Telset.id – Baterai berkapasitas 14.000mAh yang dikembangkan Honor dilaporkan telah masuk ke tahap produksi massal. Informasi ini muncul sebagai pembaruan dari bocoran sebelumnya pada Juni yang menyebut baterai tersebut masih berada di tahap New Product Introduction (NPI). Menurut tipster Digital Chat Station, kapasitas baterai ini berada di kisaran 14.000mAh hingga 15.000mAh dan telah memasuki fase produksi percobaan.
Pembaruan ini menjadi penting karena Honor disebut menargetkan smartphone dengan baterai tersebut mampu bertahan hingga sepekan penuh dalam sekali pengisian daya. Klaim tersebut, jika terwujud, menempatkan Honor pada posisi berbeda dibanding mayoritas ponsel saat ini yang masih mengandalkan baterai berkapasitas jauh lebih kecil.
Meski demikian, Digital Chat Station belum mengungkap smartphone mana yang akan memakai baterai 14.000mAh ini. Tipster hanya menyebut Honor berpotensi menggunakannya pada Power3 atau Win RT3. Kedua nama tersebut belum dikonfirmasi resmi oleh Honor.
Baterai Kepadatan Tinggi, Bobot dan Ketebalan Dijaga
Dalam bocorannya, Digital Chat Station menyebut baterai ini merupakan sel dengan kepadatan tinggi. Artinya, kapasitas besar tidak serta-merta membuat bodi ponsel menjadi tebal atau berat berlebihan. Tipster menegaskan bobot dan ketebalan keseluruhan ponsel tidak akan berlebihan.
Pendekatan ini relevan mengingat kapasitas 14.000mAh hingga 15.000mAh jauh melampaui standar ponsel konsumen umum. Tanpa sel berdensitas tinggi, kapasitas sebesar itu berpotensi menghasilkan perangkat yang terlalu tebal untuk dipakai sehari-hari.
Honor sendiri baru-baru ini memperkenalkan Win RT2 dan Win Turbo2 dengan baterai 12.070mAh. Kedua perangkat tersebut menjadi acuan pembanding terdekat untuk melihat arah pengembangan baterai Honor. Detail lengkap mengenai keduanya bisa disimak pada artikel Win RT2 dan Win Turbo2.
Baca Juga:
Jadwal Peluncuran dan Nama Perangkat
Menurut bocoran Digital Chat Station, ponsel yang membawa baterai 14.000mAh ini diperkirakan meluncur pada tahun depan. Belum ada keterangan lebih spesifik mengenai kuartal atau bulan peluncuran, termasuk pasar mana yang akan lebih dulu menerima perangkat tersebut.
Ketidakpastian soal nama perangkat membuat Power3 dan Win RT3 masih sebatas kemungkinan. Honor belum merilis pernyataan resmi terkait keduanya. Sebagai gambaran lini produk Honor yang sudah ada, perangkat seperti Honor Win2 menunjukkan bagaimana Honor merancang ponsel dengan spesifikasi yang menonjol di segmennya.
Perlu dicatat, seluruh informasi dalam bocoran ini berasal dari Digital Chat Station dan belum dikonfirmasi Honor. Sumber asli laporan ini berbahasa Mandarin. Karena itu, detail seperti kapasitas final, nama perangkat, serta tanggal peluncuran masih bisa berubah hingga ada pengumuman resmi.
Yang jelas, perpindahan status baterai 14.000mAh dari tahap NPI ke produksi percobaan menandakan pengembangan berjalan lebih jauh dibanding laporan Juni lalu. Jika produksi massal benar-benar berjalan sesuai bocoran, Honor berpotensi menjadi salah satu produsen pertama yang membawa baterai sekelas ini ke ponsel konsumen. Pembaruan berikutnya yang layak ditunggu adalah konfirmasi resmi mengenai perangkat yang akan memakainya.





Komentar
Belum ada komentar.