Film pelindung di atas thermal pad VRM di dalam GPU Gigabyte RTX 3070

Film Pelindung Thermal Pad Bikin RTX 3070 Panas dan Sering Black Screen

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Gamer temukan film pelindung pabrik di thermal pad VRM Gigabyte RTX 3070 Gaming OC setelah hampir 5 tahun digunakan
  • Masalah yang muncul: suhu VRM tinggi, black screen saat beban tinggi, wake from sleep, dan cold boot
  • Suhu GPU mencapai 80°C dengan hotspot 105°C saat benchmark Furmark dan OCCT
  • Setelah mengupas film dan repaste, suhu turun 15°C pada GPU dan 30°C pada hotspot
  • Gigabyte menolak penggantian karena kartu sudah di luar garansi
  • Kasus menimbulkan pertanyaan tentang QC pabrik dan tanggung jawab produsen atas cacat manufaktur

Telset.id – Seorang gamer menemukan film pelindung pabrik yang tertinggal di thermal pad VRM pada kartu grafis Gigabyte RTX 3070 Gaming OC miliknya, yang menyebabkan suhu tinggi dan masalah black screen setelah digunakan hampir lima tahun.

Berdasarkan laporan Reddit oleh pengguna u/buczi94, GPU tersebut dibeli dalam kondisi baru dan tidak pernah dibongkar atau dikirim untuk perbaikan apa pun. Setelah digunakan selama hampir lima tahun, pemilik GPU mulai menyadari suhu tinggi pada VRM dan sering mengalami black screen saat beban tinggi, saat PC bangun dari mode tidur, dan saat cold boot.

Pengguna Reddit tersebut mengaku telah memperbarui BIOS motherboard, firmware GPU, dan driver, serta menonaktifkan beberapa pengaturan termasuk custom PBO curve, XMP, dan Resizable Bar. Sayangnya, tidak ada satu pun dari langkah-langkah ini yang membantu mengatasi masalah tersebut.

Mereka juga melakukan pengujian benchmark menggunakan Furmark dan OCCT, di mana suhu GPU mencapai 80°C dengan GPU hotspot di 105°C. Meskipun angka-angka ini tidak terlalu mengkhawatirkan, mereka juga menemukan bahwa kipas pendingin secara acak naik ke kecepatan tertinggi, meskipun telah mengatur kurva kipas khusus di MSI Afterburner dan membatasi kipas hingga 90%.

Protective film on top of the VRM thermal pads spotted inside a Gigabyte RTX 3070 GPU

Merasa frustrasi dengan situasi tersebut, pemilik kartu grafis akhirnya memutuskan untuk membongkar GPU untuk dibersihkan dan di-repaste, dan saat itulah mereka menemukan film pelindung pada thermal pad VRM. Mereka mengklaim bahwa mengupas film pelindung dan melakukan repaste pada inti menghasilkan penurunan suhu yang signifikan, yaitu 15°C pada GPU dan 30°C pada GPU hotspot.

Selain itu, setelah tiga jam pengujian stabilitas pada Furmark dan OCCT, tidak ada error yang tercatat.

Pemilik GPU juga memberikan pembaruan tentang masalah black screen setelah perbaikan. Meskipun masalah awalnya terjadi sekali setiap satu atau dua bulan, masalah ini menjadi perhatian sehari-hari hanya beberapa hari sebelum film thermal pad ditemukan, khususnya setelah PC bangun dari mode tidur, saat cold boot, atau di bawah beban berat.

Setelah perbaikan, pemilik mengklaim hanya mengalami satu black screen selama cold boot, meskipun mereka mengakui bahwa masih terlalu dini untuk menentukan apakah masalah tersebut telah sepenuhnya teratasi.

Menghapus film pelindung dari thermal pad VRM memperbaiki masalah overheating. Namun, kerusakan yang disebabkan oleh panas berlebih selama bertahun-tahun tidak dapat dihilangkan. Pemilik menduga bahwa karena VRM berjalan jauh lebih panas dalam waktu yang lama, hal ini berpotensi memengaruhi beberapa komponen pada kartu grafis, termasuk MOSFET serta kapasitor di sekitar VRM.

Pemilik percaya bahwa panas berlebih juga dapat menyebabkan PCB mengembang dan menyusut berulang kali selama bertahun-tahun, yang dapat memberikan tekanan pada board dan berpotensi menyebabkan retakan kecil pada sambungan solder. Meskipun mereka menduga ini bisa menjadi alasan di balik masalah black screen, ini hanyalah teori dan hanya dapat dikonfirmasi melalui pengujian yang tepat.

Karena cacat terjadi pada tingkat produksi dan perakitan, pemilik GPU menghubungi tim dukungan Gigabyte untuk melaporkan masalah tersebut dan meminta penggantian. Namun, alih-alih menangani dugaan cacat manufaktur tersebut, staf dukungan Gigabyte menyarankan pemilik untuk menguji GPU mereka di sistem lain.

Mereka juga memberi tahu pemilik GPU bahwa karena kartu sudah tidak dalam garansi, mereka harus menghubungi pengecer atau membayar toko perbaikan lokal untuk memperbaiki masalah tersebut. Belum jelas apakah film pelindung menyebabkan kerusakan pada VRM yang akhirnya mengakibatkan masalah black screen pada GPU seperti yang diklaim pemilik.

Namun, kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana kesalahan perakitan pabrik bisa tidak disadari selama bertahun-tahun dan apakah produsen harus menangani cacat tersebut bahkan setelah garansi standar berakhir.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi para gamer untuk memeriksa kondisi kartu grafis mereka secara berkala, terutama jika mengalami masalah suhu atau stabilitas yang tidak biasa. Bagi yang tertarik dengan tren terbaru di industri gaming, berbagai perkembangan menarik terus bermunculan, termasuk pergeseran ke cloud dan penghentian disc fisik oleh beberapa produsen.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.