Telset.id – Pemilik konsol Nintendo Switch yang bisa menjalankan custom firmware kini dapat memainkan sejumlah game Windows klasik secara langsung. Sebuah video yang dibagikan di Twitter/X memperlihatkan Need for Speed Underground 2 berjalan cukup lancar di perangkat hybrid milik Nintendo tersebut. Sementara itu, sebuah forum tentang Wine-NX menyebutkan bahwa Quake III dan OpenTTD juga dapat dimainkan, dengan WarCraft III yang hampir siap.
Kemampuan ini menjadi titik balik bagi para penggemar retro gaming yang memiliki konsol Nintendo Switch. Software yang masih dalam tahap “eksperimental” ini memungkinkan game Windows x86 berjalan langsung melalui jalur homebrew Nintendo Switch. Meski masih awal, hasilnya disebut sangat menjanjikan.
Dalam video yang disematkan, NFSU2 terlihat berjalan cukup baik di perangkat keras Nintendo. Game PC lawas dinilai cocok dengan spesifikasi Switch yang oleh banyak pihak dianggap cukup terbatas. Sebuah panel status dalam video tersebut menampilkan penggunaan CPU dan GPU selama game berjalan.
Menurut unggahan forum, “Balapan berjalan sekitar 20–45 fps pada detail default dengan CPU yang di-overclock.” Beberapa game lain yang saat ini dapat ditangani Wine-NX dengan baik antara lain OpenTTD (Transport Tycoon Deluxe) yang berjalan hingga 60 fps. Quake III Arena juga mampu berjalan sekitar 37 fps pada resolusi 1.280 x 720 piksel, menurut sumber tersebut.
Baca Juga:
Game PC terakhir yang disebut kompatibel, meski belum sepenuhnya, adalah WarCraft III. Secara spesifik, pekerjaan yang masih dalam proses ini telah memiliki “menu, kampanye, dan kini cutscene” yang berfungsi. Pencapaian ini menunjukkan bahwa Need for Speed Mobile dan judul-judul game PC lainnya berpotensi mendapat perlakuan serupa seiring perkembangan software ini.
Halaman forum Wine-NX yang ditautkan menjelaskan secara gamblang apa itu Wine-NX dan bagaimana cara kerjanya. Secara singkat, Wine-NX adalah port dari Wine 11 ke Horizon OS native milik Switch. Software ini hadir sebagai paket homebrew dalam format NRO yang diharapkan Horizon untuk game, tetapi memungkinkan untuk menjalankan program dan game Windows dengan dynarec ARM64 dari Box64 yang menerjemahkan kode x86.
Grafis ditangani melalui driver nouveau milik Mesa 20.1. Wine-NX mendukung audio dan layar sentuh, serta controller Switch juga dapat menjalankan tugas mouse/keyboard, sekaligus berfungsi ganda sebagai controller Xbox 360.
Namun, tidak semua Nintendo Switch dapat memuat Wine-NX dan game PC Windows. Pengguna memerlukan konsol yang dapat melakukan boost custom firmware dan menjalankan homebrew NRO. Artinya, dibutuhkan Switch model lama yang belum dipatch atau konsol yang telah dimodifikasi secara hardware.

Kemampuan menjalankan game Windows di Nintendo Switch ini membuka peluang baru bagi komunitas homebrew. Sebelumnya, berbagai upaya untuk menghadirkan game PC ke konsol Nintendo telah dilakukan, seperti port GTA V secara native di Nintendo Switch pada 30 FPS berkat port Homebrew tidak resmi. Ada pula GTA Vice City dan GTA III yang kembali ke browser web setelah takedown DMCA, serta Mario Kart Wii yang direkompilasi untuk PC menggunakan AI dengan potensi 4K dan frame rate tanpa batas.
Bagi penggemar game balap, kehadiran Need for Speed Underground 2 di Nintendo Switch melalui Wine-NX menjadi kabar menarik. Judul klasik ini dikenal sebagai salah satu game balap jalanan paling ikonik, dan kini dapat dimainkan di perangkat genggam Nintendo. Komunitas juga dapat menantikan judul-judul Need for Speed lainnya, seperti yang pernah hadir di PlayStation Plus September 2022 dengan Game Gratis PlayStation Plus yang menyertakan Need for Speed.
Perkembangan Wine-NX ini juga mengingatkan pada berbagai kolaborasi menarik di franchise Need for Speed, seperti kehadiran DJ Steve Aoki di game Need for Speed: No Limits. Antusiasme terhadap seri ini tetap tinggi, dan kemampuan menjalankannya di Nintendo Switch melalui Wine-NX menambah daya tarik tersendiri bagi para penggemarnya.
Meski demikian, penting untuk dicatat bahwa Wine-NX masih dalam tahap awal pengembangan. Software ini bersifat eksperimental, sehingga performa dan kompatibilitas game dapat bervariasi. Pengguna yang tertarik mencobanya perlu memahami risiko yang terkait dengan modifikasi konsol dan menjalankan homebrew.
Ke depan, perkembangan Wine-NX akan menentukan seberapa banyak game Windows yang dapat berjalan di Nintendo Switch. Dengan dukungan audio, layar sentuh, serta fungsi mouse/keyboard dan controller, potensi software ini cukup besar. Namun, semuanya masih bergantung pada upaya komunitas dan pengembang dalam menyempurnakan port Wine 11 ke Horizon OS.





Komentar
Belum ada komentar.