📑 Daftar Isi

Canon EOS R8 Mark II dengan desain retro kotak dan grip opsional

Canon EOS R8 Mark II Resmi: Stabilizer 5-Axis dan Desain Retro

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Canon EOS R8 Mark II hadir dengan stabilisasi lima-axis in-body hingga 7,5 stop
  • Sensor full-frame CMOS 24,2 megapiksel dan electronic shutter 40fps
  • Desain retro terinspirasi EOS 650 dengan joystick autofokus baru
  • Harga US$1.899 bodi saja, US$2.099 dengan lensa 24-50mm
  • Pre-order dibuka, pengiriman mulai akhir Oktober 2026

Telset.id – Canon resmi mengumumkan kamera mirrorless full-frame generasi kedua, EOS R8 Mark II, dengan tambahan lima-axis in-body stabilization atau stabilisasi gambar di dalam bodi. Fitur ini menjadi salah satu kekurangan paling menonjol pada R8 generasi pertama yang diluncurkan pada 2023 sebagai alternatif yang lebih kecil, lebih murah, dan lebih mudah diakses dibanding Canon R6 Mark II bagi fotografer yang menginginkan kamera full-frame.

Kamera ini diposisikan sebagai opsi full-frame entry-level bagi fotografer amatir. Meski sedikit lebih berat dari pendahulunya, yaitu 1,2 pon atau 546 gram karena adanya fungsi stabilisasi tambahan, EOS R8 Mark II tetap lebih ringan dan lebih murah dibanding EOS R6 Mark III yang dirilis tahun lalu. Canon menyebut EOS R8 Mark II sebagai kamera full-frame teringan di pasar yang memiliki fitur stabilisasi tersebut.

Canon EOS R8 Mark II dijadwalkan tersedia pada akhir Oktober 2026 dengan harga US$1.899 untuk bodi saja, atau US$2.099 dalam paket bersama lensa Canon 24-50mm stabilized. Harga tersebut lebih mahal dibanding R8 generasi pertama yang diluncurkan pada US$1.499, tetapi lebih terjangkau dibanding EOS R6 Mark III yang dibanderol US$2.799. Perbedaan harga itu muncul karena sejumlah spesifikasi yang lebih rendah dan fitur yang dihilangkan.

Spesifikasi dan Kemampuan EOS R8 Mark II

Seperti pendahulunya, R8 Mark II mengusung sensor full-frame CMOS 24,2 megapiksel yang sama dengan R6 Mark II. Sementara itu, R6 Mark III mendapat peningkatan ke sensor 32,5 megapiksel. Kamera baru ini juga masih sepenuhnya menggunakan electronic shutter tanpa tambahan mechanical shutter, dengan pengambilan gambar berkecepatan tinggi yang kembali maksimal di 40fps.

Agar pengguna tidak terlambat menangkap momen kritis, tersedia mode pre-continuous shooting yang mampu menangkap hingga 20 bidikan tambahan sebelum tombol shutter ditekan. Mode ini menyimpan setengah detik momen sebelum tombol ditekan, sehingga peluang mendapatkan frame terbaik menjadi lebih besar.

Stabilisasi lima-axis in-body yang baru menawarkan koreksi guncangan hingga 7,5 stop dan dapat ditingkatkan dengan memasangkan kamera pada lensa yang memiliki stabilisasi sendiri. Canon juga menyematkan sistem Dual Pixel CMOS AF II dengan apa yang disebut perusahaan sebagai pelacakan yang lebih gigih dibanding R8. Sistem autofokus ini dapat mengenali hewan, kendaraan, dan manusia, dengan opsi mendaftarkan hingga 10 orang berbeda berdasarkan wajah dan mengurutkan prioritasnya. Cakupan autofokus mencapai 100 persen.

Untuk video, kemampuan EOS R8 Mark II maksimal di 4K/60fps yang di-oversample dari lebar sensor 6K penuh, dan frame rate dapat dinaikkan hingga 180fps dengan menurunkan resolusi ke 1080p tanpa crop. Kamera mendukung perekaman 10-bit 4:2:2 dengan Canon Log3 dalam codec HEVC atau AVC pada bit rate hingga 250 Mbps. Autofokus video juga meningkat dengan fitur pelacakan dan deteksi subjek yang sama seperti untuk foto.

Karena Canon menyasar R8 Mark II sebagai opsi full-frame potensial bagi fotografer amatir, kamera ini menyertakan 16 filter warna berbeda, cara mudah untuk menambah atau mengurangi kedalaman blur yang menangani pengaturan seperti f-stop dan shutter speed secara otomatis, serta creative bracketing yang mengambil tiga foto dengan kecerahan dan tone warna berbeda. Ada pula film look baru berupa Positive Filmtone, Negative Filmtone, dan Night Scene.

Desain Retro dan Aksesori Pendukung

Mengikuti perusahaan lain yang mengambil inspirasi dari kamera film lama untuk desain kamera digital baru, R8 Mark II meninggalkan lekuk bodi R8 generasi pertama dan beralih ke bentuk yang lebih kotak dan bersudut. Canon mengaitkan inspirasi desain ini dengan EOS 650 yang berusia hampir 40 tahun, khususnya rumah pentaprism di bagian atas kamera. Dengan battery grip opsional terpasang, kamera memiliki sudut kanan bersudut seperti 650 dan area tombol shutter yang lebih horizontal.

Peningkatan perangkat keras lain mencakup joystick multi-controller baru di atas layar kamera yang memudahkan pemilihan titik fokus, serta slot kartu SD tunggal yang dipindahkan ke sisi kamera agar tetap dapat diakses saat menggunakan tripod. Kamera memakai slot kartu UHS II tunggal, layar belakang vari-angle 3 inci 1,62 juta titik, dan EVF 2,36 juta titik yang tergolong dasar, begitu pula baterai LP-E17 yang hanya mendukung sekitar 340 bidikan dalam mode hemat daya.

Canon juga akan menjual aksesori senilai US$99,99 atau sekitar US$100 yang memperpanjang grip R8 Mark II, sehingga lebih mudah digenggam saat menggunakan lensa besar. Selain itu, flash Speedlite EL-5 Ver.2 baru dibanderol US$379. Pada Oktober 2026, Canon juga merilis aplikasi Windows gratis bernama Dual Pixel 3D Converter yang memanfaatkan informasi tambahan yang ditangkap sistem autofokus dual-pixel untuk menghasilkan citra 3D dari foto 2D yang diambil kamera. Aplikasi ini dapat digunakan untuk membuat foto 3D dengan latar belakang yang bisa digerakkan, model 3D dengan latar belakang yang dihilangkan sepenuhnya, atau video 3D pendek yang menunjukkan penyesuaian perspektif animasi pada subjek jarak dekat.

Canon menyatakan telah mengatasi sejumlah keluhan yang ditemukan pada R8, termasuk kecepatan. R8 Mark II kini dapat memotret pada 40 fps dalam mode electronic shutter dengan continuous autofocus dan auto-exposure, serta menangkap lebih banyak bidikan dalam satu burst, yaitu 58 persen lebih banyak JPEG dan 30 persen lebih banyak RAW. Kemampuan mendaftarkan orang tertentu untuk pelacakan sebelumnya hanya ditemukan pada model kelas atas seperti EOS R6 III.

Canon EOS R8 Mark II kini tersedia untuk pre-order pada harga US$1.899, dengan pengiriman mulai akhir Oktober 2026. Paket bersama lensa Canon RF24-50mm F/4.5-6.3 IS STM dibanderol US$2.099. Harga tersebut mungkin terasa mengejutkan untuk model entry-level, tetapi tampaknya menjadi normal baru bagi kamera di tengah inflasi dan tarif. Bagi pasar Indonesia, informasi harga dan ketersediaan resmi masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari Canon Indonesia.

[ META_DESCRIPTION]
Canon EOS R8 Mark II resmi meluncur dengan stabilizer 5-axis hingga 7,5 stop dan desain retro bergaya EOS 650. Simak spesifikasi, harga, dan tanggal rilisnya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.