📑 Daftar Isi

Demo game 1998: The Toll Keeper Story dari GameChanger Studio di area PlayStation pada pameran Bitsummit 2026

Game Indonesia 1998: The Toll Keeper Story Segera Rilis di PS5

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Game Indonesia 1998: The Toll Keeper Story segera hadir di PS5
  • Demo game ditunjukkan di pameran Bitsummit di Jepang pada 22-24 Mei 2026
  • Game ini terinspirasi dari pengalaman nyata sang kreator saat krisis moneter 1998
  • Pemain berperan sebagai Dewi, penjaga gerbang tol hamil yang melindungi keluarganya
  • GameChanger Studio ingin menginspirasi developer lokal dan mengubah stigma negatif video game

Telset.id – Game buatan developer Indonesia, 1998: The Toll Keeper Story, segera hadir secara resmi di konsol PlayStation 5 (PS5). Game simulasi naratif ini terinspirasi dari pengalaman nyata sang kreator saat krisis moneter 1998 di Indonesia.

Kabar ini terungkap setelah demo game tersebut dimainkan di pameran game indie terbesar di Jepang, Bitsummit. Demo 1998: The Toll Keeper Story dapat dijajal di area pameran PlayStation di Miyako Messe pada 22-24 Mei 2026.

CEO GameChanger Studio, Riris Marpaung, mengaku penantian panjang bagi studionya untuk bisa menunjukkan game ini di event bergengsi tersebut. “Sebuah penantian sangat panjang bagi GameChanger Studio untuk bisa menunjukkan gim buatannya di event bergengsi ini dan di area PlayStation! Dukungan ini adalah sebuah kepercayaan dan aksi nyata dari PlayStation terhadap studio indie ataupun produk gim yang memiliki rekam jejak dan kualitas yang bukan main-main,” kata Riris dalam keterangan yang diterima detikINET, Minggu (24/5/2026).

Untuk mendapatkan dukungan dari PlayStation, GameChanger Studio harus melalui berbagai persyaratan dan proses yang kompleks dan panjang. Salah satu alasan disetujuinya game ini rilis di PS5 adalah dampak dari 1998: The Toll Keeper Story yang mendobrak ketabuan dengan mengangkat tema sensitif dari sejarah kelam di dalam negeri.

Mengangkat Tema Sejarah Kelam Indonesia

Game 1998: The Toll Keeper Story terinspirasi dari krisis moneter di Indonesia. Namun, game ini tidak hanya tentang peristiwa tersebut, tetapi juga dibangun dari sudut pandang seseorang yang melewati peristiwa tersebut. Game ini merupakan simulasi naratif yang sangat personal, terinspirasi dari pengalaman nyata sang Game Director, Riris, selama krisis tersebut.

“Game ini sangat personal. Saya pernah terjebak di tengah kekacauan 1998, dan game ini adalah cara saya menuangkan rasa bingung dan takut yang saya alami langsung saat berjuang untuk tetap hidup,” kata Riris.

Dalam game ini, pemain akan berperan sebagai Dewi, seorang penjaga gerbang tol yang sedang hamil dan mencoba melindungi keluarganya. Sementara itu, dikisahkan keadaan yang terjadi sedang tidak baik-baik saja. “Ini bukan cerita tentang menjadi pahlawan yang mengubah dunia. Ini tentang perjuangan berat untuk bertahan hidup, di saat dunia di sekelilingmu berubah drastis – kamu pun harus berubah,” jelas Riris.

Tujuan GameChanger Studio

Tujuan GameChanger Studio menghadirkan game ini adalah untuk menginspirasi pengembang game Indonesia lainnya agar mengeksplorasi kekayaan intelektual lokal. Selain itu, tujuan lainnya adalah mengubah stigma negatif publik terhadap video game dan memanfaatkan hiburan ini sebagai sarana pelestarian sejarah.

Kehadiran 1998: The Toll Keeper Story di PS5 menjadi kabar baik bagi gamer PlayStation di Tanah Air. Game ini menjadi bukti bahwa developer lokal mampu menghasilkan karya berkualitas yang diakui di kancah internasional. Langkah ini juga sejalan dengan tren global di mana banyak perusahaan besar mulai memberikan perhatian lebih pada game indie dengan narasi kuat.

GameChanger Studio berharap game ini dapat membuka jalan bagi lebih banyak developer Indonesia untuk menembus pasar konsol global. Dukungan dari PlayStation di Bitsummit menjadi katalis penting untuk mencapai tujuan tersebut.

Komentar

Belum ada komentar.