Telset.id – AMD dipastikan akan menghadirkan lini prosesor mobile generasi terbaru, Ryzen AI 500 series dengan codename Medusa Point, yang menggunakan arsitektur Zen 6. Hasil benchmark terbaru menunjukkan performa chip ini mampu melampaui prosesor mobile tercepat milik Intel dan AMD saat ini dalam pengujian single-core.
Berdasarkan listing terbaru di Geekbench, chip 10-core Medusa Point berhasil mencetak skor 3.329 poin pada tes single-core dan 16.555 poin pada tes multi-core. Hasil ini merupakan yang tertinggi kedua untuk kategori mobile, hanya kalah dari lini Snapdragon X2 Elite milik Qualcomm yang baru dirilis.
Listing Geekbench tersebut menampilkan nama platform “AMD Plum-MDS1” yang telah lama dikaitkan dengan keluarga Medusa Point. SKU yang diuji tercatat sebagai “AMD Eng Sample 100-000001713-33_N,” identik dengan bocoran sebelumnya, memastikan bahwa chip yang diuji adalah unit yang sama.
Dibandingkan hasil sebelumnya, skor single-core meningkat hampir 5% sementara skor multi-core naik sekitar 9,7%. Angka ini menunjukkan peningkatan performa yang signifikan dari iterasi sebelumnya. Performa single-core chip ini bahkan setara dengan prosesor desktop kelas atas seperti AMD Ryzen 9 9900X (12-core) dan Ryzen 7 9800X3D (8-core), yang merupakan dua prosesor desktop terkuat AMD saat ini.
Untuk konteks, berikut perbandingan skor single-core chip Medusa Point dengan prosesor lainnya:
- Qualcomm X2 Elite X2E-90-100 (Mobile, 18C): 3.573
- AMD Ryzen 9 9900X (Desktop, 12C): 3.333
- AMD Ryzen 7 9800X3D (Desktop, 8C): 3.333
- AMD Ryzen 9 565? (Mobile, 10C): 3.329
- AMD Ryzen 5 9600X (Desktop, 6C): 3.318
- Intel Core i9-14900KS (Desktop, 24C): 3.226
- Intel Core Ultra 9 285K (Desktop, 24C): 3.195
- AMD Ryzen 9 565? (Previous, Mobile, 10C): 3.174
Sementara itu, skor multi-core chip Medusa Point menempatkannya sejajar dengan Ryzen AI Max+ 390, yang merupakan satu tingkat di bawah model tertinggi AI Max+ 395 dari lini Strix Halo. Karena chip ini memiliki konfigurasi 10-core, dapat diperkirakan bahwa SKU ini adalah Ryzen AI 9 565, mengingat Ryzen AI 9 365 (dari Strix Point) dan Ryzen AI 9 465 (dari Gorgon Point) memiliki konfigurasi serupa.
Perbandingan multi-core menunjukkan peningkatan signifikan: Ryzen AI 9 365 memiliki skor rata-rata 12.410, sehingga Medusa Point 33% lebih cepat dalam pengujian ini. Berikut perbandingan skor multi-core selengkapnya:
- Intel Core i9-14900KS (Desktop, 24C): 23.008
- Intel Core Ultra 9 285K (Desktop, 24C): 22.472
- AMD Ryzen 9 9950X3D (Desktop, 16C): 22.169
- AMD Ryzen 9 9900X (Desktop, 12C): 19.696
- Qualcomm X2 Elite X2E-90-100 (Mobile, 18C): 18.026
- AMD Ryzen 7 9800X3D (Desktop, 8C): 18.317
- AMD Ryzen 9 565? (Mobile, 10C): 16.555
- AMD Ryzen 5 9600X (Desktop, 6C): 14.742
- AMD Ryzen 9 565? (Previous, Mobile, 10C): 15.092
Listing Geekbench kali ini juga melaporkan kecepatan clock yang akurat. Frekuensi dasar tercatat 2.0 GHz, sementara frekuensi boost mencapai 5.37 GHz, yang jauh lebih masuk akal dibanding bocoran sebelumnya. Selain itu, listing menunjukkan 10MB cache L2 dan 32MB cache L3. Sebagai perbandingan, Ryzen AI 9 465 memiliki total cache 34MB.
Secara keseluruhan, benchmark ini menunjukkan prospek yang sangat menjanjikan untuk Medusa Point. Lini mobile generasi berikutnya dari AMD tampaknya akan mendapatkan keuntungan besar dari lompatan arsitektural berkat silikon Zen 6. Chip ini merupakan penawaran mobile mainstream yang dirancang untuk bersaing dengan Intel Panther Lake, sementara Nova Lake mobile dan Gator Range (Ryzen 10000) milik AMD sendiri akan melayani sebagai CPU kelas atas.
Kinerja single-core yang luar biasa ini menempatkan AMD pada posisi kompetitif yang kuat di segmen prosesor mobile. Dengan arsitektur Zen 6, Medusa Point tidak hanya unggul dalam efisiensi tetapi juga dalam performa mentah, menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna yang membutuhkan kinerja tinggi dalam bentuk faktor mobile.
Bagi penggemar teknologi dan pengguna yang menginginkan performa terbaik, perkembangan ini patut diantisipasi. Kehadiran Fitur Terbaru dari prosesor ini diharapkan dapat memberikan peningkatan signifikan dalam pengalaman komputasi mobile.
Baca Juga:
Dengan hasil benchmark yang mengesankan ini, AMD menunjukkan bahwa mereka serius dalam persaingan prosesor mobile. Performa single-core yang mampu menyaingi prosesor desktop kelas atas merupakan pencapaian yang patut diapresiasi dan menandakan lompatan besar dalam teknologi prosesor mobile.
Meskipun hasil ini sangat positif, perlu diingat bahwa chip yang diuji masih dalam tahap sampel engineering. Performa akhir produk komersial mungkin akan berbeda, namun tren peningkatan yang konsisten dari bocoran sebelumnya memberikan optimisme bahwa Medusa Point akan menjadi lini prosesor mobile yang kompetitif.
AMD diperkirakan akan merilis lini Ryzen AI 500 series dengan arsitektur Zen 6 pada tahun depan. Dengan performa yang sudah terlihat dari sampel awal, konsumen dapat menantikan peningkatan signifikan dalam hal kecepatan dan efisiensi dibandingkan generasi saat ini.





Komentar
Belum ada komentar.