Telset.id – Xpeng resmi mengumumkan harga Xpeng G9L di China pada 11 Agustus 2026, sekaligus membuka masa preorder untuk crossover listrik lima kursi ini. Model flagship tersebut dibanderol 259.800 yuan (sekitar 38.500 USD), dengan fitur unggulan seperti rear-wheel steering, jangkauan hingga 755 km, serta sistem bantuan mengemudi berdaya komputasi puncak 2.250 TOPS.
Xpeng G9L hadir sebagai representasi kelas crossover dua baris berukuran 5,1 meter yang berkembang pesat di China, bersaing langsung dengan Zeekr 8X dan Li Auto L8. Dengan dimensi mencapai 5.120/1.999/1.782 mm dan wheelbase 3.100 mm, G9L tercatat 198 mm lebih panjang dibandingkan BMW X5 (G05).

Model anyar ini menawarkan tiga pilihan velg, yakni 20 inci, 21 inci, dan 22 inci. Konsumen juga dapat memilih lima opsi warna eksterior: hijau, ungu, hitam, putih, dan abu-abu. Dari sisi desain, G9L mengusung front end tertutup dengan active air intake, garis atap miring, gagang pintu rata, spoiler atap sporty, serta fender belakang yang tegas. Koefisien drag mobil ini tercatat 0.238 Cd, lebih baik dibandingkan Xiaomi YU7 yang berada di angka 0.245 Cd.
Keunggulan lain dari G9L adalah rear-wheel steering yang menghasilkan radius putar hanya 5,4 meter, memberikan manuver yang lebih lincah untuk ukuran mobil sebesar ini.
Varian BEV dan EREV dengan Spesifikasi Lengkap
Xpeng G9L tersedia dalam dua varian powertrain, yaitu BEV (Battery Electric Vehicle) dan EREV (Extended Range Electric Vehicle). Untuk varian entry-level BEV, mobil ini mengandalkan satu motor listrik di poros belakang dengan tenaga puncak 270 kW (362 hp). Akselerasi 0-100 km/jam dapat diselesaikan dalam 6,8 detik.
Motor listrik tersebut ditenagai baterai LFP buatan CALB berkapasitas 91,9 kWh yang memberikan jangkauan 702 km berdasarkan siklus CLTC. Berkat sistem tegangan tinggi 800V, G9L mampu mengisi daya untuk menempuh 450 km hanya dalam waktu sembilan menit.
Varian AWD dari G9L EV menambahkan motor listrik 160 kW (215 hp) di poros depan, menghasilkan total tenaga puncak 430 kW (577 hp). Versi ini dapat menempuh hingga 660 km dengan baterai yang sama. Tersedia pula varian AWD dengan baterai ternary NMC berkapasitas 110 kWh yang memberikan jangkauan 755 km CLTC dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 4,45 detik.

Sementara itu, varian EREV hadir dengan penggerak dual-motor AWD sebagai standar. Powertrain-nya terdiri dari motor depan 160 kW dan motor belakang 230 kW (308 hp), dengan total tenaga puncak 370 kW (496 hp). Varian ini mampu melaju 0-100 km/jam dalam 4,95 detik. Baterai LFP buatan CALB berkapasitas 63,3 kWh memberikan jangkauan listrik murni 435 km CLTC.
Untuk varian EREV, Xpeng menyematkan mesin bensin turbo 1.5 liter berkekuatan 110 kW (148 hp) yang berfungsi sebagai generator. Dengan tangki bahan bakar 60 liter, G9L EREV memiliki jangkauan campuran hingga 1.602 km berdasarkan siklus CLTC.
Interior Mewah dengan Teknologi Terkini
Meski berstatus SUV besar, G9L hanya tersedia dengan konfigurasi lima kursi. Empat pilihan warna interior tersedia: oranye, merah, putih, dan hitam. Dashboard mobil ini mengusung layar floating besar 17,3 inci dan panel instrumen LCD tipis 8,8 inci.
Fitur kabin unggulan lainnya termasuk head-up display augmented reality 88 inci, spion belakang streaming 9 inci, kursi depan dengan power adjustment 24 arah, kursi penumpang depan zero-gravity, serta 33 speaker. Kursi mobil ini dilengkapi pemanas, ventilasi, dan fungsi pijat 16 titik.
Terdapat dua pengisi daya nirkabel di bagian depan dan satu di belakang. Baris kedua menawarkan banyak ruang penyimpanan, kulkas built-in 12,5 liter, dan meja lipat besar yang dapat diputar. Kursi baris kedua kanan mendukung fungsi zero-gravity dan sandaran kaki elektrik. Ada juga layar yang dipasang di langit-langit dengan diameter 21,4 inci, serta layar sentuh 8 inci di depan penumpang belakang.
Bagasi G9L menawarkan 1.152 liter sebagai standar, sementara versi BEV juga memiliki front trunk 109 liter. Untuk sistem bantuan mengemudi, crossover ini dilengkapi tiga chip Turing AI dengan daya komputasi 2.250 TOPS.
Baca Juga:
Harga dan Posisi Pasar
Xpeng mengumumkan bahwa G9L telah tersedia untuk preorder dengan harga model flagship 259.800 yuan (38.500 USD). Lima konfigurasi lain dari mobil lima kursi ini akan dibanderol lebih murah, dengan harga yang akan diumumkan mendekati peluncuran pasar.
Sebagai perbandingan, berikut rentang harga beberapa pesaing G9L di China: Avatr 07L dibanderol 229.900 – 279.900 yuan (34.070 – 41.480 USD), Xiaomi YU7 dijual 233.500 – 389.900 yuan (34.605 – 57.785 USD), AUDI E7X dipatok 269.800 – 359.800 yuan (39.985 – 53.320 USD), Li Auto L8 dibanderol 369.800 – 429.800 yuan (54.805 – 63.700 USD), dan Zeekr 8X dijual dengan harga 356.800 – 500.800 yuan (52.880 – 74.220 USD).
Menurut China EV DataTracker, Xpeng mengirimkan 134.378 mobil secara domestik pada H1 2026, turun 24,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Peluncuran G9L ini menjadi langkah strategis bagi Xpeng untuk memperkuat posisinya di segmen crossover premium China, sekaligus menjadi model global yang juga terkait dengan pengembangan platform bersama Volkswagen seperti yang terlihat pada VW ID. ERA 5X.
Dengan kombinasi jangkauan hingga 755 km, rear-wheel steering, dan teknologi kabin yang melimpah, G9L menawarkan nilai kompetitif di kelasnya. Kehadirannya juga memperkuat ekosistem Xpeng yang tengah berkembang, termasuk ekspansi ke pasar global seperti yang terlihat saat Xpeng pamer di GIIAS 2026.
Meski demikian, penurunan pengiriman domestik sebesar 24,5% menjadi catatan tersendiri. Keberhasilan G9L di pasar akan menjadi indikator penting apakah strategi produk anyar ini mampu membalikkan tren tersebut.





Komentar
Belum ada komentar.