📑 Daftar Isi

Resident Evil Berpotensi Hadir di Jepang, Intip Bocoran Terbarunya!

Resident Evil Berpotensi Hadir di Jepang, Intip Bocoran Terbarunya!

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Produser Resident Evil Requiem, Masato Kumazawa, mengungkapkan bahwa seri Resident Evil berpotensi mengambil latar di Jepang untuk sekuel mendatang. Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi penggemar mengenai arah franchise tersebut pasca kesuksesan Resident Evil Requiem yang dirilis pada 27 Februari 2026.

Dalam wawancara dengan media Jepang Futaman, Kumazawa menyatakan bahwa ide latar Jepang sudah lama dipikirkan oleh tim pengembang Capcom. “Saya pikir latar Jepang adalah sesuatu yang pernah dipikirkan oleh setiap penggemar Resident Evil di Jepang, dan saya juga sudah mempertimbangkannya. Karena tim pengembang terutama berbasis di Jepang, saya pikir setiap anggota pernah memikirkannya,” ujar Kumazawa.

Meski demikian, Kumazawa menegaskan bahwa pernyataannya bukanlah konfirmasi resmi bahwa game Resident Evil berlatar Jepang sedang dalam pengembangan. Ia hanya memberi isyarat bahwa lokasi tersebut “mungkin akan muncul di beberapa titik di masa depan.”

Latar Jepang: Langkah Berani Capcom?

Sejak awal kemunculannya 30 tahun lalu, franchise Resident Evil sebagian besar berlatar di Amerika Serikat, dimulai dari Raccoon City. Namun, seri ini juga telah menjelajahi lokasi lain seperti Louisiana di RE7, pedesaan Spanyol di RE4, dan Eropa Timur di RE Village. Jepang menjadi negara yang belum pernah dijamah sebagai latar utama.

Menurut Kumazawa, langkah ini bisa menjadi “perombakan menarik” yang sejalan dengan keberanian tim pengembang dalam mengambil risiko. Keberanian tersebut terbukti membuahkan hasil pada Resident Evil Requiem yang mendapat skor 89/100 di OpenCritic dengan tingkat rekomendasi 95%.

Jika Anda tertarik dengan perkembangan terbaru seri ini, simak juga perubahan konsep yang terjadi pada Resident Evil Requiem.

Karakter Baru atau Lama di Jepang?

Salah satu aspek menarik dari potensi latar Jepang adalah kemungkinan kehadiran karakter. Kumazawa tidak menyebutkan secara spesifik, tetapi penggemar berspekulasi bahwa karakter ikonik seperti Leon, Jill, Claire, Ada, dan Chris bisa bertugas di Jepang. Di sisi lain, latar baru juga membuka peluang untuk karakter orisinal, seperti yang dilakukan Resident Evil Requiem dengan memperkenalkan Grace Ashcroft sebagai protagonis baru.

Franchise horor lain, Silent Hill, juga telah menjajaki Jepang melalui Silent Hill f. Konami bahkan melanjutkan ekspansi lokasi dengan Silent Hill: Townfall yang berlatar Skotlandia. Hal ini menunjukkan tren bahwa game horor mulai berani keluar dari zona nyaman Amerika.

Untuk informasi lebih lanjut, baca juga tentang update grafis yang akan hadir di Resident Evil Requiem.

Implikasi untuk Masa Depan Franchise

Meskipun belum ada kepastian, pernyataan Kumazawa memberikan gambaran bahwa Capcom serius mempertimbangkan Jepang sebagai latar. Dengan basis pengembang yang berada di Jepang, eksplorasi lokasi ini terasa natural. Jika terealisasi, ini akan menjadi pertama kalinya franchise utama Resident Evil berlatar di Asia.

Bagi penggemar yang ingin menikmati seri lawas, Resident Evil 4 Remake juga telah dirilis untuk perangkat Apple.

Keputusan akhir tetap berada di tangan Capcom. Namun, dengan antusiasme penggemar dan potensi cerita yang kaya, latar Jepang bisa menjadi salah satu babak paling menarik dalam sejarah Resident Evil.

Komentar

Belum ada komentar.