Telset.id – Chip keamanan rahasia di dalam konsol PlayStation 2 Fat akhirnya berhasil dibobol. Peretas asal Kanada, DiscoStarslayer, sukses melakukan reverse engineering dan membocorkan isi chip CXP102064 bernama MechaCon, komponen yang tertanam di konsol PS2 Fat sejak 1999.
Keberhasilan ini menjadi tonggak penting bagi proyek preservasi perangkat keras, perbaikan, dan emulasi. Pasalnya, MechaCon selama ini dikenal sebagai salah satu komponen dengan proteksi paling ketat di konsol PlayStation 2 generasi awal.
Melalui unggahan di media sosial pada 13 September 2026, DiscoStarslayer mengumumkan bahwa proses tersebut memakan waktu “empat tahun upaya”. Ia menyebut ini sebagai salah satu rahasia terakhir PS2 yang akhirnya terbuka lebar.

Peran MechaCon di PlayStation 2
Nama MechaCon diambil dari tugas utamanya, yaitu mengendalikan mekanisme optical drive dan flash drive pada PS2. Selain itu, chip ini juga memegang peran signifikan dalam sistem keamanan disc optik milik Sony.
Menurut catatan PSDev Wiki, MechaCon mendukung Magic Gate untuk memory card serta dekripsi file KELF, yaitu file executable di PS2. Kombinasi fungsi ini menjadikannya komponen krusial yang tidak bisa diabaikan dalam arsitektur keamanan konsol tersebut.
Bagi komunitas yang bergerak di bidang preservasi video game, membuka cara kerja chip semacam ini menjadi langkah penting. Banyak pihak kini mengapresiasi upaya DiscoStarslayer dalam melakukan reverse engineering dan dumping salah satu rahasia terakhir PS2 tersebut.
Untuk memahami lebih jauh soal perbedaan sistem modifikasi dan konsol orisinal, kamu bisa menyimak ulasan Perbedaan PS4 HEN yang membahas topik serupa di ekosistem PlayStation.
Metode Pembongkaran dan Dampaknya
Proses pembongkaran MechaCon tidak dilakukan dengan cara sederhana. Berdasarkan unggahan tersebut, DiscoStarslayer menggunakan teknik chemically decapping pada chip CXP102064 untuk mengekspos die di dalamnya.
Setelah itu, ia memanfaatkan mikroskop dan kemampuan optical dumping untuk menganalisis sirkuit silikon pada chip. Pada tahap inilah keberuntungan berpihak, ketika proses peretasan menemukan sebuah exploit yang memungkinkan data chip diekstraksi melalui perangkat lunak.
DiscoStarslayer juga berterima kasih kepada Libby yang menemukan exploit tersebut dari hasil optical dump yang ia sebut “kotor”. Temuan ini membuka jalan bagi solusi berbasis software, bukan sekadar pembongkaran fisik.
Baca Juga:
Dengan capaian ini, komunitas preservasi game dan perangkat keras serta komunitas pemrograman bisa menantikan perkembangan emulasi dan homebrew yang lebih baik. Upaya ini juga membuka kemungkinan penggantian optical drive pada konsol PS2 yang sudah menua.
Perkembangan emulasi PlayStation memang terus bergerak. Sebelumnya, emulator RPCS3 dilaporkan dapat menjalankan game di PC langsung dari disc drive dalam sebuah terobosan. Kamu dapat menelusuri kabar terkait melalui pembahasan Red Dead Redemption Original yang menyoroti isu kompatibilitas PlayStation.
Di luar lingkup konsol PS2 Fat, beberapa komentator di media sosial mencatat bahwa MechaCon juga digunakan pada sejumlah mesin arcade era tersebut. Secara spesifik, Namco System 246 dan System 256, serta Konami Python 1, yang memakai perangkat keras PS2 modifikasi, menggunakan firmware MechaCon untuk mengautentikasi keamanan dan mengizinkan eksekusi data game terenkripsi.
Ini berarti dampak dari temuan DiscoStarslayer tidak berhenti pada konsol rumahan saja. Mesin arcade yang mengandalkan arsitektur PS2 juga berpotensi merasakan manfaat dari terbukanya MechaCon, terutama untuk keperluan preservasi dan perbaikan.

Peretasan MechaCon menegaskan bahwa upaya preservasi perangkat keras klasik masih terus berjalan di tengah pergeseran industri ke arah distribusi digital. Bagi para pegiat emulasi dan homebrew, terbukanya salah satu rahasia terakhir PS2 ini menjadi modal penting untuk menjaga warisan konsol legendaris tersebut tetap hidup dan dapat diakses di masa depan.





Komentar
Belum ada komentar.