Ilustrasi bug baterai Pixel yang membuat CPU Tensor tidak bisa tidur dan baterai boros

Bug 4 Bulan Bikin Baterai Pixel Boros, Google Belum Perbaiki

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Bug di Google Issue Tracker sejak April 2026 menyebabkan baterai Pixel boros
  • CPU Tensor tidak bisa masuk mode Deep Doze, terus terbangun meski ponsel tidak dipakai
  • Masalah memengaruhi Pixel 8 Pro, Pixel 9 Pro, Pixel 10 Pro, dan varian XL
  • Bahkan dalam mode Airplane, baterai tetap terkuras 2% per jam
  • Solusi sementara: hapus aplikasi Meta (Facebook, Instagram, Messenger, WhatsApp)
  • Pixel 11 series akan segera diluncurkan dengan Tensor G6 (TSMC 2nm) dan modem MediaTek M90 yang lebih efisien
  • Google belum merilis perbaikan resmi untuk bug ini

Telset.id – Pengguna Pixel 8, Pixel 9, dan Pixel 10 series harus bersabar menghadapi masalah baterai boros yang sudah berlangsung selama empat bulan. Sebuah bug yang tercatat di Google Issue Tracker sejak April 2026 membuat prosesor Tensor pada perangkat Pixel tidak bisa masuk ke mode Deep Doze, sehingga baterai terkuras secara signifikan meskipun ponsel tidak digunakan.

Bug ini pertama kali terdeteksi setelah pembaruan sistem pada Maret 2026. Masalah utamanya terletak pada CPU chip Tensor yang tidak mampu “tidur” atau masuk ke kondisi daya rendah saat ponsel dalam keadaan diam, layar mati, dan tidak dicharge. Dalam kondisi normal, Android akan mengaktifkan mode Deep Doze yang menunda berbagai proses latar belakang dan memerintahkan kernel Linux untuk menurunkan CPU Tensor ke kondisi operasi terendah.

Namun, dengan adanya bug ini, sistem Android gagal masuk ke Deep Doze. Sebaliknya, CPU terus-menerus terbangun secara tidak wajar. Akibatnya, baterai ponsel terkuras terus-menerus meskipun perangkat tidak digunakan sama sekali. Google Issue Tracker mencatat bahwa masalah ini memengaruhi berbagai model, termasuk Pixel 8 Pro, Pixel 9 Pro, Pixel 10 Pro, dan varian XL masing-masing.

Bahkan saat ponsel diaktifkan mode Airplane, layar mati, baterai tetap terkuras. Laporan menunjukkan bahwa pengguna mengalami penurunan baterai hingga 2 persen per jam dalam mode Airplane. Ini merupakan indikasi jelas bahwa bug tersebut sangat serius dan bukan sekadar masalah aplikasi pihak ketiga.

Beberapa teori beredar mengenai penyebab pasti bug ini. Sebagian pihak menyalahkan aplikasi yang tidak ditulis dengan baik, sementara yang lain menduga adanya masalah pada firmware baseband yang membuat modem tetap terjaga dalam loop tertentu saat menggunakan koneksi Wi-Fi. Namun, Google belum memberikan pernyataan resmi atau merilis perbaikan untuk masalah yang sudah berlangsung sejak April 2026.

Salah satu solusi sementara yang disarankan adalah menghapus semua aplikasi milik Meta dari ponsel Pixel. Aplikasi seperti Facebook, Instagram, Facebook Messenger, dan WhatsApp disebut-sebut sebagai penyebab utama pemborosan baterai. Namun, laporan dari pengguna yang sudah mencoba cara ini menunjukkan bahwa meskipun semua aplikasi Meta dihapus, baterai tetap terkuras 2 persen per jam dalam mode Airplane. Ini menandakan bahwa aplikasi Meta mungkin bukan satu-satunya penyebab.

Meskipun Google belum merilis perbaikan, kabar baiknya adalah seri Pixel 11 dikabarkan akan segera diluncurkan dalam beberapa minggu ke depan. Pixel 11 Pro XL misalnya, disebut akan membawa peningkatan signifikan dalam hal efisiensi baterai.

Menurut laporan, Pixel 11 Pro XL akan menggunakan baterai berkapasitas 5.115 mAh, sedikit lebih kecil dibandingkan pendahulunya, Pixel 10 Pro XL yang memiliki baterai 5.200 mAh. Meskipun kapasitasnya lebih kecil, ada beberapa faktor yang bisa membuat baterai Pixel 11 Pro XL lebih awet.

Pertama, prosesor Tensor G6 akan diproduksi oleh TSMC menggunakan node proses 2nm. Teknologi ini memungkinkan kepadatan transistor yang lebih tinggi, sehingga mengurangi konsumsi energi. Selain itu, chip 2nm TSMC akan menggunakan arsitektur transistor Gate-All-Around (GAA) di mana gerbang mengelilingi saluran di keempat sisinya. Ini mengurangi kebocoran arus dan meningkatkan arus drive, yang memungkinkan transistor mengubah statusnya dari “On” ke “Off” lebih cepat, meningkatkan performa dan efisiensi.

Kedua, untuk pertama kalinya, seri Pixel 11 akan menggunakan modem MediaTek, yaitu MediaTek M90. Modem ini diklaim lebih efisien dibandingkan modem Samsung yang digunakan sebelumnya. Penggunaan modem yang lebih efisien ini juga diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan daya tahan baterai secara keseluruhan.

Bagi pengguna Pixel 8, Pixel 9, dan Pixel 10 yang saat ini mengalami masalah baterai boros, belum ada solusi pasti dari Google. Saran sementara adalah menghapus aplikasi Meta untuk melihat apakah ada perbaikan. Namun, perlu diingat bahwa ini bukan jaminan karena bug utama ada pada level sistem operasi.

Google sendiri belum memberikan timeline kapan perbaikan untuk bug ini akan dirilis. Sementara itu, para pengguna Pixel harus terus menunggu dan berharap bahwa pembaruan berikutnya akan menyelesaikan masalah yang sudah berlangsung selama empat bulan ini.

Bagi kamu yang penasaran dengan perkembangan teknologi AI dari Google, bisa membaca artikel tentang Pendapatan Google Cloud yang melonjak 82 persen berkat AI Enterprise. Selain itu, informasi mengenai Gemini 3.5 Flash Cyber untuk keamanan siber juga bisa menjadi bacaan menarik.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.