Telset.id – Volkswagen Group mencatatkan lonjakan signifikan pada pemesanan mobil listrik murahnya. Hingga saat ini, lebih dari 70.000 unit sudah dipesan untuk model VW ID. Polo, Skoda Epiq, dan Cupra Raval, sebuah angka yang disebut “jauh melampaui ekspektasi.”
Tiga model tersebut merupakan bagian dari lini Electric Urban Car Family yang diperkenalkan sekitar tiga bulan lalu. Menurut pabrikan asal Jerman ini, ID. Polo hatchback mencatat sekitar 25.000 pesanan, sementara sisanya terbagi antara Skoda Epiq dan Cupra Raval. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pasar Eropa sangat responsif terhadap tawaran EV yang kompeten dan terjangkau, meskipun berukuran subkompak.
Spesifikasi dan Harga Mobil Listrik Urban VW
Kesuksesan awal ini diprediksi akan semakin bertambah setelah kehadiran model keempat, yaitu Volkswagen ID.Cross. Dengan hadirnya ID. Cross, konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan: penggemar SUV bisa memilih ID. Cross atau Skoda Epiq, sementara yang menyukai hatchback konvensional bisa beralih ke ID. Polo atau Cupra Raval.
Meski tampil dengan gaya yang berbeda, keempat model ini memiliki basis teknis yang identik. Varian dasar dibekali paket baterai lithium-iron-phosphate (LFP) 32 kWh yang mampu memberikan jarak tempuh sekitar 180 mil (sekitar 290 km). Bagi yang membutuhkan jangkauan lebih jauh, tersedia paket baterai nickel-manganese-cobalt (NMC) 52 kWh yang meningkatkan jarak tempuh WLTP hingga sekitar 280 mil (sekitar 450 km) dalam sekali pengisian daya.
Semua model menggunakan penggerak roda depan dengan output daya berkisar antara 114 hingga 222 tenaga kuda. Untuk pengisian daya, baterai LFP dapat menerima daya hingga 90 kW, memungkinkan pengisian 10-80% dalam waktu sekitar 27 menit. Sementara itu, baterai NMC yang lebih besar mendukung pengisian hingga 105 kW, yang dapat mengisi 10-80% hanya dalam 24 menit.
Baca Juga:
Dari segi harga, hatchback ID. Polo dibanderol mulai dari sekitar $30.000 (termasuk PPN) di Jerman. Angka ini menempatkannya sebagai pesaing langsung bagi Renault 5 yang juga populer, serta berbagai tawaran mobil listrik buatan China yang semakin banyak beredar di Eropa.
Ukuran keempat EV ini sebanding dengan Chevrolet Bolt buatan Amerika. Artinya, mobil-mobil ini bukanlah kendaraan keluarga untuk perjalanan lintas negara, melainkan pilihan yang tepat bagi para penghuni kota yang sesekali melakukan perjalanan pendek.
Volkswagen Group sepertinya berhasil menemukan formula yang tepat dengan lini EV Urban Car Family-nya. Dengan harga yang kompetitif, spesifikasi yang memadai, dan beragam pilihan gaya bodi, mereka berhasil menarik minat konsumen Eropa yang mulai beralih ke kendaraan listrik. Ke depannya, dengan tambahan model ID. Cross, angka pemesanan dipastikan akan terus meroket.
Seluruh model dalam Electric Urban Car Family juga dilengkapi dengan kontrol fisik yang melimpah, dua layar, dan fungsionalitas vehicle-to-load (V2L). Fitur-fitur ini menjadi nilai tambah yang signifikan di segmen mobil listrik murah.
Keberhasilan ini menjadi angin segar bagi industri otomotif Eropa yang tengah menghadapi persaingan ketat dari produsen China. Dengan strategi yang tepat, VW membuktikan bahwa mobil listrik buatan Eropa masih bisa bersaing dan diminati pasar.





Komentar
Belum ada komentar.