Telset.id – Apple resmi mengumumkan Mac Studio terbaru yang ditenagai chip M5 Max dan M5 Ultra, menghadirkan lompatan performa signifikan untuk AI dan kreator profesional. Model terbaru ini menyatukan kembali lini Mac Studio di bawah satu generasi chip setelah sebelumnya terpecah antara M4 Max dan M3 Ultra. Dengan klaim sebagai “chip paling powerful yang pernah dibuat Apple”, Mac Studio baru ini siap menjadi primadona bagi pengguna yang membutuhkan komputasi ekstrem.
Mac Studio dengan M5 Ultra menjadi sorotan utama karena merupakan chip pertama Apple dengan arsitektur “quad-die” yang menggabungkan dua chip dual-die M5 Max menjadi satu kesatuan. Teknologi UltraFusion generasi terbaru ini memungkinkan keempat die beroperasi layaknya satu prosesor tunggal dengan kecepatan interkoneksi mencapai rekor 4.4TB/s. Hasilnya, M5 Ultra mampu menawarkan hingga 36-core CPU dan 80-core GPU yang siap menangani beban kerja paling berat sekalipun.
Harga dan Ketersediaan Mac Studio Terbaru
Apple membuka pre-order Mac Studio baru mulai hari ini di 30 negara dan wilayah, termasuk AS. Unit akan mulai dikirim pada 22 September 2026, bersamaan dengan peluncuran Mac mini terbaru dan sistem operasi macOS 27 Golden Gate. Namun, untuk konfigurasi tertinggi dengan memori 512GB, Apple memperkirakan ketersediaannya baru akan hadir pada akhir Oktober dengan harga yang belum diumumkan.
Soal harga, Mac Studio dengan M5 Max dibanderol mulai dari $2.499 dengan konfigurasi dasar 36GB memori terpadu dan penyimpanan 512GB. Sementara itu, Mac Studio dengan M5 Ultra dijual mulai dari $5.499 dengan 96GB memori dan 1TB penyimpanan. Harga ini hanya $200 lebih mahal dari harga awal M3 Ultra, namun perlu dicatat bahwa M3 Ultra sebelumnya diluncurkan dengan harga jauh lebih rendah, yaitu $3.999. Kenaikan harga ini sebagian besar disebabkan oleh melonjaknya harga komponen memori di pasar global.
Baca Juga:
Spesifikasi dan Performa M5 Ultra
Apple mengklaim M5 Ultra memberikan peningkatan performa AI hingga 4.3x lebih cepat dibandingkan M3 Ultra, dengan dukungan Neural Accelerator yang hadir pertama kali di setiap core GPU untuk mempercepat komputasi matriks. Untuk performa grafis, chip ini diklaim 1.8x lebih cepat, sementara kecepatan CPU mencapai 1.3x lebih tinggi dari pendahulunya. Memory bandwidth M5 Ultra kini mencapai 1.2TB per detik, meningkat 50 persen dari M3 Ultra yang “hanya” 819GB per detik.
Bagi para kreator video, M5 Ultra membawa kabar baik dengan Media Engine yang memiliki dua kali lebih banyak blok encode dan decode video dibandingkan M5 Max. Kemampuan ini memungkinkan Mac Studio baru memutar hingga 33 stream video 8K ProRes 422 pada 30 fps secara bersamaan. Apple juga mengklaim peningkatan signifikan pada berbagai beban kerja profesional, termasuk hingga 15.4x lebih cepat untuk pelatihan ML di Foundry Nuke dibandingkan M1 Ultra, dan 9.8x lebih cepat untuk pemrosesan prompt LLM di LM Studio.
Sementara itu, M5 Max juga menawarkan peningkatan impresif dengan GPU hingga 40-core yang diklaim 50 persen lebih cepat dari generasi sebelumnya. Chip ini mendukung memori terpadu hingga 128GB dengan bandwidth 614GB/s, serta dilengkapi ray tracing hardware-accelerated generasi ketiga dan shader core yang ditingkatkan. Untuk pengguna yang sering bekerja dengan footage 8K uncompressed, Media Engine pada M5 Max mendukung decoding H.264, HEVC, ProRes, dan AV1.
Desain dan Konektivitas
Secara desain, Mac Studio baru mempertahankan bentuk compact yang sama seperti generasi sebelumnya sejak pertama kali diperkenalkan pada 2022, lengkap dengan port USB-A di bagian belakang. Namun, yang baru adalah peningkatan konektivitas yang signifikan. Mac Studio kini mendukung Thunderbolt 5 dengan kecepatan transfer hingga 120Gb/s, Wi-Fi 7, dan Bluetooth 6 untuk pertama kalinya berkat chip Apple N1.
Thunderbolt 5 membuka berbagai kemungkinan baru, termasuk dukungan RDMA yang memungkinkan pengguna mengklaster beberapa Mac Studio bersama-sama. Apple mengklaim klaster empat Mac Studio dapat memberikan performa inferensi AI terdistribusi hingga 3x lebih cepat dibandingkan satu mesin tunggal. Ada juga dukungan genlock melalui USB-C untuk sinkronisasi yang lebih presisi antara display dan kamera, dengan iPhone 17 Pro disebutkan secara spesifik.
Dari sisi tampilan, Mac Studio baru mampu menggerakkan hingga delapan display sekaligus, atau empat unit Studio Display XDR pada resolusi penuh 5K dengan refresh rate 120Hz. Penyimpanan juga mengalami peningkatan dengan arsitektur SSD generasi terbaru berbasis PCIe Gen 6 yang diklaim dua kali lebih cepat dari generasi sebelumnya, sangat berguna untuk memuat proyek besar, mentransfer file, dan bekerja dengan model bahasa besar.
Fokus pada AI Lokal
Apple secara eksplisit memposisikan Mac Studio baru sebagai mesin AI lokal yang powerful. Dengan memori terpadu hingga 512GB pada konfigurasi tertinggi, pengguna dapat menyimpan dataset besar sepenuhnya di memori lokal, meningkatkan kecepatan token-per-detik, dan menjalankan LLM besar dengan ratusan miliar parameter sepenuhnya di perangkat. Apple juga memperkenalkan dua framework untuk mendukung ini: Core AI, arsitektur baru yang dioptimalkan untuk memori terpadu, dan framework open-source MLX yang sudah ada.
Klaim performa AI Apple memang mengesankan. M5 Ultra disebut mencapai 4.3x performa AI puncak dibandingkan M3 Ultra dan 9.8x dibandingkan M1 Ultra. Sementara M5 Max menawarkan hingga 3.9x performa AI lebih cepat dari generasi sebelumnya. Kombinasi memori besar, penyimpanan cepat, dan Neural Accelerator di setiap core GPU menjadikan Mac Studio sebagai platform ideal untuk menjalankan model AI open-weight yang substansial sepenuhnya secara on-device.
Dengan pensiunnya lini Mac Pro, Mac Studio kini menjadi komputer desktop paling powerful yang dimiliki Apple. Ukurannya yang ringkas memungkinkan perangkat ini diletakkan di bawah monitor, namun tetap menawarkan performa yang mampu menangani beban kerja paling berat. Bagi para profesional yang selama ini mengandalkan cloud untuk komputasi berat, Mac Studio baru menawarkan alternatif lokal yang menarik dengan efisiensi energi yang diklaim sebagai yang terbaik di industrinya.
Meskipun harga yang ditawarkan cukup tinggi, terutama untuk konfigurasi M5 Ultra dengan memori 512GB yang diperkirakan akan mencapai lima digit dolar AS, Apple tampaknya menargetkan pengguna yang benar-benar membutuhkan performa ekstrem ini. Dengan pre-order yang sudah dimulai dan pengiriman dijadwalkan pada 22 September, Mac Studio baru siap menjadi pilihan utama bagi para profesional kreatif dan peneliti AI yang membutuhkan kekuatan komputasi tanpa kompromi.





Komentar
Belum ada komentar.