📑 Daftar Isi

Mario Kart Tour resmi ditutup setelah layanannya berakhir pada 30 September 2026

Mario Kart Tour Resmi Tutup, Layanan Berakhir 30 September 2026

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Mario Kart Tour resmi ditutup pada 30 September 2026, layanan berakhir sejak 29 September pukul 11:00 malam PT
  • Nintendo mengumumkan penutupan sejak Juli 2026 dan berhenti menjual mata uang dalam game
  • Aplikasi masih bisa dibuka namun hanya menampilkan statistik pemain, tanpa balapan
  • Tidak ada transisi ke versi offline, berbeda dengan Animal Crossing: Pocket Camp
  • Game ini bergabung dengan Miitomo, Pokémon Rumble Rush, Dr. Mario World, dan Dragalia Lost
  • Mario Kart Tour dikembangkan terutama oleh Nintendo EPD, divisi internal utama Nintendo
  • Penggemar Mario Kart masih bisa bermain di Nintendo Switch 2 melalui Mario Kart World, Mario Kart 8 Deluxe, dan judul klasik lainnya

Telset.id – Mario Kart Tour resmi ditutup. Nintendo menghentikan seluruh layanan game mobile ini pada 29 September pukul 11:00 malam waktu PT atau 30 September pukul 08:00 waktu CEST, menandai berakhirnya perjalanan salah satu judul free-to-play paling dikenal dari perusahaan asal Jepang tersebut sejak pertama kali hadir pada 2019.

Penutupan Mario Kart Tour ini bukan keputusan mendadak. Nintendo telah mengumumkan rencana penghentian layanan sejak Juli 2026. Pada saat pengumuman itu, Nintendo berhenti menjual mata uang dalam game dan mengakhiri perpanjangan otomatis untuk layanan berlangganan yang terafiliasi dengan game tersebut.

Meski layanan telah berakhir, aplikasi Mario Kart Tour masih bisa dibuka. Namun fungsinya terbatas hanya untuk menampilkan statistik pemain. Tidak ada lagi balapan yang bisa dimainkan, dan tidak ada karakter Lakitu yang membantu di lintasan.

Melalui akun resmi @mariokarttourEN pada 8 Juli 2026, Nintendo menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan para pemain selama bertahun-tahun. Nintendo juga mengarahkan pemain untuk melihat notifikasi dalam game atau FAQ resmi guna mengetahui bagaimana rubies dan Mario Kart Tour Gold Pass akan ditangani setelah layanan ditutup.

Yang membedakan penutupan Mario Kart Tour dari beberapa game mobile Nintendo lainnya adalah tidak adanya transisi ke versi offline. Nintendo memilih untuk tidak mengalihkan game ini menjadi judul offline, berbeda dengan yang dilakukan saat Animal Crossing: Pocket Camp dihentikan. Artinya, setelah layanan berakhir, tidak ada cara resmi untuk terus memainkan Mario Kart Tour secara penuh.

Deretan Game Mobile Nintendo yang Telah Tutup

Mario Kart Tour kini bergabung dengan sejumlah judul mobile lain yang diterbitkan Nintendo di “kuburan” game mobile. Beberapa di antaranya adalah Miitomo, Pokémon Rumble Rush, Dr. Mario World, dan Dragalia Lost. Penutupan ini menegaskan bahwa portofolio game mobile Nintendo terus menyusut seiring waktu.

Perlu dicatat, Mario Kart Tour dikembangkan terutama oleh Nintendo EPD, divisi pengembangan perangkat lunak internal utama perusahaan. Divisi ini merupakan tim inti Nintendo yang biasanya menangani judul-judul besar untuk konsol.

Bagi penggemar Mario Kart, kabar ini tidak sepenuhnya berarti kehilangan akses ke franchise tersebut. Nintendo masih menyediakan banyak pilihan Mario Kart yang bisa dimainkan di konsol. Nintendo Switch 2, misalnya, dapat mengakses Mario Kart World, Mario Kart 8 Deluxe, Super Mario Kart, Mario Kart 64, dan Mario Kart: Super Circuit.

Dengan kata lain, penutupan Mario Kart Tour adalah kabar buruk bagi pemain mobile, tetapi tidak bagi seluruh penggemar Nintendo. Pemain yang memiliki konsol tetap bisa menikmati seri balapan ikonis ini melalui berbagai judul yang tersedia.

Selama masa operasionalnya, Mario Kart Tour dikenal sebagai pengisi waktu yang cukup menghibur, meski dikritik karena banyaknya mata uang dalam game dan mekanisme gacha. Sebagai judul free-to-play smartphone, model monetisasi ini menjadi salah satu karakteristik utama game tersebut.

Penutupan Mario Kart Tour juga mencerminkan dinamika bisnis game mobile Nintendo yang terus berubah. Sejumlah judul telah dihentikan, sementara perusahaan tetap fokus pada ekosistem konsolnya. Langkah ini menunjukkan bagaimana Nintendo mengelola portofolio game mobile-nya dari waktu ke waktu.

Untuk informasi lebih lanjut soal bagaimana rubies dan Mario Kart Tour Gold Pass ditangani setelah penutupan, pemain dapat merujuk pada notifikasi dalam game atau FAQ yang disediakan Nintendo. Aplikasi yang masih bisa dibuka hanya akan menampilkan statistik pemain, tanpa akses ke konten permainan.

Bagi sebagian pengamat, keputusan menutup Mario Kart Tour dinilai sebagai langkah yang wajar. Ada pandangan bahwa tim pengembangan internal Nintendo lebih baik difokuskan pada judul-judul besar untuk konsol seperti Zelda atau Mario, alih-alih game smartphone bergaya freemium dan gacha.

Penutupan Mario Kart Tour pada 30 September 2026 menjadi penanda berakhirnya salah satu eksperimen mobile Nintendo yang paling dikenal. Meski layanannya telah berhenti, warisan game ini tetap menjadi bagian dari sejarah panjang Nintendo di pasar game mobile.

Perkembangan lain di ekosistem Nintendo juga terus berlangsung, termasuk berbagai inisiatif untuk konsol terbaru mereka. Informasi seputar judul-judul baru dan pembaruan perangkat dapat ditemukan melalui kanal resmi Nintendo maupun pemberitaan teknologi terkini.

Dengan ditutupnya Mario Kart Tour, para pemain mobile yang ingin tetap menikmati seri Mario Kart harus beralih ke platform konsol. Nintendo Switch 2 dan judul-judul Mario Kart yang tersedia di dalamnya menjadi opsi utama bagi mereka yang ingin melanjutkan pengalaman balapan ikonis ini.

Penutupan ini juga menjadi pengingat bahwa game mobile free-to-play memiliki siklus hidup yang terbatas. Ketika layanan berakhir, akses ke game tersebut bisa hilang sepenuhnya, terutama jika tidak ada versi offline yang disediakan. Hal ini menjadi pertimbangan bagi pemain dalam memilih game mobile untuk diinvestasikan waktu dan dananya.

Secara keseluruhan, berakhirnya Mario Kart Tour menandai babak baru dalam strategi Nintendo di pasar game mobile. Perusahaan tampaknya lebih memilih fokus pada ekosistem konsol yang telah menjadi tulang punggung bisnisnya selama ini, sambil tetap menghadirkan pengalaman Mario Kart bagi para penggemar setianya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.