📑 Daftar Isi

Tangkapan layar Control Resonan menampilkan Dylan Faden di jalanan Manhattan yang berubah bentuk aneh.

Control Resonant Siap Rilis 24 September, Durasi Main Capai 30 Jam

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Remedy Entertainment mengumumkan Control Resonant rilis 24 September 2026.
  • Game akan tersedia di PS5, Xbox Series X, Xbox Series S, dan PC.
  • Durasi main inti sekitar 30 jam, dan 50 jam untuk penyelesaian penuh.
  • Fokus utama game ini adalah pertarungan jarak dekat (melee) yang lebih agresif.
  • Pemain baru tidak perlu memainkan Control pertama karena ada ringkasan cerita.
  • Dylan Faden menjadi karakter utama yang bisa dimainkan di sekuel ini.

Telset.id – Remedy Entertainment akhirnya memastikan tanggal rilis sekuel game aksi yang sangat dinantikan, Control Resonant. Game ini akan hadir pada 24 September 2026 untuk platform PS5, Xbox Series X, Xbox Series S, dan PC. Yang menarik, game ini menawarkan durasi bermain yang lebih panjang dari pendahulunya, dengan pengalaman inti sekitar 30 jam.

Kepastian ini datang setelah para pemain menanti cukup lama sejak perilisan Control pada tahun 2019. Resonant tidak hanya sekadar kelanjutan cerita, tetapi juga menghadirkan perubahan signifikan dalam sistem pertarungannya. Jika sebelumnya pemain menggunakan pistol yang bisa berubah bentuk, kini fokusnya bergeser ke pertarungan jarak dekat (melee) yang lebih agresif.

Remedy Entertainment, melalui lead gameplay designer Sergey Mohov, mengungkapkan bahwa pengembangan Resonant berangkat dari satu pertanyaan fundamental: “Apa yang membuat Control menjadi Control?” Jawabannya kemudian diimplementasikan dengan menambahkan elemen pertarungan jarak dekat yang lebih kental. Pemain akan menggunakan senjata bernama Aberrant yang juga bisa berubah bentuk, dipadukan dengan kemampuan supernatural lainnya.

Hasilnya, menurut Mohov, mengingatkan pada game hack-and-slash terbaik seperti Devil May Cry 5 dari Capcom. Meski demikian, ia menegaskan bahwa referensi utama pengembangan Resonant tetaplah game Control yang pertama. “Jika saya harus menyebut satu game yang ingin kami tiru, itu adalah Control yang asli. Itu adalah referensi nomor satu kami untuk semuanya,” ujar Mohov.

A screenshot from the game Control Resonant showing Dylan Faden, The Hiss, the warped streets of Manhattan, and active combat

Durasi Bermain dan Fitur Unggulan

Salah satu informasi paling menarik yang terungkap adalah soal durasi bermain. Mohov mengonfirmasi bahwa pengalaman inti (core experience) dalam Resonant berkisar di angka 30 jam. Sementara itu, bagi pemain yang ingin menyelesaikan semua misi sampingan dan konten, durasinya bisa mencapai 50 jam. Ini menjadikan Resonant lebih panjang dari game pertamanya.

Dengan tambahan elemen RPG yang mengesankan, serta banyak pilihan senjata dan keterampilan, Resonant menawarkan pengalaman yang lebih kaya. Kabar baiknya, pemain baru tidak perlu memainkan Control versi pertama untuk menikmati Resonant. “Saya rasa kamu tidak harus memainkan game Control pertama untuk memainkan Resonant,” kata Mohov. “Namun jika kamu memainkannya, itu akan memperkaya pengalamanmu, terutama secara naratif. Kami menyertakan ringkasan cerita Control di menu utama, jadi kamu tidak perlu [memainkannya].”

Game ini sebelumnya telah mendapatkan penghargaan Best of Summer Games Fest dari TechRadar, menandakan kualitas yang diusungnya. Fokus pada pertarungan jarak dekat yang brutal dan cepat menjadi daya tarik utama, berbeda dengan pendahulunya yang lebih mengandalkan tembakan jarak jauh.

Dalam wawancara eksklusif dengan TechRadar, Mohov juga menjelaskan bahwa tim pengembang tidak ragu untuk mengambil elemen dari game lain. “Kami menggunakan referensi untuk bagian-bagian tertentu dari pengalaman. Saya penggemar berat DMC 2 dan DMC 3, serta game-game PlatinumGames,” ungkapnya. “Sulit untuk menyebut satu referensi, tapi jika kamu memainkan game ini lebih lama, kamu akan melihat ada hal-hal yang telah dilakukan di game lain. Namun, saya rasa kamu belum pernah memainkan sesuatu yang persis seperti ini.”

A screenshot from the game Control Resonant showing Dylan Faden, The Hiss, the warped streets of Manhattan, and active combat

Perubahan utama lainnya adalah karakter utama. Jika di game pertama pemain mengendalikan Jesse Faden yang mencari saudaranya, Dylan, maka di Resonant, Dylan Faden menjadi karakter utama yang bisa dimainkan. Ini menjadi perspektif baru yang menarik dalam narasi semesta Control yang penuh misteri.

Dengan segala perubahan dan peningkatan yang ditawarkan, Control Resonant tampaknya akan menjadi salah satu game aksi paling menarik di tahun 2026. Kombinasi antara pertarungan jarak dekat yang intens, elemen RPG yang dalam, serta dunia paranormal yang khas dari Remedy, siap memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pemain.

Para penggemar game aksi dan pengikut Fitur Terbaru dari Remedy Entertainment tentu sudah tidak sabar untuk mencoba langsung game ini pada bulan September mendatang.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.