Robotaxi Waymo yang terparkir di jalan kota, ilustrasi masalah kendaraan otonom dengan petugas darurat

NHTSA Peringatkan Bahaya Robotaxi yang Ganggu Respons Darurat

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • NHTSA mengeluarkan peringatan keras tentang bahaya robotaxi yang mengganggu respons darurat, menyebutnya sebagai ancaman bagi masyarakat umum.
  • Waymo dan Zoox tidak menanggapi permintaan komentar terkait insiden memblokir ambulans, pemadam kebakaran, dan polisi.
  • Pejabat San Francisco dan Austin melaporkan bahwa robotaxi Waymo sering membeku, memblokir stasiun pemadam, dan gagal merespons isyarat tangan petugas.
  • Sebuah insiden di Austin melibatkan robotaxi Waymo yang memblokir ambulans selama dua menit saat merespons penembakan massal.
  • NHTSA akan mengadakan pertemuan dengan setiap perusahaan pada akhir Juli untuk mendengar solusi atas masalah keselamatan ini.
  • NHTSA juga memuji pelonggaran regulasi untuk memudahkan pengembangan robotaxi tanpa setir atau rem manual.

Telset.id – Administrator National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), Jonathan Morrison, mengeluarkan peringatan keras terkait bahaya robotaxi yang mengganggu respons darurat. Dalam surat yang disebutnya sebagai “seruan untuk bertindak” bagi pengembang teknologi, Morrison menegaskan bahwa kendaraan otonom (AV) yang tidak bisa berinteraksi dengan aman bersama petugas pertama (first responders) adalah bahaya bagi masyarakat umum.

NHTSA telah mendokumentasikan “pola yang jelas” dari gangguan selama beberapa bulan terakhir. Insiden-insiden tersebut mencakup kendaraan otonom yang melaju ke lokasi kejadian darurat yang aktif, memblokir ambulans dan petugas pemadam kebakaran, serta tidak merespons situasi yang melibatkan lampu kilat, api, dan kerucut lalu lintas. Morrison mengarahkan para pengembang untuk “segera memfokuskan sumber daya mereka untuk memperbaiki masalah ini” dan mengatakan bahwa NHTSA akan menjadwalkan pertemuan dengan setiap perusahaan pada akhir Juli untuk mendengar solusi mereka.

Baik Waymo maupun Zoox tidak menanggapi permintaan komentar dari WIRED. Namun, para pejabat dari beberapa departemen kepolisian dan keadaan darurat kota telah melaporkan masalah ini secara langsung. Dalam pertemuan tertutup dengan perwakilan NHTSA awal tahun ini, para pejabat tersebut menyatakan bahwa robotaxi Waymo menghalangi beberapa respons darurat. Seorang kepala pemadam kebakaran menyebut perilaku kendaraan tersebut dalam situasi itu sebagai “masalah keselamatan bagi kru kami maupun para korban.”

Seorang pejabat San Francisco mengatakan kepada badan tersebut bahwa teknologi perusahaan itu “mengalami kemunduran.” Kepala pemadam kebakaran kota itu juga menambahkan, “Waymo sering kali memblokir akses ke stasiun pemadam kebakaran kami.” Seorang perwakilan dari departemen kepolisian Austin juga mengatakan bahwa Waymo cenderung “membeku” dalam situasi sulit, dan kendaraan tersebut sering gagal merespons isyarat tangan petugas dalam keadaan darurat.

“Saya percaya teknologi ini diterapkan terlalu cepat dan dalam jumlah yang terlalu besar, dengan ratusan kendaraan, padahal belum benar-benar siap,” ujar seorang pejabat kepolisian Austin, menurut audio pertemuan yang diperoleh WIRED. Petugas pertama di Austin juga muncul dalam rapat terpisah dewan kota musim semi ini untuk membahas bagaimana sebuah robotaxi Waymo memblokir ambulans selama dua menit saat mencoba merespons penembakan massal di pusat kota yang menewaskan tiga orang dan melukai setidaknya 14 orang.

Dalam surat pekan ini, Morrison mengatakan badan tersebut akan “terus menggunakan wewenang penegakan hukum kami untuk pengembang yang tidak mengatasi masalah keselamatan yang signifikan.” NHTSA telah mengeluarkan beberapa recall terkait teknologi kendaraan otonom dalam beberapa tahun terakhir, termasuk dua yang berkaitan dengan perilaku Waymo di jalan banjir dan dekat zona konstruksi, serta satu lagi terkait robotaxi Zoox yang berhenti di depan lalu lintas yang mendekat. Perusahaan-perusahaan tersebut melaporkan bahwa kedua masalah itu telah diselesaikan melalui pembaruan perangkat lunak.

Sebuah distrik sekolah di Austin juga bekerja sama dengan Waymo untuk melatih kendaraannya agar berhenti untuk bus sekolah, meskipun perbaikan itu tidak langsung berhasil. Dalam siaran pers pada Rabu, NHTSA juga memuji kerja pemerintahan Trump untuk melonggarkan regulasi yang mencegah lebih banyak kendaraan otonom beroperasi di jalan umum. Bulan lalu, sebagai keuntungan bagi pengembang robotaxi khusus, termasuk Tesla dan Zoox, badan tersebut mempermudah perusahaan untuk mengerahkan kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan kendaraan bermotor karena tidak memiliki setir, rem yang dioperasikan pengemudi, atau kaca spion.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.