Telset.id – Kabar baik bagi para pelanggan Framework Laptop 13 Pro. Di tengah kelangkaan komponen yang masih berlanjut, Framework justru mengumumkan penurunan harga untuk modul memori LPCAMM2 32GB dan 64GB. Yang lebih menarik, kebijakan ini juga berlaku surut untuk pesanan yang sudah dikirim, lengkap dengan mekanisme pengembalian dana atau refund otomatis.
Keputusan ini diumumkan langsung oleh Framework melalui media sosial dan pembaruan di blog resminya. Mereka menyatakan telah berhasil mengamankan “sejumlah terbatas” modul memori Micron 32GB dan 64GB LPCAMM2 dengan biaya lebih rendah. Langkah ini merupakan respons atas kenaikan harga RAM yang sempat hampir dua kali lipat pada Juli lalu.
Nirav Patel, chief executive Framework, menjelaskan bahwa penurunan harga ini diterapkan untuk “pesanan yang sudah dikirim dan sebagian preorder yang masih berjalan”. Komitmen perusahaan untuk meneruskan penghematan biaya kepada konsumen menjadi dasar kebijakan ini, sejalan dengan upaya menjaga aksesibilitas harga laptop di tengah kondisi pasar komponen yang tidak menentu.
Kebijakan Refund dan Penyesuaian Preorder
Framework menerapkan kebijakan ini secara bertahap dan terstruktur. Bagi pelanggan yang preorder-nya sudah dikirim dengan harga RAM yang lebih tinggi, perusahaan akan mengirimkan refund atas selisih harga secara otomatis. Tidak perlu melakukan pengajuan klaim, karena proses ini dilakukan langsung oleh Framework.
Sementara itu, untuk preorder yang masih berjalan hingga Batch 10 dengan konfigurasi memori yang dibanderol lebih tinggi, Framework juga langsung menyesuaikan harga tersebut. Pelanggan dalam kelompok batch ini bahkan diberi opsi untuk meningkatkan konfigurasi RAM mereka ke kapasitas yang lebih besar dengan harga baru yang lebih rendah.
Kebijakan ini menjadi angin segar setelah sebelumnya Framework sempat hampir menggandakan harga untuk memori 32GB dan 64GB LPCAMM2 pada pembaruan harga 22 Juli. Meski demikian, Framework mengakui bahwa harga baru ini “masih di atas baseline harga peluncuran preorder awal”, namun lebih rendah dibandingkan pembaruan harga terakhir yang berlaku untuk preorder baru.
Perlu dicatat, memori LPCAMM2 ini hanya tersedia untuk varian Framework Laptop 13 Pro dengan prosesor Intel Core Ultra Series 3. Model lain yang menggunakan chip AMD Ryzen AI 300 tetap mengandalkan modul SO-DIMM sebagai standar memorinya.
Ketersediaan modul memori dengan harga lebih rendah ini tidak akan bertahan lama. Framework menegaskan bahwa hanya ada “sejumlah terbatas” unit yang berhasil didapatkan dengan biaya lebih rendah. Modul-modul ini dijual dengan sistem “first-come, first-serve” untuk pelanggan yang masuk dalam kelompok Batch 10.
Jika masih ada sisa stok setelah memenuhi kebutuhan pelanggan Batch 10, atau Framework berhasil mendapatkan tambahan pasokan, maka penawaran harga khusus ini akan dibuka untuk batch preorder berikutnya. Terakhir, jika masih tersedia, harga baru ini baru akan berlaku untuk preorder baru. Saat ini, Framework tercatat sedang menerima pesanan untuk Batch 20.
Bagi pemilik Framework Laptop 13 Pro edisi DIY Edition yang sudah dikirim dan ingin beralih ke modul 32GB atau 64GB LPCAMM2 dengan harga lebih rendah, tersedia formulir kontak untuk mengatur proses penukaran. Sedangkan bagi pelanggan yang preorder-nya masih berjalan dan ingin mengubah kapasitas RAM yang dipesan, opsi tersebut bisa diakses melalui halaman ringkasan pesanan, dengan panduan lengkap tersedia di Pusat Bantuan Framework.
Baca Juga:
Langkah Framework ini merupakan bentuk nyata dari komitmen perusahaan untuk “meneruskan penghematan kapan pun kami bisa”. Tim Supply Chain Framework disebut “bekerja terus-menerus untuk mendapatkan inventaris tambahan dengan harga yang lebih baik”, sebuah upaya yang diapresiasi di tengah tren kenaikan harga komponen memori global.
Kebijakan refund retroaktif ini menjadi pembeda utama dibanding praktik umum di industri, di mana penurunan harga biasanya hanya berlaku untuk pesanan baru. Dengan mengembalikan selisih harga kepada pelanggan yang sudah membayar lebih mahal, Framework menunjukkan standar layanan yang jarang ditemui.
Bagi konsumen yang sedang menunggu pengiriman Framework Laptop 13 Pro, disarankan untuk memeriksa status pesanan dan memanfaatkan opsi peningkatan konfigurasi RAM selama masa penawaran ini masih tersedia. Mengingat pasokan modul memori dengan harga khusus ini terbatas, keputusan cepat menjadi kunci untuk mendapatkan nilai terbaik.
Situasi ini juga menjadi pelajaran penting tentang dinamika harga komponen di industri laptop. Kelangkaan komponen yang terjadi sejak beberapa waktu terakhir telah mendorong berbagai produsen untuk menyesuaikan harga jual produk mereka. Data pelanggan Framework yang sempat menjadi sorotan juga menunjukkan bahwa perusahaan ini tidak luput dari berbagai tantangan operasional.
Framework sendiri dikenal sebagai pendatang baru yang cukup agresif di pasar laptop modular. Strategi mereka yang menekankan hak konsumen untuk memperbaiki dan meningkatkan spesifikasi perangkat sendiri mendapat sambutan positif dari komunitas penggemar teknologi. Kebijakan harga yang transparan dan adil seperti ini semakin memperkuat posisi mereka di mata konsumen.
Ke depannya, publik akan menantikan apakah Framework mampu mempertahankan kebijakan harga kompetitif ini dalam jangka panjang. Pasokan modul memori yang terbatas menjadi tantangan tersendiri, namun niat baik yang sudah ditunjukkan melalui kebijakan refund retroaktif ini setidaknya memberikan sinyal positif tentang arah kebijakan perusahaan.
[TITLE_END]





Komentar
Belum ada komentar.