Telset.id – Apple diprediksi akan menghadirkan lompatan teknologi paling masif tahun ini melalui chip A20 Pro. Prosesor generasi terbaru ini dikabarkan menggunakan fabrikasi 2 nanometer (2nm) dari TSMC, yang menjanjikan peningkatan performa dan efisiensi daya secara signifikan.
Bocoran yang beredar menyebutkan bahwa transisi dari teknologi 3nm saat ini ke arsitektur 2nm akan membuat chip A20 Pro mampu menawarkan tenaga yang jauh lebih kencang. Meskipun demikian, chip ini tetap beroperasi dengan tingkat efisiensi daya yang jauh lebih baik dalam ukuran kepingan fisik yang hampir sama.
Lompatan teknologi fabrikasi semacam ini memang selalu membawa dampak besar. Itulah sebabnya Apple selalu bekerja bertahun-tahun lebih awal demi mengamankan kapasitas produksi paling mutakhir dari pabrik TSMC, guna mempertahankan keunggulan performa lini iPhone, iPad, hingga Mac.
Inovasi Kemasan Baru: WMCM
Selain mengandalkan fabrikasi 2nm, chip A20 Pro juga dikabarkan akan membawa satu inovasi unik lainnya dari sisi pengemasan perangkat keras. Teknologi yang dimaksud adalah Wafer-Level Multi-Chip Module (WMCM). Ini akan menjadi kali pertama Apple mengadopsi kemasan WMCM untuk prosesor iPhone.
Berdasarkan bocoran yang beredar, ada beberapa keunggulan dari teknologi kemasan tersebut. Pertama, WMCM memungkinkan komponen yang berbeda, seperti System-on-Chip (SoC) dan RAM (DRAM), untuk diintegrasikan secara langsung pada tingkat wafer sebelum dipotong menjadi chip individual.
Kedua, teknologi ini menggunakan teknik yang menghubungkan die tanpa memerlukan interposer atau substrat tambahan. Hal ini membawa keuntungan besar pada manajemen suhu (termal) dan integritas sinyal.
Ketiga, generasi chip Apple berikutnya tidak hanya akan menjadi lebih kecil dan hemat daya, tetapi jarak fisik antara chip prosesor dan memori di dalamnya akan makin rapat.
Fokus Utama pada Eksekusi AI
Berkat jarak komponen yang makin berdekatan tersebut, chip A20 Pro diproyeksikan mampu mendongkrak performa secara signifikan sekaligus menurunkan konsumsi daya secara drastis. Hal ini terutama terlihat saat menangani beban kerja berat seperti komputasi kecerdasan buatan (AI) dan gaming kelas atas.
Dengan hadirnya teknologi WMCM, chip A20 Pro diyakini akan sangat mumpuni dan dikhususkan untuk melahap berbagai tugas berbasis AI. Hal ini sejalan dengan berbagai rumor yang menyebutkan bahwa fitur-fitur unggulan pada sistem operasi iOS 27 mendatang akan sepenuhnya berpusat pada optimalisasi AI, demikian dikutip detikINET dari 9to5Mac, Rabu (13/5/2026).





Komentar
Belum ada komentar.