Desain paten SUV off-road Hyundai dengan gril tertutup dan ban besar

Paten Hyundai Bocorkan Desain SUV Off-Road Lawan Bronco

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Paten desain Hyundai muncul di India, bocorkan SUV off-road body-on-frame
  • Desain nyaris identik dengan Hyundai Boulder Concept yang diperkenalkan di New York Auto Show
  • Perubahan utama: gril tertutup (isyarat BEV) dan lampu LED tipis
  • Paten diajukan Hyundai Motor Company dan Kia Corporation pada 19 Mei 2026
  • SUV ini akan menjadi lawan Ford Bronco dan Jeep Wrangler
  • Hyundai rencanakan 36 kendaraan baru di Amerika Utara hingga 2030
  • Pikap body-on-frame akan jadi kendaraan pertama dengan sasis ini
  • Platform baru kemungkinan tawarkan varian listrik, plug-in hybrid, dan extended-range EV

Telset.id – Paten desain Hyundai yang baru muncul di India mengindikasikan kehadiran SUV body-on-frame siap off-road yang siap menjadi lawan tangguh Ford Bronco. Dokumen paten yang terdaftar di Kantor Paten India ini menunjukkan kendaraan yang nyaris identik dengan Hyundai Boulder Concept, namun dengan beberapa perubahan desain yang signifikan.

Hyundai sebelumnya telah memperkenalkan Boulder Concept di New York Auto Show awal tahun ini. Konsep tersebut merupakan pratinjau dari kendaraan body-on-frame pertama Hyundai di Amerika Serikat. Meskipun kendaraan pertama dengan sasis ini adalah pikap ukuran menengah, konsep Boulder digambarkan sebagai “pratinjau desain berbentuk SUV” oleh Hyundai.

SangYup Lee, Kepala Hyundai dan Genesis Global Design Center, mendeskripsikan Boulder Concept sebagai “surat cinta roda empat untuk gaya hidup off-road yang dinamis.” Tim desain Hyundai di California Selatan memimpin pengembangan dengan fokus tunggal: melayani para penggemar off-road.

Konsep tersebut tampil agresif layaknya Ford Bronco edisi Badlands, dengan ban raksasa 37 inci, jendela atas tetap ala safari, pintu coach-style, dan berbagai peningkatan off-road lainnya. Paten desain baru yang muncul di India ini mempertahankan bentuk SUV kotak dan tegak, serta sebagian besar fitur termasuk pintu coach dan ban besar yang mendominasi.

Hyundai-off-road-SUV-patent

Perubahan paling mencolok terlihat pada bagian gril. Pada paten, gril hampir sepenuhnya tertutup dibandingkan dengan desain terbuka beralur pada Boulder Concept. Hal ini menjadi petunjuk kuat bahwa kendaraan ini bisa menjadi Battery Electric Vehicle (BEV). Selain itu, lampu utama LED tipis menggantikan lampu vertikal bertumpuk yang lebih besar pada konsep Boulder.

Paten desain yang diajukan oleh Hyundai Motor Company dan Kia Corporation ini terdaftar pada 19 Mei 2026. Ini menjadi sinyal bahwa Hyundai serius menggarap segmen SUV off-road, meskipun belum ada kepastian kapan versi produksinya akan hadir.

Hyundai berencana meluncurkan 36 kendaraan baru di Amerika Utara hingga tahun 2030, dan pikap body-on-frame menjadi salah satu bagian dari rencana besar tersebut. “Body-on-frame vehicles are the backbone of American work and adventure,” ujar Presiden dan CEO Hyundai Motor, José Muñoz, setelah peluncuran konsep Boulder pada April lalu. Ia menambahkan, “kami berniat bersaing di segmen pikap ukuran menengah dengan segala kemampuan kami.”

Meskipun Hyundai belum mengonfirmasi spesifikasi powertrain, pikap ukuran menengah ini akan menggunakan platform baru yang diperkirakan menawarkan varian listrik murni, plug-in hybrid, dan extended-range electric vehicle. Kemungkinan besar SUV off-road ini akan berbagi platform yang sama.

Kehadiran paten desain ini memicu spekulasi bahwa Hyundai tidak hanya akan bersaing di segmen pikap, tetapi juga langsung menantang dominasi Ford Bronco dan Jeep Wrangler. Dengan desain yang mempertahankan karakter off-road kuat namun mengadopsi elemen EV, Hyundai tampaknya ingin menawarkan sesuatu yang berbeda.

Langkah ini juga menunjukkan keseriusan Hyundai dalam elektrifikasi kendaraan off-road. Jika SUV ini benar-benar menjadi BEV, maka akan menjadi salah satu SUV off-road listrik pertama di pasaran, memberikan keunggulan kompetitif tersendiri.

Namun, pertanyaan besarnya tetap pada kapan dan apakah versi produksi dari SUV off-road ini akan benar-benar dirilis. Hyundai belum memberikan pernyataan resmi mengenai jadwal produksi. Yang jelas, paten ini menjadi bukti bahwa Hyundai sedang menjajaki opsi untuk memperluas lini kendaraan body-on-frame mereka.

Hyundai-Boulder-SUV-Concept

Dari sisi persaingan, masuknya Hyundai ke segmen ini akan memanaskan persaingan. Ford Bronco dan Jeep Wrangler telah memiliki basis penggemar yang kuat. Hyundai harus menawarkan sesuatu yang istimewa, baik dari segi performa off-road, teknologi, maupun harga, untuk bisa merebut pangsa pasar.

Dengan pengalaman Hyundai dalam memproduksi kendaraan listrik seperti Ioniq 5 dan Ioniq 6, serta investasi besar dalam teknologi baterai, bukan tidak mungkin SUV off-road ini akan menjadi pesaing serius. Apalagi jika ditawarkan dengan harga yang kompetitif.

Bagi para penggemar off-road, kehadiran Hyundai di segmen ini tentu menjadi angin segar. Lebih banyak pilihan berarti persaingan yang lebih ketat, yang pada akhirnya menguntungkan konsumen. Apalagi jika Hyundai mampu menghadirkan SUV off-road listrik dengan kemampuan setara Bronco atau Wrangler.

Saat ini, Ford Bronco dan Jeep Wrangler masih menjadi raja di segmen SUV off-road body-on-frame. Namun, dengan tren elektrifikasi yang semakin kuat, Hyundai bisa menjadi pengganggu yang serius. Terutama jika mereka berhasil menggabungkan kemampuan off-road dengan efisiensi dan performa kendaraan listrik.

Hyundai-Boulder-SUV-Concept

Satu hal yang pasti, persaingan di segmen SUV off-road akan semakin menarik. Hyundai, dengan segala sumber daya dan ambisinya, tampaknya siap untuk bermain di level tertinggi. Paten desain ini hanyalah awal dari sebuah perjalanan panjang.

Implikasinya, pasar SUV off-road global akan segera kedatangan pemain baru yang serius. Jika Hyundai berhasil mewujudkan SUV ini dengan spesifikasi yang mumpuni dan harga yang menarik, bukan tidak mungkin peta persaingan akan berubah. Ford dan Jeep harus waspada.

Langkah Hyundai ini juga sejalan dengan strategi elektrifikasi global mereka. Dengan menghadirkan SUV off-road listrik, Hyundai tidak hanya memperluas portofolio kendaraan listriknya, tetapi juga menunjukkan bahwa kendaraan listrik bisa tangguh di medan berat.

Ini adalah pesan yang kuat: kendaraan listrik bukan hanya untuk perkotaan, tetapi juga untuk petualangan. Hyundai ingin menjadi bagian dari gaya hidup off-road yang dinamis, seperti yang diungkapkan oleh SangYup Lee.

Kini, tinggal menunggu langkah selanjutnya dari Hyundai. Apakah mereka akan segera mengkonfirmasi produksi SUV off-road ini? Atau justru akan fokus pada pikap terlebih dahulu? Waktu yang akan menjawab.

Yang jelas, paten desain ini telah membuka tabir masa depan Hyundai di segmen off-road. Sebuah masa depan yang tampaknya sangat menarik dan penuh tantangan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.