Kombinasi kartu grafis GeForce RTX 3090 dan RTX 3050 untuk performa gaming 4K tinggi

RTX 3090 dan RTX 3050 Dikombinasikan, Capai 144 FPS di 4K

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:
  • Kombinasi RTX 3090 dan RTX 3050 dengan Lossless Scaling mencapai 144 FPS di 4K
  • Lossless Scaling adalah alat di Steam seharga $7 untuk AI upscaling dan frame generation
  • RTX 3090 fokus rendering game, RTX 3050 menangani frame generation
  • Performa meningkat dua kali lipat dari 71 FPS menjadi 144 FPS di 4K
  • Solusi alternatif di tengah krisis memori global dan harga GPU mahal
  • Kompatibel dengan berbagai game tanpa perlu dukungan resmi pengembang
  • Mendukung multiplier frame generation 2X, 3X, dan 4X
  • Bahkan GPU setua GTX 750 Ti atau RX 550 bisa digunakan sebagai GPU sekunder

Telset.id – Kombinasi dua kartu grafis lawas, GeForce RTX 3090 dan GeForce RTX 3050, mampu menghasilkan performa gaming hingga 144 FPS di resolusi 4K. Seorang penggemar teknologi berhasil menggabungkan kedua GPU berbasis arsitektur Ampere ini dengan bantuan perangkat lunak murah bernama Lossless Scaling.

Pengguna Reddit dengan nama samaran quziwuzzi membagikan pengalamannya di forum losslessscaling. Ia menggunakan Gainward GeForce RTX 3090 Phoenix sebagai GPU utama untuk menjalankan dan merender game. Sementara itu, kartu grafis sekunder Asus Dual GeForce RTX 3050 OC Edition bertugas menangani proses frame generation yang berat.

Lossless Scaling adalah alat yang tersedia di Steam dengan harga hanya $7. Berbeda dengan solusi proprietary seperti Nvidia DLSS, AMD FSR, atau Intel XeSS, perangkat lunak ini kompatibel dengan hampir semua game dan aplikasi video tanpa memerlukan dukungan resmi dari pengembang.

Dalam pengaturan yang dibagikan, Lossless Scaling tidak mengambil sumber daya dari GPU utama. Sebaliknya, proses frame generation yang membutuhkan daya komputasi tinggi dijalankan sepenuhnya oleh GeForce RTX 3050. Hal ini memungkinkan RTX 3090 untuk fokus sepenuhnya pada rendering game.

Hasil Pengujian

Menurut pengakuan sang Redditor, GeForce RTX 3090 mampu menghasilkan hingga 71 FPS pada resolusi 4K (3840×2160). Setelah dipasangkan dengan RTX 3050 dan menggunakan Lossless Scaling untuk frame generation, performa sistem meningkat dua kali lipat menjadi 144 FPS di resolusi yang sama.

Sayangnya, kreator tidak menyebutkan game spesifik yang digunakan dalam pengujian tersebut. Motivasi utama dari peningkatan performa ini adalah untuk memanfaatkan televisi LG C4 OLED berukuran 42 inci miliknya yang memiliki refresh rate 144 Hz.

Lossless Scaling mendukung multiplier frame generation 2X, 3X, dan 4X. Fitur ini pada dasarnya menggandakan, melipatgandakan tiga kali, atau melipatgandakan empat kali frame rate yang dirasakan. Meskipun teknologi ini kompatibel dengan iGPU, Anda tetap membutuhkan kartu grafis diskrit yang tepat untuk hasil terbaik.

GeForce RTX 3050 terbukti lebih dari cukup untuk menangani frame generation pada resolusi 4K. Menurut catatan langsung sang Redditor, mode 2X, 3X, dan adaptive Lossless Scaling semuanya berfungsi dengan baik tanpa kendala.

Solusi Alternatif di Tengah Krisis Memori

Krisis memori global yang masih berlangsung terus memberikan tekanan besar pada ketersediaan dan harga kartu grafis. Biaya untuk upgrade ke kartu grafis terbaru dan tercanggih masih di luar jangkauan banyak gamer. Akibatnya, komunitas gaming terus mencari solusi terjangkau untuk meningkatkan performa tanpa mengeluarkan biaya besar.

Alat Lossless Scaling ini dapat memberikan kehidupan baru pada perangkat keras yang sudah ada. Jika Anda memiliki kartu grafis cadangan yang tidak terpakai, Anda bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan performa gaming. Bahkan kartu grafis setua GeForce GTX 750 Ti atau Radeon RX 550 pun dapat meningkatkan performa sistem.

Meskipun beberapa pihak berpendapat bahwa frame generation hanyalah “frame palsu”, dengan harga hanya $7, ini adalah cara yang hemat biaya untuk meningkatkan pengalaman bermain game. Setidaknya, trik ini bisa menjadi solusi sementara sampai krisis memori mereda dan Anda benar-benar bisa upgrade kartu grafis.

Keberhasilan eksperimen ini menunjukkan bahwa pengguna tidak selalu harus membeli GPU termahal untuk menikmati performa tinggi. Dengan sedikit kreativitas dan alat yang tepat, kombinasi kartu grafis lama pun bisa menghasilkan performa yang mengesankan.

Konsep penggunaan GPU sekunder untuk menangani tugas tertentu sebenarnya bukan hal baru. Beberapa pengguna sebelumnya telah mencoba pendekatan serupa untuk berbagai keperluan, termasuk untuk akselerasi rendering video atau komputasi. Namun, penerapannya untuk frame generation dalam gaming dengan hasil seperti ini masih relatif jarang.

Potensi dan Keterbatasan

Meskipun hasilnya impresif, perlu dicatat bahwa pendekatan ini memiliki beberapa keterbatasan. Pertama, Anda memerlukan motherboard yang mendukung multi-GPU dan ruang fisik yang cukup di dalam casing. Kedua, konsumsi daya sistem akan meningkat secara signifikan dengan penambahan kartu grafis kedua.

Selain itu, tidak semua game merespons dengan baik terhadap teknik frame generation. Beberapa judul mungkin mengalami masalah kompatibilitas atau peningkatan input lag yang terasa. Namun, Lossless Scaling diklaim bekerja dengan baik di sebagian besar game berkat pendekatannya yang berbasis driver-level.

Dari segi biaya, solusi ini sangat menarik. Dengan investasi hanya $7 untuk perangkat lunak Lossless Scaling dan kartu grafis bekas seperti RTX 3050 yang harganya relatif terjangkau, pengguna bisa mendapatkan peningkatan performa yang signifikan tanpa harus membeli GPU flagship terbaru yang harganya bisa mencapai ribuan dolar.

Bagi pengguna yang sudah memiliki kartu grafis mid-range atau high-end dari generasi sebelumnya, menambahkan GPU sekunder murah bisa menjadi cara cerdas untuk memperpanjang umur pakai sistem gaming mereka. Ini adalah alternatif yang patut dipertimbangkan di tengah kondisi pasar GPU yang masih belum stabil.

Ke depannya, mungkin akan semakin banyak pengguna yang mengeksplorasi pendekatan serupa. Dengan semakin populernya teknologi frame generation dan AI upscaling, alat seperti Lossless Scaling bisa menjadi solusi standar bagi gamer yang ingin memaksimalkan performa perangkat keras lama mereka.

Eksperimen quziwuzzi ini setidaknya membuktikan satu hal: inovasi tidak selalu datang dari produk baru yang mahal. Terkadang, solusi terbaik justru datang dari cara kreatif dalam memanfaatkan apa yang sudah ada.

Bagi yang tertarik mencoba, pastikan untuk memeriksa kompatibilitas perangkat keras Anda terlebih dahulu. Selain motherboard dan PSU yang memadai, Anda juga perlu memastikan bahwa driver dan sistem operasi mendukung konfigurasi multi-GPU. Dengan persiapan yang tepat, Anda mungkin bisa mendapatkan peningkatan performa serupa tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

Keberhasilan ini juga membuka peluang bagi pengguna kartu grafis Nvidia seri lama lainnya untuk mendapatkan pengalaman gaming yang lebih baik. Dengan harga Lossless Scaling yang sangat terjangkau, tidak ada salahnya untuk mencoba dan melihat sendiri hasilnya.

Untuk informasi lebih lanjut tentang teknologi GPU terkini, Anda dapat membaca artikel tentang Nvidia Vera CPU yang menunjukkan persaingan di pasar prosesor, atau Nvidia Vera CPU Monolitik yang siap bersaing di pusat data.

Kesimpulannya, trik menggabungkan RTX 3090 dan RTX 3050 dengan Lossless Scaling adalah bukti bahwa solusi kreatif dan terjangkau masih ada di tengah mahalnya harga GPU. Bagi gamer yang memiliki kartu grafis cadangan, ini bisa menjadi cara efektif untuk menikmati gaming 4K dengan frame rate tinggi tanpa harus membeli GPU baru.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.