📑 Daftar Isi

Li Auto i9 Meluncur, SUV Listrik Paling Aerodinamis di Dunia

Li Auto i9 Meluncur, SUV Listrik Paling Aerodinamis di Dunia

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Li Auto resmi memperkenalkan i9, SUV listrik murni yang diklaim sebagai kendaraan produksi massal paling aerodinamis di dunia dengan koefisien hambatan hanya 0,215. Model ini menjadi flagship baterai-listrik pertama Li Auto dan dijual mulai RMB 369.800 atau setara €46.400, menempatkannya di segmen premium paling atas.

Kehadiran i9 menandai langkah besar bagi Li Auto yang sebelumnya dikenal sebagai pelopor kendaraan extended-range electric vehicle (EREV). Perusahaan kini masuk ke pasar BEV murni di tengah tekanan finansial, dengan margin keuntungan kendaraan yang turun ke 9,4% pada kuartal kedua dibanding 19,4% setahun sebelumnya, ditambah kerugian bersih yang dilaporkan mencapai RMB 1,7 miliar.

Dari sisi dimensi, Li Auto i9 memiliki panjang 5.225 mm, lebar 1.970 mm, dan tinggi 1.752 mm, dengan wheelbase 3.168 mm. Angka ini melampaui saudara kecilnya, Li i8, sepanjang 140 mm dan 118 mm lebih panjang di antara sumbu roda. Dibandingkan rival sekelas seperti Tesla Model X atau Nio ES8, i9 menawarkan ruang kabin yang jauh lebih lega.

Kabin Mewah dengan Teknologi Superkomputer

Interior i9 dirancang sebagai ruang keluarga bergerak. Li Auto membekali kendaraan ini dengan empat kursi zero-gravity yang bisa digunakan bersamaan, ditambah kursi baris kedua berpenggerak listrik yang dapat berputar menghadap ke belakang untuk menciptakan ruang rapat atau lounge keluarga. Sebuah meja lipat bisa disisipkan di antara kursi untuk fungsi kerja, bioskop, atau ruang istirahat.

Fasilitas lain mencakup kulkas listrik 10 liter dengan fungsi panas dan dingin, serta sistem audio home theatre 9.3.6 kanal dengan dua puluh sembilan speaker berdaya puncak 4.960 W. Untuk urusan layar, kabin mengandalkan layar depan panorama 29 inci 6K dan layar hiburan belakang 21 inci 4K yang dapat digeser, semuanya ditenagai chip Qualcomm Snapdragon.

Sistem bantuan pengemudi ditangani chip Mach M100 buatan internal. Pembeli yang memilih paket embodied intelligence opsional mendapatkan dua chip M100 dengan tenaga 1280 TOPS, empat sensor LiDAR, dan model Mach VLA terbaru. Bagi Anda yang tertarik dengan detail peluncuran model ini, simak ulasan Li Auto i9 Meluncur.

Performa dan Baterai 5C Ultra-Fast Charging

Meski berbobot mendekati tiga metrik ton, Li Auto i9 tidak kekurangan tenaga. Arsitektur dual-motor all-wheel-drive yang menggabungkan motor induksi asinkron di depan dan motor sinkron magnet permanen di belakang menghasilkan tenaga gabungan 400 kW (536 hp) serta torsi 660 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam diklaim hanya 4,9 detik.

Pasokan energi berasal dari baterai lithium ternary berkapasitas 101 kWh. Unit produksi pertama masih menggunakan sel dari CATL, namun perusahaan berencana beralih ke baterai buatan sendiri yang diproduksi Sunwoda. Peralihan strategi pasokan baterai ini menjadi bagian dari rencana Baterai In-house Li Auto ke depan.

Keunggulan utama ada pada sistem pengisian 5C ultra-fast. Menghubungkan kendaraan ke charger DC berkapasitas tinggi dapat menambah 500 km jarak tempuh hanya dalam sekitar sepuluh menit. Total jarak tempuh CLTC mencapai 705 km, dengan angka dunia nyata yang diperkirakan mendekati 500 km.

Untuk kenyamanan berkendara, i9 dibekali suspensi udara dual-chamber dual-valve yang meredam jalan rusak, dipadukan sistem steer-by-wire dan rear-wheel steering. Kombinasi ini mempersempit radius putar kendaraan menjadi 10,6 meter di ruang sempit.

Peluncuran i9 menjadi momen penting bagi Li Auto. Momentum penjualan mulai pulih dengan pengiriman Agustus mencapai 37.679 unit, naik 32,07% year-on-year dan mengakhiri tren penurunan selama tiga bulan. Langkah Li Auto masuk ke segmen BEV murni terjadi bersamaan dengan Xiaomi yang bergerak ke arah EREV, menunjukkan dinamika pasar otomotif China yang terus bergeser.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.