Telset.id – 3mdeb, perusahaan pengembang firmware, resmi meluncurkan firmware UEFI open-source pertama untuk platform AMD AM5. Peluncuran Dasharo v0.9.0 ini menandai dukungan awal untuk APU Zen 4 Phoenix dan motherboard MSI Pro B850-P WiFi, membuka era baru bagi pengguna yang menginginkan kontrol penuh atas perangkat keras mereka.
Firmware yang dibangun di atas Coreboot dan AMD openSIL ini hadir dengan 19 fitur untuk membuat kode open-source berfungsi pada board B850. Langkah ini menjadi tonggak penting karena Dasharo adalah tim pengembangan pertama yang memproduksi firmware open-source untuk platform konsumen mainstream AM5 milik AMD.
Pengembangan firmware open-source untuk MSI Pro B850-P ini telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Awalnya, pengembangan diumumkan pada Februari setelah 3mdeb mengembangkan firmware open-source untuk Gigabyte MZ33-AR1, board server yang kompatibel dengan CPU AMD EPYC 9005 series. Pengembangan firmware open-source untuk MSI Pro B850-P ini didasarkan pada pekerjaan yang dilakukan untuk MZ33-AR1.

## Fitur Unggulan Dasharo v0.9.0
Patch notes Dasharo v0.9.0 mencakup berbagai fitur penting yang membuat kode open-source berfungsi pada board B850. Beberapa fitur tersebut meliputi antarmuka boot yang kompatibel dengan UEFI, dukungan UEFI Secure Boot, dukungan fTPM, dukungan fast boot, pemindaian partisi EFI system, quiet boot, pelaporan suhu CPU AMD, dan SBOM terintegrasi.
Kehadiran firmware open-source ini menjadi peningkatan besar dibandingkan solusi firmware closed-source yang ada, terutama AGESA. AMD sendiri mempromosikan firmware openSIL sebagai lebih aman daripada AGESA, dengan keamanan platform yang lebih baik dan pelacakan kerentanan yang lebih baik berkat sifat open-source-nya.
Dengan bersifat open-source, ruang bagi para ahli dan pengembang di luar tim pengembangan firmware AMD terbuka lebar untuk memeriksa kerentanan dalam kode firmware. Ini merupakan langkah signifikan dalam meningkatkan keamanan platform secara keseluruhan.
## Keunggulan openSIL dan Coreboot
AMD sebenarnya sudah berencana beralih dari AGESA ke openSIL mulai dari Zen 6. Namun, 3mdeb memilih untuk mem-port firmware openSIL AMD ke CPU Ryzen yang lebih lama. Keputusan ini memberikan alternatif menarik bagi pengguna platform AM5 yang ada saat ini.

Keunggulan lain dari openSIL adalah kompatibilitasnya dengan firmware alternatif di luar UEFI, termasuk Coreboot, oreboot, FortiBIOS, dan Project µ. Proyek seperti Coreboot juga menyediakan kode yang dioptimalkan dibandingkan firmware closed-source, meningkatkan performa boot-time secara signifikan.
Bagi pengguna yang tertarik mencoba firmware ini, Dasharo v0.9.0 dapat ditemukan di shop 3mdeb, dalam paket hardware-firmware bundle MSI Pro B850-P. Ini menjadi opsi menarik bagi pengguna yang menginginkan transparansi dan kontrol lebih besar atas sistem mereka.
## Implikasi bagi Pengguna Platform AM5
Peluncuran firmware open-source pertama untuk platform AM5 ini membawa dampak signifikan bagi ekosistem pengguna AMD. Dengan adanya opsi firmware alternatif yang transparan, pengguna kini memiliki pilihan lebih luas dalam mengelola sistem mereka. Keamanan yang lebih baik melalui audit publik menjadi nilai tambah utama.
Perubahan ini juga menunjukkan arah industri menuju keterbukaan yang lebih besar dalam pengembangan firmware. Dengan AMD yang sudah berencana beralih ke openSIL mulai Zen 6, langkah 3mdeb ini bisa menjadi katalis bagi adopsi yang lebih luas.

Bagi pengguna yang peduli dengan keamanan dan transparansi, firmware open-source ini menawarkan alternatif yang menarik dibandingkan solusi closed-source. Kemampuan untuk memeriksa kode secara langsung dan berkontribusi pada pengembangannya menjadi nilai tambah yang signifikan.
Dengan dukungan untuk berbagai firmware alternatif seperti Coreboot dan oreboot, fleksibilitas yang ditawarkan openSIL jauh melampaui solusi tradisional. Ini membuka kemungkinan baru bagi pengembang dan pengguna power user untuk mengoptimalkan sistem mereka sesuai kebutuhan spesifik.





Komentar
Belum ada komentar.