Telset.id – Bocoran gambar nyata Galaxy Tab S12+ memperlihatkan desain yang hampir tidak berubah dari generasi sebelumnya, memunculkan pertanyaan apakah pengguna perlu upgrade. Samsung kembali mempertahankan estetika familiar dengan sudut membulat, ketebalan bezel yang tampak identik, dan kamera depan tunggal di tepi landscape bezel.
SammyGuru baru saja membocorkan gambar nyata Galaxy Tab S12+ yang memberikan gambaran pertama tentang perangkat ini. Desainnya mengikuti formula yang sama seperti Galaxy Tab S9 dan S10 series, dengan perubahan minimal pada tampilan fisik.
Bocoran ini kontras dengan laporan sebelumnya yang menyebut Samsung sedang menjajaki desain punch-hole untuk kamera selfie. Meski demikian, Samsung mungkin masih menyematkan desain baru itu pada model Tab S12 Ultra.

Berdasarkan bocoran sebelumnya, Galaxy Tab S12+ diperkirakan memiliki ukuran layar 12,4 inci, sama seperti Tab S10+. Beberapa rumor menyebutkan peningkatan kapasitas baterai menjadi 10.600mAh dari 10.090mAh pada generasi sebelumnya. Namun, perubahan desain tampaknya nihil.
Sertifikasi BIS Muncul, Peluncuran Makin Dekat
Pada 6 Juli 2026, 91mobiles mendeteksi Galaxy Tab S12+ di sertifikasi BIS India. Listing tersebut hanya menampilkan nomor model SM-X840 dan SM-X846B, tanpa detail hardware lainnya. Namun, kemunculan sertifikasi ini biasanya menandakan peluncuran sudah dekat.

Meski sertifikasi BIS tidak mengungkap detail hardware, bocoran sebelumnya sudah memberikan gambaran spesifikasi. Galaxy Tab S12+ dikabarkan akan ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9500, chipset flagship yang menjanjikan peningkatan performa.
Sayangnya, diskusi online menunjukkan pengguna tidak terlalu antusias menyambut Galaxy Tab S series tahun ini. Banyak yang percaya Dimensity 9500 hanya memberikan peningkatan performa inkremental dalam penggunaan sehari-hari. Sementara itu, peningkatan kapasitas baterai dinilai tidak akan membawa daya tahan yang jauh lebih lama.
Baca Juga:
Faktor-faktor tersebut, ditambah rumor kenaikan harga, mendorong sebagian penggemar memilih Tab S10 dan Tab S11 yang sudah ada daripada menunggu lini baru. Ini menjadi pertimbangan serius bagi calon pembeli yang mencari Fitur Terbaru dengan nilai terbaik.
Perbandingan dengan Kompetitor dan Kesimpulan
Samsung bukan satu-satunya vendor yang mempertahankan desain existing untuk tablet. Apple juga jarang memberikan makeover signifikan pada tabletnya selain perubahan warna. Brand tidak memiliki kebebasan bereksperimen dengan form factor seperti pada smartphone.
Keputusan Samsung mempertahankan bahasa desain yang sudah mapan seharusnya tidak mengejutkan. Pengguna yang masih memakai Galaxy Tab S9 atau S8 mungkin menemukan Tab S12 series sebagai pilihan menarik. Lini ini diharapkan menghadirkan pengalaman yang lebih refined, dan desain familiar bisa menjadi nilai plus bagi pengguna yang mengutamakan konsistensi.
Namun, pengguna yang sudah memiliki Tab S10+ atau Tab S11 Ultra mungkin merasa generasi ini terlalu familiar. Peningkatan yang lebih bermakna diperlukan agar model baru menonjol dan memberikan alasan kuat bagi pengguna existing untuk upgrade. Untuk informasi lebih lanjut tentang tren industri, simak Upgrade Besar pada perangkat lain.
Secara pribadi, penulis melihat tidak cukup alasan untuk upgrade dari model Galaxy Tab terbaru. Pendekatan Samsung yang menyempurnakan tablet tahun demi tahun masuk akal secara praktis, terutama bagi pengguna perangkat lama. Namun, inovasi yang lebih nyata akan lebih menarik minat pasar.
Pengguna yang penasaran dengan fitur keamanan terbaru bisa membaca tentang Bug RegiStar yang memengaruhi shortcut Galaxy Buds.

Kesimpulannya, Galaxy Tab S12+ membawa peningkatan performa lewat chipset baru dan baterai lebih besar, namun desain yang identik dengan pendahulu membuatnya kurang menarik bagi pengguna perangkat generasi terbaru. Bagi pengguna Galaxy Tab S8 atau lebih lawas, lini ini tetap menjadi opsi upgrade yang layak.





Komentar
Belum ada komentar.