📑 Daftar Isi

Xiaomi Pastikan Mobil Listrik Masuk Indonesia, Tapi Harus Menunggu

Xiaomi Pastikan Mobil Listrik Masuk Indonesia, Tapi Harus Menunggu

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Xiaomi memastikan bakal memboyong mobil listrik buatannya ke pasar Indonesia. Country Director Xiaomi Indonesia Michael Feng menegaskan komitmen itu, meski peluncurannya masih harus menunggu waktu yang belum ditentukan.

Pernyataan tersebut disampaikan Michael dalam konferensi pers usai perilisan gawai REDMI Note 17 series di Jakarta, Rabu (16/9/2026). Ia baru saja dipercaya memegang bisnis Xiaomi di pasar Indonesia mulai September 2026.

“Jadi untuk pertanyaan ini, 100 persen kami akan membawa produk mobil (listrik) ke pasar ini. Namun saat ini jika boleh jujur kita masih harus menunggu,” kata Michael.

Kepastian ini menjadi sinyal penting bagi pasar otomotif nasional yang tengah bergerak ke arah elektrifikasi. Xiaomi sendiri bukan nama baru di industri kendaraan listrik global, sehingga kehadirannya di Indonesia berpotensi memperketat persaingan di segmen tersebut.

Fokus Ekspansi Global Xiaomi di Eropa

Michael menjelaskan bahwa dalam lanskap dan strategi ekspansi global, saat ini dipastikan Xiaomi baru akan merambah ke pasar Eropa. Lebih spesifik lagi, mereka akan masuk ke pasar Jerman pada kuartal ketiga 2027 lewat kontrak yang disetujui dengan dealer kendaraan di pasar tersebut.

Langkah itu menunjukkan perusahaan masih ingin melihat apakah ekspansi globalnya bakal sukses dan mendapatkan sambutan hangat atau justru responsnya berbeda. Dengan kata lain, pasar Eropa menjadi semacam uji pasar sebelum Xiaomi melangkah lebih jauh ke wilayah lain.

Meski begitu, Michael meyakini posisi Indonesia yang strategis membuat produk kendaraan listriknya pasti akan masuk dan ikut meramaikan industri dalam negeri.

“Di Indonesia kami masih harus menunggu. Tapi saya rasa kami akan hadirkan segera karena Indonesia sangat penting bagi Xiaomi di pasar global jadi jangan khawatir,” kata Michael.

Pernyataan itu menegaskan bahwa Indonesia tidak sekadar pasar pelengkap. Bagi Xiaomi, Indonesia disebut memiliki posisi penting dalam peta bisnis global perusahaan, sehingga kehadiran mobil listrik di Tanah Air tinggal menunggu momentum yang tepat.

Perjalanan Mobil Listrik Xiaomi Sejak 2023

Masuknya Xiaomi ke industri kendaraan listrik sudah terjadi sejak akhir 2023 ketika mereka mengenalkan Xiaomi SU7 yang mengambil tampilan sedan. Model itu menjadi titik awal perusahaan melebarkan sayap dari bisnis gawai ke sektor otomotif.

Lambat laun, Xiaomi memperluas lini mobil listriknya yang kini berkembang tidak hanya satu model saja. Lini tersebut bahkan merambah ke model lain seperti Xiaomi Skynomad, Xiaomi YU7, dan Xiaomi SU7 Ultra.

Ekspansi lini produk ini menunjukkan keseriusan Xiaomi menggarap segmen kendaraan listrik. Setelah sukses di pasar domestiknya di China, Xiaomi kemudian baru-baru ini mengumumkan langkah ekspansinya ke pasar global dengan menargetkan pasar Eropa pada 2027 mendatang.

Bagi konsumen Indonesia, pernyataan Michael menjadi jawaban atas pertanyaan yang kerap muncul soal kemungkinan mobil listrik Xiaomi dijual resmi di Tanah Air. Namun, belum ada keterangan resmi soal waktu peluncuran maupun model yang akan dibawa ke pasar Indonesia.

Yang jelas, Xiaomi menegaskan komitmennya. Setelah mengumumkan ekspansi global ke Eropa pada 2027, perusahaan masih menempatkan Indonesia sebagai pasar penting yang akan disambangi, meski tanpa tenggat waktu yang pasti.

[CONCLUSION]

Dengan strategi ekspansi yang tengah berjalan di Eropa, kehadiran mobil listrik Xiaomi di Indonesia menjadi bagian dari rencana jangka panjang perusahaan. Michael Feng memastikan produk tersebut akan hadir, namun meminta pasar Indonesia bersabar menunggu waktu peluncurannya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.