📑 Daftar Isi

Suasana pameran teknologi Computex 2026 di Taipei dengan sorotan lampu panggung dan layar raksasa bertuliskan Computex.

Computex 2026 Siap Digelar: Ini Bocoran Teknologi Terbaru

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Computex 2026 akan digelar di Taipei pada 2-5 Juni 2026, diprediksi menjadi yang terbesar dan terpenting.
  • MacBook Neo dari Apple mendorong produsen lain (Asus, Acer) untuk merespons dengan laptop murah berkualitas.
  • AI akan mendominasi acara, dengan fokus pada perangkat keras AI dan LLM lokal.
  • Nvidia diprediksi mengumumkan chip ARM N1X untuk laptop, dengan mitra potensial Dell, Lenovo, dan Alienware.
  • Intel akan meluncurkan chip Arc G3 dan G3 Extreme untuk gaming handheld generasi berikutnya, menyaingi AMD.
  • Robot humanoid mulai mendapat sorotan berkat kemajuan AI compute.

Telset.id – Computex 2026 akan berlangsung di Taipei pada 2 hingga 5 Juni. Ajang ini diprediksi menjadi yang terbesar dan terpenting dalam sejarah penyelenggaraannya, dengan sejumlah tantangan besar di industri komputasi konsumen yang siap dijawab oleh para pemain global.

Managing Editor Core Computing Tom’s Guide, Jason England, menyebutkan bahwa Computex 2026 hadir di masa yang sulit bagi industri komputasi. Namun, dari jadwal acara, rumor, dan bocoran yang beredar, lima tren utama diprediksi akan mendominasi gelaran tahun ini.

Tim redaksi Tom’s Guide akan hadir langsung di Taipei untuk meliput dan menguji semua pengumuman terbaru. Mereka mengusung misi “Computing for the rest of us”, yaitu menyajikan liputan yang mudah dipahami oleh semua kalangan, bukan hanya para penggemar teknologi.

MacBook Neo dan Respons Produsen Laptop Windows

Salah satu kejutan terbesar datang dari Apple dengan kehadiran MacBook Neo. Laptop ini dinilai mampu menghadirkan nilai lebih pada segmen laptop murah, dengan kualitas build dan layar yang baik. Kehadirannya disebut membuat para produsen laptop lain “terkejut” dan sedikit “ketakutan”.

Oleh karena itu, Computex 2026 diprediksi akan menjadi ajang bagi para produsen seperti Asus dan Acer untuk merespons dengan cepat. Respons ini akan dimulai dari kehadiran chip Intel Wildcat Lake yang baru, serta peningkatan kualitas desain dan material bodi laptop.

Qualcomm juga diprediksi akan hadir dengan jajaran chip terbarunya, termasuk X2 Elite Extreme dan X2 Plus. Namun, hingga saat ini belum ada informasi mengenai varian entry-level X2 yang bisa menjadi senjata untuk bersaing dengan Apple.

AI di Mana-Mana: Tren yang Tak Terbendung

Tidak mengherankan, kecerdasan buatan atau AI akan menjadi topik utama di Computex 2026. Tahun lalu, acara ini didominasi oleh AI, dan laporan menyebutkan bahwa penyelenggara secara aktif menurunkan perusahaan yang tidak memiliki produk AI untuk dipamerkan.

Dari perangkat keras yang mendukung pusat data AI hingga gadget baru yang menjalankan Large Language Models (LLM) secara lokal, AI akan menjadi topik diskusi terbesar. Meskipun akan banyak produk yang hanya menempelkan label “AI” tanpa manfaat nyata, dipastikan akan ada beberapa perangkat yang benar-benar berguna.

Google I/O telah membuktikan betapa dekatnya era agen AI yang berfokus pada konsumen. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika Computex 2026 akan banyak membahas silikon yang akan mendukung pengalaman AI tersebut.

Nvidia Masuk ke Perang Silikon CPU 2026

Nvidia diprediksi akan mengumumkan silikon ARM terbarunya, yaitu Nvidia N1X. Chip ini disebut-sebut terinspirasi dari superkomputer AI DGX Spark, tetapi dikecilkan untuk digunakan pada laptop.

Karena menggunakan arsitektur ARM, chip ini diharapkan memiliki efisiensi daya yang tinggi, yang akan menjadi signifikan bagi masa depan laptop gaming. Beberapa bocoran menyebutkan bahwa Dell, Lenovo, dan Alienware kemungkinan besar akan menjadi mitra pertama yang menggunakan chip ini.

Sebuah spekulasi menarik juga muncul: Asus sedang merayakan ulang tahun ke-20 ROG. Sebuah varian Zephyrus G14 dengan GPU terintegrasi dan prosesor Intel Panther Lake sebelumnya ditarik dari CES. Mungkinkah akan ada Zephyrus G14 yang menggunakan chip N1X? Ini menjadi bahan pemikiran menarik.

Jensen Huang, CEO Nvidia, diyakini akan naik panggung dalam keynote GTC untuk mengumumkan silikon baru ini.

Handheld Gaming Generasi Berikutnya dari Intel

Intel telah mengkonfirmasi bahwa versi modifikasi dari chip Panther Lake akan hadir untuk perangkat genggam gaming (handheld). Computex 2026 diprediksi menjadi ajang peluncuran perangkat tersebut, dengan MSI Claw yang menggunakan chipset baru sebagai kandidat kuat.

Semua ini berawal dari temuan bahwa CPU Intel Core Ultra Series 3 memiliki GPU yang sangat kuat. Dipasangkan dengan skala XeSS 3 dan multi-frame generation, chip ini mampu memberikan kualitas gambar dan frame rate yang mengesankan.

Sekarang, Intel menghadirkan chip Arc G3 dan G3 Extreme untuk handheld. Meskipun diperkirakan tidak akan murah, lompatan generasi ini disebut-sebut akan membuat AMD gugup.

Untuk informasi lebih lanjut tentang fitur-fitur yang mungkin hadir di perangkat mobile, Anda bisa membaca artikel tentang Fitur Tersembunyi WhatsApp yang mungkin memengaruhi performa ponsel Anda.

Robot Mulai Datang?

Selama beberapa tahun terakhir, robotika dan AI seringkali hanya menjadi wacana. Namun, tahun ini, kabar tentang robotika yang akhirnya mendapatkan daya komputasi AI yang dibutuhkan mulai bermunculan, misalnya dari silikon Nvidia Jetson.

Computex 2026 mungkin menjadi momen pertama di mana publik bisa melihat sekilas wujud masa depan robot humanoid. Meskipun mungkin terasa sedikit seperti episode Black Mirror, dari sudut pandang jurnalisme teknologi, hal ini diakui sangat keren.

Selain lima tren utama tersebut, Computex 2026 juga akan menghadirkan banyak hal lain, seperti komponen PC baru, silikon mutakhir, perlengkapan sim racing, monitor, dan periferal terbaru.

Bagi Anda yang tertarik dengan perkembangan aplikasi pesan instan, jangan lewatkan informasi tentang WhatsApp Uji Coba Fitur Hapus Chat untuk orang lain yang mungkin segera hadir.

Untuk pengguna yang menyukai kustomisasi, kabar tentang WhatsApp Plus Bocor yang fokus pada kostumisasi desain UI juga patut disimak.

Komentar

Belum ada komentar.