Telset.id – Eight Sleep resmi meluncurkan Pod 6, sistem kasur pintar generasi terbaru yang diklaim sebagai peluncuran perangkat keras paling signifikan perusahaan hingga saat ini. Pod 6 hadir dengan harga mulai dari $1,999 atau sekitar Rp30 jutaan untuk ukuran Solo, lebih murah dibanding Pod 5 yang dibanderol mulai $2,799. Perangkat ini kini tersedia di lebih dari 37 negara, termasuk melalui toko online Eight Sleep, dan menjadi Pod pertama yang menyediakan ukuran twin atau single untuk pengguna yang tidur sendiri.
Peluncuran ini menandai perubahan besar pada strategi Eight Sleep. Perusahaan tidak hanya memperbarui kemampuan pendinginan dan pelacakan biometrik, tetapi juga memperkecil ukuran perangkat keras inti sekaligus memperluas jangkauan pasar. Bagi pengguna di Indonesia yang mengikuti perkembangan teknologi tidur, Pod 6 menjadi acuan baru soal seberapa jauh perangkat wearable dan non-wearable bisa menyatu dalam satu ekosistem.
Pod 6 menggantikan Pod 5 sepenuhnya di seluruh negara peluncuran. Eight Sleep menyebut Pod 6 dibangun di atas lebih dari satu dekade riset tidur, didukung lebih dari 50 studi klinis, dan digunakan oleh atlet profesional, entrepreneur, hingga influencer wellness di berbagai belahan dunia.
Pendinginan 20 Persen Lebih Cepat dan Hub Setengah Lebih Kecil
Perubahan paling menonjol pada Pod 6 adalah kecepatan respons termalnya. Eight Sleep mengklaim Pod 6 mampu menyesuaikan suhu 20 persen lebih cepat dibanding generasi sebelumnya. Juru bicara Eight Sleep menjelaskan bahwa angka tersebut diukur terhadap Pod 5 dalam kondisi pengujian yang sama.
Peningkatan ini didukung mesin termal yang didesain ulang dengan daya pompa panas per sisi mencapai 550 Watt, naik dari 400 Watt pada Pod 5. Heatsink-nya dibentuk ulang agar mampu mengalirkan lebih banyak udara dengan hambatan lebih kecil, lalu disetel di ruang anechoic untuk menghilangkan nada liar. Hasilnya, output ekstra tetap hadir dengan noise minimal bahkan pada performa puncak. Rentang suhu yang bisa diatur mencapai 55,4°F hingga 109,4°F atau sekitar 13°C sampai 43°C di masing-masing sisi.
Selain mesin termal, Eight Sleep merombak total hub di bawah kasur. Hub Pod 6 kini berukuran 13.860 cm³ (42 cm × 20 cm × 16,5 cm), jauh lebih kecil dibanding Pod 5 yang mencapai sekitar 25.200 cm³ (40,6 cm × 40,6 cm × 15,2 cm). Artinya, volume hub berkurang sekitar 50 persen sehingga cukup ramping untuk diselipkan di bawah sebagian besar rangka tempat tidur. Perubahan ini dimungkinkan oleh penggantian sistem tangki air yang bisa dilepas dengan reservoir “bottomless” terintegrasi, plus desain ulang jalur heatsink dan aliran udara sirip demi sirip. Hub baru ini dirancang oleh desainer produk Joe Tan.
18 Sensor Biometrik dan Deteksi Sleep Apnea
Dari sisi pelacakan kesehatan, Pod 6 melompat jauh. Jika Pod 5 hanya memiliki dua sensor biometrik yang terintegrasi di cover kasur, Pod 6 kini membawa 18 sensor, dengan sembilan sensor tertanam di masing-masing sisi. Peningkatan kepadatan sensor hingga sembilan kali lipat ini membuat cakupan spasial permukaan tidur jauh lebih presisi.
Sensor non-wearable tersebut menangkap data yang sama seperti Pod 5, yakni pemantauan biometrik kelas klinis untuk heart rate, heart rate variability (HRV), breathing rate, movement, dan sleep stages. Pod 6 juga dapat mendeteksi dengkuran untuk dua orang, baik saat tidur berdampingan maupun di sisi berlawanan tempat tidur. Sistem ini cukup pintar untuk membedakan antara orang dewasa, anak-anak, dan hewan peliharaan.
Eight Sleep menegaskan pembacaan data tetap teratribusi ke orang yang tepat, tidak peduli seberapa dekat posisi tidur dengan pasangan, saat bergerak sepanjang malam, atau ketika anak dan hewan peliharaan naik ke kasur. Sinyal yang lebih bersih ini kemudian memberi umpan pada Autopilot 4.0, mesin AI yang mempelajari pola tidur pengguna dan mempertimbangkan suhu ruangan real-time, cuaca lokal, serta aktivitas harian untuk menyesuaikan suhu cover secara otomatis.
Selain itu, Pod 6 memakai metrik kardiovaskular semalaman seperti HRV, resting heart rate, dan tren kualitas tidur untuk menghitung biological age, yakni usia biologis tubuh saat tidur dibandingkan usia kronologis. Ada pula pregnancy mode yang menyesuaikan regulasi termal dan pelacakan biometrik untuk ketidaknyamanan serta overheating yang berkaitan dengan kehamilan.
Eight Sleep juga telah mengajukan izin FDA di Amerika Serikat untuk deteksi dan mitigasi sleep apnea, serta mengejar izin setara di Abu Dhabi. Menurut National Institutes of Health, sleep apnea memengaruhi sekitar satu miliar orang di dunia. Eight Sleep menilai Pod berada di posisi unik untuk membantu karena perangkat ini sudah melacak pola pernapasan dan respiratory rate setiap malam secara contactless. Perusahaan menyatakan upgrade sensor sembilan kali lipat dibangun dengan akurasi kelas medis, sehingga perangkat kerasnya dirancang untuk mendukung arah tersebut.
Baca Juga:
Harga, Ukuran Solo, dan Langganan Wajib
Pod 6 hadir dalam dua varian utama. Versi Standard dibanderol mulai $2,699 untuk ukuran full hingga $2,999 untuk king dan California king. Sementara itu, varian Solo untuk satu orang dibanderol mulai $1,999 atau sekitar Rp30 jutaan, menjadikannya titik harga terendah Eight Sleep sejauh ini. Solo dapat dipasang pada kasur Twin serta satu sisi kasur Queen, King, dan California King. Standard tersedia dalam ukuran Queen, King, dan California King.
Menariknya, dua cover Solo bisa disatukan nanti dengan sistem zippable tanpa perlu membeli hub kedua. Eight Sleep menyebut keputusan menghadirkan ukuran twin atau single didorong oleh dua kelompok dalam basis member mereka, yakni pasangan di mana hanya satu orang yang menginginkan Pod, serta pengguna yang tidur di kasur Twin atau Twin XL seperti kamar kecil, remaja, dan asrama.
Cover Solo dibangun dengan spesifikasi tinggi dan ketebalan yang sama seperti Standard Cover. Saat ditempatkan di satu sisi kasur berbagi, tidak ada perbedaan ketinggian yang mencolok antara sisi Pod dan sisi kasur kosong. Pod juga dilengkapi sistem strap yang mengikatnya ke kasur agar tidak bergeser sepanjang malam.
Perlu dicatat, Pod 6 tetap memerlukan Autopilot Membership, langganan wajib yang mencakup perangkat lunak pelacakan biometrik dan penyesuaian suhu otomatis. Biaya langganan berkisar $199 hingga $399 per tahun untuk dua pengguna, tersedia dalam tiga tingkatan: Standard, Enhanced, dan Elite. Tingkat tertinggi menambahkan pemantauan well-being, kardiovaskular, dan pernapasan lanjutan. Masa garansi terikat pada tingkat membership, berkisar dua hingga lima tahun. Pod 6 juga kompatibel dengan aksesori opsional seperti cooling pillow cover seharga $999, selimut, dan base.
Untuk konteks industri, Eight Sleep mengumpulkan $50 juta dari Tether pada valuasi $1,5 miliar pada awal tahun ini. Perusahaan juga memperluas jejak internasionalnya dengan meluncurkan produk di China, Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Singapura dalam setahun terakhir, dengan China menjadi salah satu wilayah dengan pertumbuhan tercepat. CEO Matteo Franceschetti menyebut pasar internasional menyumbang lebih dari 30 persen pendapatan dan perusahaan berencana masuk ke wilayah Asia lain serta Amerika Latin.
Franceschetti juga menyoroti kondisi kelangkaan komponen di sektor elektronik. Ia menyatakan pasar berubah karena perusahaan AI meminta berbagai komponen berbeda, dan Eight Sleep menyesuaikan rantai pasok untuk mengantisipasinya. Ia belum memastikan apakah hal ini akan memengaruhi harga.
Dari sisi positioning, Matteo Franceschetti menyebut misi perusahaan adalah mendorong potensi manusia melalui tidur optimal, dan Pod 6 adalah ekspresi terkuat dari misi tersebut. Perangkat ini menyasar pengguna yang selama ini menganggap optimasi tidur kelas laboratorium hanya bisa diakses influencer longevity bermodal jutaan dolar. Dengan hadirnya varian Solo di harga terendah, akses itu kini lebih terbuka.
Sebagai catatan, harga Pod 6 di pasar internasional dilaporkan berbeda-beda antar wilayah. Eight Sleep menyebut harga mulai £1,799 untuk Inggris, sementara keterangan lain menyebut rentang $2,699 hingga $2,999 untuk versi Standard di Amerika Serikat. Perbedaan ini wajar mengingat pajak dan biaya distribusi tiap negara berbeda.
Bagi pengguna yang mempertimbangkan perangkat ini, penting memahami bahwa Pod 6 bukan sekadar alas kasur biasa. Ia adalah kombinasi perangkat keras termal, array sensor biometrik, dan langganan AI yang bekerja sepanjang malam. Keputusan membeli tidak hanya soal harga awal, tetapi juga biaya membership tahunan yang wajib. Bagi yang tertarik dengan tren perangkat pintar berbasis sensor, perkembangan ini sejalan dengan arah industri lain yang makin mengandalkan data real-time, seperti yang terlihat pada model AI open-weight yang juga mengutamakan pemrosesan data cerdas.
Pod 6 kini tersedia untuk dibeli mulai hari ini melalui toko online Eight Sleep. Perangkat ini menggantikan Pod 5 di seluruh 37 negara peluncuran, menandai babak baru bagi Eight Sleep dalam pasar sleep tech global.





Komentar
Belum ada komentar.