Telset.id – Retroid, pengembang handheld gaming berbasis Android, memberikan peningkatan spesifikasi pada Retroid Pocket 5 dan Flip 2. Namun, keputusan ini diikuti dengan kenaikan harga yang akan berlaku setelah 14 Juli 2026.
Para pemesan yang belum memenuhi pesanan untuk varian entry-level dengan RAM 8GB dan penyimpanan 128GB akan mendapatkan upgrade gratis ke RAM 12GB tanpa biaya tambahan. Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh Retroid Handhelds.
Setelah 14 Juli 2026, harga kedua handheld tersebut akan naik sebesar $10. Perubahan ini secara efektif menghilangkan varian termurah dari lini produk Retroid.
Meskipun bukan perangkat terbaru dari Retroid—gelar tersebut dipegang oleh Retroid Pocket Nova—Pocket 5 dan Flip 2 tetap menjadi pilihan menarik. Keduanya ditenagai chip Snapdragon 865 yang mampu menjalankan emulasi konsol seperti Gamecube dan PlayStation 2.
Penambahan RAM sebesar 4GB diharapkan dapat meningkatkan performa emulasi secara signifikan. Namun, kenaikan harga $10 membuat perubahan ini lebih terasa sebagai penghapusan tier harga murah daripada sekadar peningkatan spesifikasi.
Konsumen masih memiliki waktu hingga 14 Juli 2026 untuk membeli Pocket 5 atau Flip 2 dengan harga saat ini. Setelah tanggal tersebut, harga awal Pocket 5 menjadi $209, sedangkan Flip 2 dibanderol mulai $219.
Retroid belum mengungkapkan alasan pasti di balik perubahan ini. Namun, kondisi industri teknologi secara umum menunjukkan bahwa biaya dan ketersediaan RAM menjadi faktor utama. Permintaan besar dari perusahaan AI terhadap memori telah mendorong produsen komponen menaikkan harga secara drastis.
Baca Juga:
Perusahaan seperti Microsoft, Apple, dan Framework juga mengalami tekanan serupa dan terpaksa menaikkan harga produk mereka. Apple, misalnya, telah menerapkan strategi penghapusan tier harga murah untuk mengurangi dampak kenaikan biaya komponen.
Situasi Retroid paling mirip dengan Framework. Kedua perusahaan menjual produk populer, tetapi tidak dalam skala produksi sebesar Apple atau Samsung. Akibatnya, mereka tidak memiliki cadangan pasokan RAM yang besar atau ruang negosiasi yang cukup untuk mendapatkan harga lebih baik.
Menghilangkan tier harga yang lebih murah menjadi keputusan bisnis yang paling masuk akal bagi Retroid dalam kondisi pasar saat ini. Langkah ini memungkinkan perusahaan tetap mempertahankan margin keuntungan di tengah kenaikan biaya komponen global.
Bagi para penggemar handheld gaming, keputusan ini memberikan dilema. Di satu sisi, mereka mendapatkan peningkatan RAM yang signifikan tanpa biaya tambahan untuk pesanan yang sudah ada. Di sisi lain, harga entry-level untuk pembelian baru menjadi lebih mahal.
Retroid Pocket 5 dan Flip 2 tetap menjadi pilihan solid untuk emulasi game klasik. Dengan Snapdragon 865 dan RAM 12GB, kombinasi ini menawarkan performa yang mumpuni untuk menjalankan game-game dari era PlayStation 2 dan Gamecube.
Kenaikan harga $10 mungkin tidak terlalu signifikan bagi sebagian konsumen. Namun, perubahan ini menandai tren yang lebih luas di industri di mana komponen memori menjadi semakin mahal akibat permintaan dari sektor AI.
Para calon pembeli yang masih ragu disarankan untuk segera mengambil keputusan sebelum 14 Juli 2026. Setelah tanggal tersebut, harga resmi akan naik dan varian termurah tidak lagi tersedia.
Retroid sendiri terus memperluas jajaran produknya. Selain Pocket 5 dan Flip 2, perusahaan juga bersiap merilis Retroid Pocket Nova yang disebut-sebut sebagai perangkat terbaru mereka.
Meskipun menghadapi tekanan biaya, Retroid tetap berkomitmen untuk memberikan pengalaman gaming handheld yang berkualitas. Peningkatan RAM pada Pocket 5 dan Flip 2 menunjukkan bahwa perusahaan masih mendengarkan masukan dari komunitas penggunanya.

Bagi pengguna yang sudah memiliki pesanan, upgrade RAM gratis tentu menjadi kabar baik. Mereka mendapatkan perangkat dengan spesifikasi lebih tinggi tanpa harus membayar biaya tambahan.
Namun, bagi konsumen baru, keputusan pembelian menjadi sedikit lebih rumit. Mereka harus mempertimbangkan apakah peningkatan RAM sebanding dengan kenaikan harga $10.
Dengan harga $209 untuk Pocket 5 dan $219 untuk Flip 2, kedua perangkat ini tetap kompetitif di pasar handheld gaming Android. Terutama jika dibandingkan dengan opsi lain yang tersedia.
Perkembangan ini juga menunjukkan bagaimana dinamika pasar komponen global mempengaruhi produk konsumen. Kenaikan harga RAM akibat permintaan AI telah menciptakan efek domino yang dirasakan oleh berbagai perusahaan.
Ke depannya, mungkin akan semakin banyak perusahaan yang mengadopsi strategi serupa. Menghilangkan varian termurah dan menaikkan spesifikasi dasar bisa menjadi cara untuk mengelola biaya tanpa mengorbankan kualitas produk.
Bagi Retroid, langkah ini juga bisa dilihat sebagai upaya untuk memposisikan produk mereka di segmen yang lebih premium. Dengan RAM 12GB sebagai standar baru, Pocket 5 dan Flip 2 menjadi lebih menarik bagi pengguna yang membutuhkan performa tinggi.
Sementara itu, pengembangan prosesor khusus untuk gaming handheld oleh Qualcomm menunjukkan bahwa pasar ini terus berkembang. Retroid dan kompetitornya akan terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan para gamer.
Kesimpulannya, keputusan Retroid untuk meningkatkan RAM sekaligus menaikkan harga adalah respons logis terhadap kondisi pasar. Konsumen yang ingin mendapatkan harga terbaik harus bertindak cepat sebelum 14 Juli 2026.





Komentar
Belum ada komentar.