Telset.id – Nintendo secara resmi mengumumkan Metroid Ravenous, game 2D terbaru untuk Samus Aran yang akan hadir di Switch 2 pada 28 Januari 2027. Pengumuman ini datang lima tahun setelah perilisan Metroid Dread, game 2D klasik yang sukses menegaskan kembali posisi penting seri Metroid bagi Nintendo.
Kabar ini menjadi kejutan besar bagi para penggemar, mengingat pengumuman tersebut hadir tanpa banyak gebrakan. Yang lebih menarik, Metroid Ravenous hanya berjarak sekitar satu tahun dari perilisan Metroid Prime 4: Beyond, game yang sempat menjadi salah satu judul paling kontroversial di seri ini karena elemen ceritanya yang dianggap kurang memuaskan oleh banyak pemain.
Berdasarkan cuplikan gameplay dan cerita yang ditampilkan, Metroid Ravenous menghadirkan nuansa horor yang lebih kental dibandingkan pendahulunya. Trailer dibuka dengan narasi Samus yang menggambarkan situasinya: ia disergap oleh penyerang misterius yang bergaya dan terlempar jauh ke bawah tanah. Samus kini berusaha keras untuk kembali ke permukaan.
Dalam prosesnya, Samus kemungkinan kehilangan sebagian kemampuannya dan harus menemukannya kembali untuk melewati berbagai area yang ada di depannya. Namun kali ini, ia memiliki keunggulan baru yang menarik perhatian banyak penggemar.
Kemampuan Baru Samus dalam Metroid Ravenous
Fitur paling menonjol dari Metroid Ravenous adalah kemampuan Samus untuk menyerap kekuatan musuh-musuhnya dan menggunakannya untuk membalikkan keadaan dalam pertempuran. Kemampuan ini menunjukkan sisi baru dari karakter Samus yang “merangkul sisi Metroid-nya”, seperti yang diungkapkan oleh salah satu komentator YouTube.
Biasanya, justru para Metroid yang menyerap kekuatan dari musuh-mereka. Kini, Samus dapat melakukan hal serupa, memberikan twist menarik pada mekanisme gameplay yang sudah dikenal penggemar setia seri ini.
Pertanyaan yang masih menggantung adalah apakah game ini akan menghadirkan bentuk baru dari robot E.M.M.I. yang menjadi momok menakutkan sepanjang permainan di Metroid Dread. Elemen-elemen dalam trailer memang mengingatkan pada pertemuan-pertemuan menegangkan dengan robot-robot tersebut.
Kemampuan “ravenous” Samus berpotensi mengubah situasi menegangkan tersebut menjadi lebih terkendali. Jika sebelumnya E.M.M.I. menciptakan situasi di mana satu kesalahan saja berujung pada kematian, kemampuan baru Samus mungkin akan memberikan ruang bernapas yang lebih lega bagi para pemain.
Terkait performa konsolnya, jika kamu penasaran bagaimana kemampuan Switch 2 dibandingkan kompetitornya, kamu bisa menyimak perbandingan Steam Deck yang sudah kami ulas sebelumnya.
Warisan Metroid Dread dan Harapan untuk Ravenous
Metroid Dread berhasil menjadi salah satu game 2D paling esensial dalam sejarah seri Metroid. Pengalaman bermainnya yang mencekam dan dirancang dengan sangat baik membuat banyak pemain mengingat betapa pentingnya seri ini bagi lini produk Nintendo. Metroid Dread adalah game 2D Metroid yang sesungguhnya, dan banyak yang berharap Ravenous dapat memberikan kualitas serupa.
Sementara itu, Metroid Prime 4: Beyond yang dirilis setahun sebelumnya justru menjadi salah satu game paling memecah belah di seri ini. Nintendo tidak banyak mendorong game tersebut keluar dari format aslinya meskipun sudah 18 tahun sejak entri terakhir dalam seri tersebut. Beberapa elemen cerita dianggap gagal memenuhi ekspektasi banyak pemain.
Secara keseluruhan, game tersebut tetap memberikan pengalaman yang menyenangkan, namun tidak meninggalkan kesan mendalam setelah selesai dimainkan. Hal ini membuat posisi Metroid Ravenous menjadi semakin penting untuk mengembalikan reputasi seri di mata para penggemar.
Dengan jarak waktu yang relatif dekat antara Metroid Prime 4: Beyond dan Metroid Ravenous, Nintendo tampaknya ingin menjaga momentum seri Metroid tetap berjalan. Para penggemar tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mengetahui apakah Metroid Ravenous akan mampu menghadirkan kembali kejayaan Metroid Dread atau justru mengulang kekurangan pendahulunya.
Menariknya, pengumuman ini datang di tengah tren positif industri game yang dipenuhi berbagai judul menarik. Bagi kamu yang mencari alternatif permainan sambil menunggu perilisan Metroid Ravenous, ada game indie baru yang bisa dicoba, atau jika kamu berlangganan layanan game, Game Pass juga baru saja menambah koleksinya.
Metroid Ravenous akan tersedia untuk Switch 2 mulai 28 Januari 2027. Dengan waktu tunggu yang tidak terlalu lama, para penggemar Samus Aran dapat segera merasakan petualangan 2D terbaru yang menjanjikan pengalaman horor yang lebih intens dengan mekanisme penyerapan kekuatan musuh yang inovatif.
Keputusan Nintendo untuk menghadirkan elemen horor yang lebih kuat menunjukkan keseriusan mereka dalam mengembangkan identitas unik untuk seri 2D Metroid. Dikombinasikan dengan kemampuan baru Samus untuk menyerap kekuatan musuh, Metroid Ravenous berpotensi menjadi salah satu game paling menarik di awal tahun 2027.
Yang jelas, pengumuman ini memberikan angin segar bagi para penggemar setia yang telah menantikan kelanjutan kisah Samus Aran dalam format 2D sejak Metroid Dread dirilis. Kini pertanyaannya tinggal satu: akankah Metroid Ravenous mampu memenuhi ekspektasi tinggi yang telah dibangun oleh pendahulunya?





Komentar
Belum ada komentar.