurkan PV5 Chassis Cab di Inggris dan Eropa pada 2026. Harga dan ketersediaan konversi akan berbeda di tiap pasar. Dalam ajang PBV Production Hub Tech Day awal bulan ini, Kia menyatakan tengah memperluas lineup PV5 dengan 10 tipe bodi berbeda. Perusahaan juga memperkenalkan van yang lebih besar, PV7, yang dijadwalkan meluncur pada 2027.

Ekspansi Lineup PV5 dan PV7

Strategi Kia memperluas PV5 dengan 10 tipe bodi menunjukkan pendekatan platform yang fleksibel untuk kendaraan listrik niaga. PV5 Chassis Cab menjadi salah satu wujudnya, dengan opsi konversi yang diserahkan ke mitra seperti TGS Automotive Group di Inggris. Model ini melengkapi varian Passenger dan Cargo yang sudah lebih dulu dijual.

Kehadiran PV7 pada 2027 menandakan Kia tidak berhenti di segmen van kecil. Meski demikian, detail spesifikasi PV7 belum diungkap dalam pengumuman tersebut. Fokus saat ini tertuju pada PV5 Chassis Cab yang akan segera memasuki pasar Eropa dan Inggris.

Bagi pasar otomotif, langkah Kia ini mempertegas pergeseran van listrik dari sekadar kendaraan angkut menjadi platform serbaguna. Klaim payload dan radius putar yang “best-in-class” menjadi nilai jual utama, terutama untuk kebutuhan operasional di perkotaan. Namun, karena jarak tempuh dan payload final bergantung pada konversi, angka riil di lapangan bisa berbeda tergantung bodi yang dipasang.

Kia PV5 Chassis Cab tampak samping dengan bodi konversi

Pengisian cepat 120 kW dan opsi baterai 71,2 kWh menjadi kombinasi yang relevan untuk kendaraan niaga yang beroperasi sepanjang hari. Dengan waktu pengisian 10% ke 80% sekitar 30 menit, waktu istirahat pengemudi bisa dimanfaatkan untuk menambah daya. Sementara pengisian AC 11 kW selama 6 jam 30 menit cocok untuk pengisian semalam di depot atau garasi.

Ketersediaan konversi yang bervariasi per pasar menjadi catatan penting. Di Inggris, mitra resmi sudah ditunjuk, sedangkan pasar Eropa lain akan menyesuaikan ketersediaan masing-masing. Harga juga dipastikan berbeda antar pasar, sehingga calon pembeli perlu menunggu pengumuman resmi di wilayahnya.

Kia PV5 Chassis Cab dipamerkan di ajang SOLUTRANS 2025

Peluncuran PV5 Chassis Cab melengkapi narasi Kia sebagai pemain serius di segmen PBV atau Purpose Built Vehicle. Dengan 10 tipe bodi yang direncanakan, ekosistem PV5 berpotensi menjangkau berbagai kebutuhan, dari logistik ringan hingga kendaraan wisata. PV7 pada 2027 akan memperluas cakupan ke segmen yang lebih besar.

Secara keseluruhan, PV5 Chassis Cab menawarkan fleksibilitas konversi, pengisian cepat, dan klaim payload serta radius putar yang kompetitif. Semua bergantung pada eksekusi ketersediaan di tiap pasar dan harga yang belum diumumkan. Bagi pelaku usaha yang menanti van listrik serbaguna, kehadiran model ini menambah opsi di segmen van listrik Eropa yang tengah tumbuh.

[ META_DESCRIPTION]
Kia PV5 Chassis Cab meluncur di Eropa dan Inggris 2026. Van listrik open-bed ini bisa dikonversi jadi camper, food truck, hingga tipper.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.