📑 Daftar Isi

Ilustrasi trailer berisi Powerwall Tesla yang dicuri dari Gigafactory Nevada

Pencurian Ratusan Tesla Powerwall di Gigafactory Nevada Terungkap

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Pencurian 11 trailer Powerwall Tesla senilai jutaan dolar AS sejak Desember lalu
  • Modus operandi menggunakan social engineering dan ID palsu untuk akses area pengiriman
  • Tiga orang ditangkap terkait kasus pencurian terorganisir ini
  • Tesla blokir Powerwall curian agar tidak bisa diaktifkan
  • Protokol keamanan ditingkatkan, namun pencurian masih terjadi

Telset.id – Sejak Desember lalu, hampir selusin trailer berisi Powerwall milik Tesla dicuri dari Gigafactory di Sparks, Nevada. Tiga orang yang diduga terkait dengan kejahatan ini telah ditangkap.

Pencurian baterai mobil listrik mungkin terdengar sulit, namun mencuri truk berisi baterai langsung dari pabrik ternyata lebih mudah. Selama tujuh bulan terakhir, pabrik Tesla menghadapi aksi pencurian terorganisir yang terjadi setidaknya 11 kali.

Menurut laporan dari Wired, sindikat pencuri di Nevada berhasil membawa pergi hampir selusin trailer berisi paket baterai Tesla. Aksi ini merupakan bagian dari gelombang kejahatan kargo canggih yang menargetkan pengiriman bernilai tinggi. Para pencuri tidak perlu membobol fasilitas dan memuat sendiri truk, melainkan menargetkan sisi logistik bisnis.

Modus Operandi dan Kerugian

Alih-alih membobol fasilitas, para pencuri menggunakan teknik social engineering untuk masuk ke area pengiriman aman Tesla. Desember menjadi awal dari kasus ini, di mana pencuri berhasil membawa dua trailer berisi Powerwall senilai $475.000.

Tesla melaporkan setidaknya sembilan pencurian lagi pada Januari. Satu insiden mengakibatkan hilangnya 123 Powerwall yang ditujukan untuk gudang Tesla di Hayward, California, setelah broker pengiriman mengontrakkan pekerjaan transportasi ke operator tidak sah. Para pencuri kembali membawa pergi Powerwall senilai setengah juta dolar AS dalam pekan berikutnya setelah mencuri dua trailer tambahan.

Menurut catatan 911 dan laporan sheriff yang diperoleh Wired, seorang manajer Tesla mengatakan kepada penyidik bahwa beberapa pencurian awal berasal dari perusahaan yang gagal mematuhi protokol keamanan dasar. Para pencuri memanfaatkan celah dalam prosedur keamanan Tesla dengan menggunakan ID palsu dan hubungan longgar dengan perusahaan pengiriman untuk mendapatkan akses ke kampus pabrik.

Upaya Pemulihan dan Penggerebekan

Tesla memiliki hasil yang beragam dalam memulihkan Powerwall yang dicuri. Dalam beberapa kasus, trailer ditemukan dalam keadaan kosong total—beberapa sejauh 500 mil di California Selatan. Dalam kasus terpisah, satu trailer ditemukan hanya 18 mil dari pabrik Tesla masih penuh dengan Powerwall.

Laporan sheriff menyebutkan bahwa detektif yang menangani kasus ini memasang pelacak GPS di trailer setelah menemukannya dan memberi tahu Tesla tentang rencana mereka serta lokasi trailer. Beberapa karyawan Tesla kemudian muncul dan mencoba mengambil trailer tersebut meskipun ada rencana sheriff untuk menjebak para pencuri. Deputi kemudian menghentikan mereka.

Detektif dapat mengulangi operasi penyamaran pada pekan berikutnya setelah dua trailer lagi dicuri dan menangkap tiga individu yang diduga memiliki surat izin mengemudi komersial palsu. Pencurian baterai ini memang menjadi masalah serius, namun di sisi lain, ada juga kabar tentang inovasi baterai dari pabrikan lain seperti uji baterai 14.000 mAh yang dilakukan Honor.

Nasib Powerwall Curian

Powerwall yang dicuri pada dasarnya menjadi pemberat yang sangat berat. Tesla segera memblokir perangkat curian tersebut agar tidak dapat diaktifkan, membuatnya tidak berguna untuk dibeli dalam kondisi saat ini kecuali seseorang dapat mengesampingkan pembatasan tersebut.

Tim keamanan Tesla tetap memantau pasar online untuk mencari keberadaan Powerwall yang hilang. Beberapa Powerwall curian akhirnya muncul secara online dan dilaporkan ke pihak berwenang. Ini bukan insiden pertama atau satu-satunya operasi penyamaran dalam kasus Tesla.

Dampak dan Tindakan Keamanan

Seorang pejabat menyebut kejadian ini sebagai epidemi. Tesla pasti tidak senang menjadi korban sindikat kejahatan canggih semacam ini. Pabrikan mobil listrik tersebut sejak itu meningkatkan protokol keamanannya, yang membantu mengurangi frekuensi pencurian.

Menurut detektif Sam Hatley dari Storey County Sheriff yang ditugaskan pada kasus ini, pencurian masih terjadi tetapi tidak sebanyak sebelumnya. Jika Anda melihat Powerwall yang sangat murah di Facebook Marketplace, berhati-hatilah. Anda tidak ingin berakhir dengan batu bata curian yang berat.

Bagi pengguna teknologi yang ingin memahami lebih dalam tentang keamanan sistem, Anda bisa membaca cara mengatasi Start Menu yang mungkin berguna. Sementara itu, perkembangan terbaru dari industri telekomunikasi juga menarik untuk disimak, seperti filosofi logo baru Telkomsel.

Kasus pencurian ini menunjukkan bahwa bahkan perusahaan sekelas Tesla pun tidak kebal terhadap kelemahan keamanan logistik. Meskipun nilai kerugian mencapai jutaan dolar, pelajaran berharga tentang protokol keamanan dan verifikasi pengiriman menjadi catatan penting bagi industri manufaktur global.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.