📑 Daftar Isi

Stark Varg MX melompat di jalur off-road dengan latar belakang hutan

Stark Varg Dapat Traction Control Gratis Lewat Pembaruan OTA

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Stark Future luncurkan pembaruan OTA gratis untuk Stark Varg MX, EX, dan SM
  • Fitur traction control monitor selip roda belakang dan atur tenaga
  • Pengendara bisa konfigurasi intervensi 0-100% per mode berkendara
  • Sistem otomatis nonaktif saat motor melayang di udara
  • Tersedia sejak 21 Juni, tanpa perlu perubahan perangkat keras
  • Model Alpha 80 hp dapat akses, varian lebih rendah tidak

Telset.id – Stark Future, pabrikan motor listrik asal Spanyol, mulai memberikan pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA) gratis yang menambahkan fitur traction control pada model Alpha-series, termasuk Stark Varg MX, Varg EX, dan Varg SM. Pembaruan ini sudah tersedia sejak 21 Juni dan dapat diinstal secara nirkabel, memberikan peningkatan signifikan bagi pemilik eksisting tanpa perlu perubahan perangkat keras.

Fitur ini menjadi salah satu keunggulan kompetitif motor listrik di kelasnya. Dengan pembaruan OTA, pemilik tidak perlu lagi mengunjungi dealer untuk mendapatkan peningkatan performa. Hal ini sejalan dengan tren yang mulai diadopsi oleh banyak pabrikan kendaraan listrik global, termasuk yang mempengaruhi popularitas Elon Musk.

Detail Fitur Traction Control Stark Varg

Sistem traction control baru pada Stark Varg bekerja dengan memonitor selip roda belakang dan menyesuaikan penyaluran tenaga. Tujuannya membantu pengendara mempertahankan traksi di berbagai permukaan, mulai dari aspal dan kerikil hingga akar basah dan jalur berlumpur. Pengendara dapat mengonfigurasi tingkat intervensi secara independen untuk setiap mode berkendara, mulai dari 0% hingga 100%, melalui sistem tampilan berbasis smartphone Varg.

Tingkat kustomisasi ini sangat berguna pada model Alpha yang menghasilkan tenaga hingga 80 hp (59 kW). Dengan torsi setara sekitar 937 Nm (691 lb-ft) di roda belakang, Stark Varg tidak pernah kekurangan tenaga. Namun, memanfaatkan seluruh tenaga tersebut di kondisi menantang membutuhkan keterampilan tangan yang mumpuni. Perangkat lunak baru ini bertujuan membuat performa tersebut lebih mudah diakses, sambil tetap memungkinkan pengendara berpengalaman mengurangi atau menonaktifkan intervensi jika diinginkan.

Fitur cerdas lainnya adalah sistem secara otomatis menonaktifkan traction control saat motor mendeteksi sedang melayang di udara. Hal ini memungkinkan roda belakang berputar bebas saat melompat, sehingga pengendara tetap bisa mengontrol sikap motor di udara. Inovasi seperti ini menunjukkan bagaimana teknologi perangkat lunak dapat meningkatkan pengalaman berkendara secara signifikan.

Baca Juga:

Keunggulan Software-Defined Motorcycle

Pembaruan ini menyoroti salah satu keuntungan terbesar dari motor listrik yang didefinisikan oleh perangkat lunak. Alih-alih menunggu model tahun baru atau mengharuskan pemilik membeli perangkat keras tambahan, pabrikan dapat terus meningkatkan motor yang sudah ada di garasi pelanggan hanya dengan koneksi internet. Ini jelas lebih praktis daripada harus menjadwalkan kunjungan ke dealer dan menunggu perangkat keras tiba.

Bagi Stark Future, ini adalah contoh lain dari filosofi digital-first perusahaan. Sementara pabrikan motor tradisional seringkali menyimpan fitur bantuan berkendara baru untuk model tahun mendatang, Stark Varg terus berkembang lama setelah meninggalkan ruang pamer. Tren ini kemungkinan akan semakin umum seiring motor listrik menjadi lebih berorientasi pada perangkat lunak. Perkembangan ini mirip dengan bagaimana popularitas iPhone 11 yang terus bertahan.

Namun, beberapa pihak mengeluh bahwa varian motor dengan tenaga lebih rendah tidak bisa mengakses fitur baru ini. Meskipun demikian, bagi pemilik model Alpha, pembaruan OTA ini memberikan nilai tambah yang signifikan tanpa biaya tambahan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.